Museum Layang-layang

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Museum ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-16.00 WIB dan pada hari libur nasional museum layang-layang tutup.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Indonesia memiliki salah satu museum unik yang berisi koleksi layang-layang.

Museum layang – layang didirikan seorang pakar kecantikan Endang Ernawati yang telah menekuni dunia layang-layang sejak tahun 1985.

Museum tersebut didirikan atas kecintaannya terhadap layang-layang.

Ia pun punya niat yang patut diacungi jempol, melestarikan budaya layang-layang tradisional yang unik dari setiap wilayah Indonesia.

Bangunan museum ini kental dengan suasana tradisional Jawa yaitu Rumah Joglo. (1)

 

  • Sejarah


Layang-layang merupakan bagian dari permainan masa kecil yang tidak hanya berfungsi sebagai permainan belaka, tetapi bisa dilibatkan dalam sebuah ritual tertentu.

Berbagai bangsa di dunia dapat dipastikan mengenal permainan layang-layang.

Fenomena inilah yang mendorong para pecinta layang-layang untuk mendirikan museum layang-layang.

Di dalam museum tersebut, para pecinta layang-layang akan mengumpulkan berbagai jenis layang-layang dari mancanegara dan menjaga koleksi tersebut agar bisa dinikmati keindahannya dan dipelajari teknologinya.

Museum Layang-Layang Indonesia didirikan oleh seorang pakar kecantikan yang menekuni dunia layang-layang sejak tahun 1985 dengan membentuk Merindo Kites & Gallery yang bergerak di bidang layang-layang yang bernama Endang W. Puspoyo.

Kecintaannya pada layang-layang membuat ia tergerak untuk mendirikan Museum Layang-Layang Indonesia.

Kiprahnya dalam mendirikan Museum Layang-Layang Indonesia membuat museum ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk pemecahan rekor pemrakarsa dan penyelenggara pembuatan layang-layang berbentuk diamond terbesar pada 2011 serta penghargaan kepariwisataan Indonesia pada 2004, yang diberikan oleh I Gede Ardika selaku Menteri Kebudayaan dan Pariwisata saat itu.

Baca: Museum Perangko Indonesia

Baca: Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra

  • Koleksi


Jumlah koleksi layang-layang di museum ini awalnya berjumlah 600. Namun seiring waktu terus bertambah setelah banyak yang menyumbangkan layang-layang ke museumnya.

Koleksi yang cukup unik dari museum ini adalah layang-layang kecil dari Tiongkok.

Ukurannya hanya beberapa centimeter saja.

Pemandu nanti akan menjelaskan meski ukurannya sangat kecil, layang-layang tersebut bisa terbang.

Ada juga koleksi layang-layang 3 dimensi berbagai bentuk seperti unicorn, kapal layar, naga dan capung.

Tentunya semua koleksi di sana dijamin akan menambag wawasan pengunjung tentang layang-layang.

  • Lokasi


Museum Layang-Layang yang terletak di Jl. H. Kamang No. 38, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Museum ini buka setiap hari mulai pukul 09.00-16.00 WIB dan pada hari libur nasional museum layang-layang tutup.

Harga tiket masuk museum layang-layang yaitu Rp 15.000 rupiah.

Dengan tiket masuk 15.000 rupiah, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas menonton audiovisual yang berkisah tentang sejarah layangan, aneka jenis layang-layang dan info lomba atau kejuaraan layang-layang di dalam dan luar negeri.

Dengan tiket masuk, pengunjung akan mendapatkan kesempatan tur keliling museum ditemani pemandu, belajar membuat layang-layang dan bagi yang ingin membuat keramik, batik, melukis layang-layang, payung, t-shirt, wayang, dan lampion juga tersedia sesuai pesanan dikenakan biaya tambahan. (2)

 

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken Aninsi)



Alamat Jl. H. Kamang No. 38, Pondok Labu, Jakarta Selatan.


Lokasi Jakarta Selatan, DKI Jakarta


Google Map https://goo.gl/maps/cxLGLTnbodaGKzsA9


Sumber :


1. jakarta-tourism.go.id
2. id.wikipedia.org


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer