Gastroenteritis

Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gastroenteritis atau muntaber ialah peradangan yang terjadi pada dinding saluran pencernaan


Daftar Isi


  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gastroenteritis atau yang lebih dikenal dengan muntaber merupakan kondisi ketika dinding saluran pencernaan mengalami peradangan.

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri di dalam saluran pencernaan.

Namun, beberapa kasus muntaber juga dapat disebabkan oleh keracunan zat kimia maupun reaksi terhadap obat-obatan. (1)

  • Perbedaan Gastroenteritis & Diare


Gastroenteritis atau muntaber merupakan infeksi usus.

Pengidap muntaber dapat mengalami diare, kram perut, mual, dan muntah.

Sementara itu, diare ialah kondisi ketika pengidapnya sering melakukan buang air besar (BAB).

Ilustrasi Muntaber (halodoc)

Baca: Diare

Baca: Fatal Familial Insomnia

Selain itu, diare ditandai dengan kondisi feses yang lebih encer daripada biasanya. (2)

  • Gejala


Pada umumnya gastroenteritis ditandai dengan diare, mual, serta muntah.

Gejala tersebut dapat berlangsung selama 1 hingga 3 hari setelah terinfeksi.

Namun, pada beberapa kasus, gejala-gejala muntaber itu juga dapat berlangsung sekitar 10 hari.

Selain diare, mual, dan muntah terdapat gejala muntaber yang lain seperti

Ilustrasi Gastroenteritis (halodoc)

Baca: Overthinking

Baca: Ketombe

- kram perut,

- hilangnya nafsu makan,

- penurunan berat badan,

- demam,

- dakit kepala, dan

- pegal linu.

  • Penyebab


Gastroenteritis dapat disebabkan oleh virus jenis Rotavirus dan Norovirus.

Namun, ada virus lain seperti Astrovirus, Adenovirus, dan Sapovirus yang dapat menyebabkan seseorang terkena muntaber.

Virus-virus tersebut dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.

Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan penderitanya, seperti saat berjabat tangan.

Muntaber juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran pencernaan, misalnya pada penyakit tipes dan infeksi Shigella.

Selain virus dan bakteri, infeksi parasit seperti amebiasis, zat kimia, racun, dan reaksi dari obat-obatan, misalnya antibiotik dapat mengakibatkan muntaber.

  • Pengobatan


Muntaber bukanlah penyakit yang berbahaya.

Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Namun, penderita muntaber disarankan untuk beristirahat serta mengonsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi.

Penderita muntaber juga dapat meminum oralit sebagai pengganti cairan tubuh dan elektrolit yang hilang. (3)

(TribunnewsWiki.com/Puan)

Baca lengkap soal abses di ini

 



Nama Penyakit Gastroenteritis atau muntaber


Penyebab Virus


Sumber :


1. www.alodokter.com/muntaber
2. www.halodoc.com/artikel/ini-perbedaan-diare-dan-muntaber
3. www.alodokter.com/muntaber


Penulis: Shin PuanMaharani
Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer