Malioboro Sempat Jadi Trending Topic, Bermula dari Viralnya Harga Pecel Lele yang Mahal

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Palang jalan Malioboro. Malioboro menjadi trending topic karena harga pecel lele.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Malioboro menjadi trending topic di Twitter pada Selasa, (24/5/2021).

Tempat wisata di Jogja yang terkenal itu menjadi bahan perbincangan warganet.

Sebelumnya, seorang wanita pengunjung Malioboro mengunggah video yang di dalamnya dia mengatakan harga makanan di Jogja tak masuk akal.

Saat itu dirinya tengah mengunjungi Malioboro.

Dalam kunjungan wisatanya itu, dia mencoba mencicipi makanan di warung kaki lima dan memesan pecel lele.

Namun setelah membayar makanan, ternyata harga pecel lele yang dipesannya terbilang mahal.

Setelah selesai makan, dia pun mengunggah video keluh kesahnya soal harga pecel lele yang mahal.

Ilustrasi Malioboro Jogja, yang kini jumlah pengunjungnya menurun selama PPKM (Instagram.com/@moh_aslanhidayat.02)

Tak berselang lama, videonya itu pun viral karena ditanggapi warganet.

Dari video yang beredar, wanita dalam video menyebut bahwa harga pecel lele yang dia beli tidak masuk akal.

"Hai semua sekarang aku di Jalan Malioboro di pinggiran ini banyak banget lesehan-lesehan yang menurut gue harganya di luar nalar," katanya.

Dia menjelaskan bahwa harga pecel lele di situ mencapai Rp20 ribu.

Meskipun terkesan normal, katanya, harga tersebut belum termasuk nasi dan lalapan.

"Lele Rp20 ribu, belum sama nasi. Misal nasi paling mahal Rp7 ribu. Biasanya kita makan pecel lele sudah ada lalap ternyata kita pesen lalap nambah Rp10 ribu lagi," ujarnya.

Baca: Viral Video Oknum TNI Tampar Petugas SPBU Ramai Beredar di Medsos, Akhirnya Kasus Berujung Damai

Baca: Viral Aksi Begal Payudara di Kemayoran, Pelaku Ngamuk saat Tertangkap Basah Warga

Video tersebut diunggah oleh seorang pengguna TikTok.

Namun, akun Instagram @cetul.22 mengunggah kembali video tersebut pada Rabu, (26/5/2021), hingga ditanggapi ribuan warganet.

Banyak dari warganet yang juga mengungkapkan kekesalan yang sama.

Namun, ada sebagian warganet yang kemudian menjelaskan alasan harga makanan kaki lima di Malioboro mahal.

"Mungkin mbaknya cuma salah satu aja yg ngomongin soal harga yg ga masuk akal.. padahal kenyataannya bwanyak mungkin dan gak mau speak up.. karena, percumaaa tidakk adaa yg menindakk lanjutiii..," tulis akun twitter @txtfromjogja pada Rabu, (26/5/2021).

Kemudian seorang warganet dengan akun @JWilmartin mengungkapkan bahwa harga makanan di kawasan Malioboro memanglah mahal.

Tak hanya di tengah pandemi, beberapa tahun sebelum itu juga sudah terbilang mahal.

Suasana jalan Malioboro, Yogyakarta.(indonesia.travel) (indonesia.travel)

Tahun 2014 lalu, dia sempat menyantap nasi gudeg di pinggiran jalan Malioboro.

Dia pun kaget karena saat membayar, harga dua porsi nasi itu ditaksir mencapai Rp85.000.

Menurutnya harga itu sangat tak wajar.

Seorang warganet lain kemudian mengungkapkan bahwa mahalnya harga makanan di Malioboro disebabkan harga sewa warung.

Alasan lainnya adalah karena kawasan tersebut memanglah tempat wisata.

Banyak pedagang yang memanfaatkan hal tersebut.

Baca: Viral Unggahan Pengunjung Malioboro Digoda Petugas saat Bagikan Nasi Kotak, Pelaku Dihukum Push Up

Baca: Viral Aksi Saling Dukung saat Demo: Mahasiswa, Polisi, dan TNI Saling Oles Pasta Gigi di Malioboro

Kemudian warganet lain berpesan jika berpergian ke Jogja sebagai wisatawan, harus jeli memilih tempat makan.

"Tips buat wisatawan, kalo mau makan yang beneran murah di jogja, jangan makan di malioboro. di pinggir jalan mana kek; seturan, concat, nologaten, jalan solo atau di mana pokoknya jangan di malioboro," kata seorang warganet.

Pemkot Turun Tangan

Viralnya harga pecel lele yang tak masuk akal tersebut akhirnya membuat Pemerintah Kota Yogyakarta turut memberilan tanggapan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan pihaknya akan menelusuri kejadian tersebut.

Pemkot juga akan mencari tahu siapa pedagang yang mematok harga tak masuk akal itu.

"Ya kami sedang telusuri dan mencari pedagangnya siapa," ucapnya pada Rabu, (26/5/2021).

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer