Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Laksa merupakan makanan berkuah yang memiliki cita rasa pedas dan gurih karena terbuat dari campuran santan.
Makanan satu ini hampir tersebar di beberapa wilayah di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri.
Ada laksa yang berkuah kuning seperti kari, ada juga yang dicampur tauco dengan warna kuah merah.
Topping laksa pun beraneka ragam, misalnya menggunakan seafood dan ayam. (1)
Asal-usul
Beberapa teori bermunculan mengenai asal=usul nama laksa.
Ada yang menyebutkan bahwa laksa diambil dari bahasa Hindi atau Persia, yakni "lakhshah" yang berarti sebutan untuk jenis mi licin di dalam sup.
Baca: Baso Aci
Baca: Ayam Goreng Kalasan
Selain itu, ada pula yang menyebut bahwa laksa diambil dari bahasa Sanskerta, yakni "laksha" yang memiliki arti seratus ribu.
Hal tersebut mengacu kepada banyaknya rempah-rempah yang digunakan dalam pembuatan laksa sehingga menghasilkan cita rasa khasnya.
Satu lagi teori yang cukup menguatkan perihal asal-usul dari makanan laksa itu sendiri bahwa laksa berasal dari kata "hokkien" yang artinya kotor atau lup sup.
Hokkien adalah keturunan masyarakat yang berasal dari Fujian yang terkenal sering menjadi imigran.
Orang Hokkien menyebar ke Taiwan, Malaysia, dan Indonesia.
Khusus di daerah Melayu, para keturunan Hokkien yang sudah tersebar ini disebut dengan Peranakan.
Munculnya laksa di Indonesia bermula dari daerah Tangerang.
Pada tahun 1970-an para pedagang berkeliling menjual laksa dan menjajakannya dari kampung ke kampung.
Oleh karena itu, laksa tetap eksis hingga saat ini di Indonesia. (2)
Bahan Baku
Bahan
Baca: Kroket
Baca: Kue Carabikang
- 1 ekor ayam, potong 4 bagian
- 250 gram bihun, seduh air panas dan tiriskan
- 3 butir telur rebus, kupas, potong juring
- 100 gram bawang goreng
- 15 pucuk daun kemangi
- 100 gram taoge, buang akarnya, rendam dalam air panas, tiriskan
- 4 lembar daun salam
- 2 batang serai, memarkan
- 2 ruas jari lengkuas, memarkan
- 1 liter santan encer
- 1 liter santan kental
- 10 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 buah cabai merah
- 10 butir kemiri
- 1 1/2 sendok makan garam
- 1 sendok teh merica
- 1/2 sendok teh jahe bubuk
- 1 sendok teh bumbu penyedap, jika suka
- 1 sendok teh kaldu bubuk instan rasa ayam
- 1/2 ruas jari kencur
- 1 sendok teh kunyit bubuk
- 2 sendok teh ketumbar
- 3 sendok makan gula pasir
- 1 sendok makan bumbu gulai, siap pakai
Baca: Bubur Candil
Baca: Semar Mendem
Cara Membuat
1. Tumis bumbu halus dengan 5 sendok makan minyak hingga harum.
2. Masukkan bumbu lain dan ayam, aduk hingga berubah warna. Tuang santan encer, masak hingga mendidih.
3. Tambahkan santan kental, masak kembali sambil sesekali diaduk hingga matang dan kuah menyusut.
4. Untuk membuat sambal cuka, rebus cabai rawit dan cabai merah. Haluskan dengan sedikit garam. Tambahkan sedikit air hangat dan cuka, aduk rata.
5. Cara menyajikannya, tata bihun, taoge, telur rebus, dan daun kemangi dalam piring saji. Tuang kuah dan beri daging ayam, lalu taburi dengan bawang goreng.
6. Laksa pun siap dinikmati selagi hangat. (3)
Tutorial
Berikut cara membuat laksa seafood khas Singapura:
Kandungan Gizi
Ukuran: 1 porsi
Energi: 3017 kj
Lemak: 16,03g
Lemak Jenuh: 7,069g
Lemak Trans: 0,000g
Lemak tak Jenuh Ganda: 2,813g
Lemak tak Jenuh Tungga: l3,382g
Kolesterol: 203mg
Protein: 46,82g
Karbohidrat: 94,82g
Serat: 5,5g
Gula: 0,83g
Sodium: 1172mg
Kalium: 321mg
Rincian Kalori
- Karbohidrat: 54 persen
- Lemak: 20 persen
- Protein: 26 persen (4)
Baca lengkap soal resep kastengel di sini