Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM- Jet tempur F-35 adalah pesawat buatan perusahaan Lockheed Martin.
F-35 juga mampu memberikan kemampuan peperangan elektronik dan intelijen, pengawasan, dan pengintaian.
Lockheed Martin adalah kontraktor utama F-35, dengan mitra utama Northrop Grumman dan BAE Systems. (1)
Pesawat ini memiliki tiga varian yakni F-35A, F-35B, dan F-35C.
Varian F-35A memiliki tipe conventional take off and landing (CTOL).
Tipe pesawat ini khusus digunakan oleh angkatan udara.
Pesawat ini membutuhkan landasan pacu yang panjang saat take off maupun landing. (2)
Pesawat ini diturunkan dari Lockheed Martin X-35, yang pada tahun 2001 mengalahkan Boeing X-32 untuk memenangkan program Joint Strike Fighter (JSF).
Pembangunannya pada prinsipnya didanai oleh Amerika Serikat, dengan dana tambahan dari negara-negara mitra program dari NATO dan sekutu dekat AS, termasuk Inggris, Australia, Kanada, Italia, Norwegia, Denmark, Belanda, dan Turki (sebelum dikeluarkan). (1)
Baca: Museum Aquarium Air Tawar
Asal usul
F-35A adalah pesawat tempur multiperan yang gesit, serbaguna, dan berkinerja tinggi yang memberikan kemampuan yang tak tertandingi dan kesadaran situasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Paket sensor canggih F-35A dirancang untuk mengumpulkan dan mendistribusikan lebih banyak informasi daripada pesawat tempur mana pun.
Sementara itu, F-35B memiliki kemampuan lepas landas dalam jarak pendek dan dapat mendarat secara vertikal atau short take off and vertical landing (STOVL).
Kapasitas F-35B juga lebih ringan sepertiga dari F-35A.
Pengoperasian F-35B STOVL dimungkinkan melalui sistem berpenggerak poros yang dipatenkan Rolls-Royce dan mesin yang dapat berputar 90 derajat ketika dalam mode lepas landas pendek atau pendaratan vertikal.
Jet ini memiliki ruang senjata internal yang lebih kecil dan kapasitas bahan bakar internal yang lebih sedikit daripada F-35A, dan menggunakan metode probe-and-drogue pengisian bahan bakar udara. (1)
Baca: Roket Long March 5B
Spesifikasi
- Kru: 1
- Panjang: 51.4 ft
- Rentang sayap: 35 ft
- Tinggi: 14.2 ft
- Luas sayap: 460 ft,
- Berat kosong: 29,300 lb
- Berat isi: 44,400 lb
- Berat maksimum saat lepas landas: 70,000 lb
- Mesin: 1 × Pratt & Whitney F135 afterburning turbofan
- Dorongan kering: 28,000 lbf (125 kN)
- Dorongan dengan pembakar lanjut: 43,000 lbf (191 kN)
- Internal fuel:18,480 lb (8,382 kg)
- Laju maksimum: Mach 1.67 (1,283 mph, 2,065 km/h)
- Jangkauan: 1,200 nmi on internal fuel
- Radius tempur: 610 nmi (1,110 km) on internal fuel
- Langit-langit batas: 60,000 ft
- Laju tanjak: classified
- Beban sayap: 91.4 lb/ft
- With full fuel:0.84;
- With 50 persen fuel:1.04 B:
- g-Limits: 9 g.(1)
Baca: Hamas (Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah)
Persenjataan
- Air-to-air: AIM-120 AMRAAM, AIM-132 ASRAAM, AIM-9X Sidewinder
- Air-to-ground: AGM-154 JSOW, AGM-158 JASSM
- Mark 84, Mark 83 and Mark 82 GP bombs
- Mk.20 Rockeye II cluster bomb
- Wind Corrected Munitions Dispenser capable
- Paveway-series laser-guided bombs
- Small Diameter Bomb (SDB)
- JDAM-series
- A future nuclear weapon. (1)
Baca: Gencatan Senjata
Kecanggihan
Sensor, informasi, dan sistem senjata terintegrasi F-35 memberi pilot keuntungan atas potensi ancaman pesawat tempur garis depan.
Pesawat tempur generasi ke-5 seperti F-35 dan F-22 ini, memiliki radar cross-section (RCS) yang lebih kecil dibandingkan dengan pesawat lawas.
Hal itu memiliki keuntungan karena RCS yang lebih besar, yang berarti mereka dapat lebih mudah dideteksi oleh radar musuh.
Dengan hal itu, pilot pesawat tempur generasi ke-5 dapat melihat pesawat musuh terlebih dahulu dan mengambil tindakan mematikan yang menentukan dari jarak dekat.
Kecanggihan fitur, arsitektur, sensor, dan sambungan komunikasi yang fleksibel menjadikan F-35 aset yang sangat diperlukan dalam kekuatan militer negara.
Dibekali juga alat perang elektronik yang canggih atau advanced electronic warfare (EW), memungkinkan F-35 pilot untuk mencari dan melacak pasukan musuh, radar selai dan mengganggu serangan dengan efektivitas tak tertandingi.
Data yang dikumpulkan oleh sensor pada F-35 akan segera dibagikan dengan komandan mereka yang ada di laut, di udara atau di darat.
Pesawat siluman F-35 yang sangat low-observable (VLO) memungkinkannya memasuki area wilayah udara yang dipertahankan dengan aman tanpa terlihat oleh radar yang tidak dapat dihindari oleh generasi ke-4 dan jet tempur sebelumnya.
Kombinasi fitur siluman, teknologi radar active electronically-scanned array (AESA), dan kemampuan pesawat untuk membawa komponen penuh dari gudang senjata dan bahan bakar secara internal, memungkinkan pilot F-35 untuk menyerang target pada jarak yang lebih jauh tanpa terdeteksi dan dilacak.
Selain itu, F-35 memiliki paket sensor terintegrasi yang paling kuat dan komprehensif dari semua pesawat tempur dalam sejarah.
Sensor elektronik F-35 meliputi Electro-Optical Distributed Aperture System (DAS).
Sistem ini memberikan pilot kesadaran penuh di sekitar pesawat, khususnya meningkatkan peringatan rudal, peringatan pesawat, dan visi pilot siang dan malam. Selain itu, pesawat ini dilengkapi dengan Electro-Optical Targeting System (EOTS).
EOTS yang dipasang secara internal menyediakan deteksi jarak jauh dan penargetan presisi terhadap target darat, ditambah deteksi jarak jauh dari ancaman udara.
Sistem tampilan yang dipasang helm F-35 adalah sistem yang paling canggih dari jenisnya.
Semua informasi intelijen dan penargetan yang dibutuhkan oleh pilot F-35 untuk menyelesaikan misi, ditampilkan pada layar helm. (2)
Baca: Pantai Porok