Aziz Duwaik

Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aziz Duwaik


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aziz Duwaik merupakan juru bicara Parlemen Palestina yang lahir pada 12 Januari 1948.

Aziz Duwaik menjadi Ketua Dewan Legislatif Palestina (PLC) sejak pemilihan pada tanggal 18 Januari 2006.

Dia dipenjara di Israel pada tanggal 6 Agustus 2006 dengan tuduhan menjadi bagian Hamas, tetapi dia dibebaskan pada tanggal 22 Juni 2009.

Beberapa bangsa Palestina mengganggap Duwaik, yang merupakan juru bicara Parlemen Palestina, memerankan sebagai Presiden Otoritas Nasional Palestina sejak masa jabatan Mahmoud Abbas resmi beristirahat pada 9 Januari 2009. (1)

Aziz Duwaik

Baca: Hiam Abbas

  • Kehidupan Pribadi


Sebelum terlibat dalam jabatan politik, Duwaik adalah seorang profesor geografi perkotaan di Universitas Nasional An-Najah di Nablus di Tepi Barat.

Dia memegang gelar PhD dalam Perencanaan Regional dan Arsitektur dari University of Pennsylvania.

Duwaik menikah, dan mempunyai tujuh anak.

Salah satu putrinya adalah kepala sekolah, dan tiga anaknya yang lain adalah mahasiswa kedokteran dan farmasi.

Istri Duwaik menjalankan pusat penitipan anak di luar rumah keluarga bernama Marj al-Zohour, sesuai dengan tempat di Lebanon di mana suaminya menghabiskan satu tahun di pengasingan pada tahun 1992. (2)

Baca: Dava Aldiansyah Ramadhan

  • Karier Politik


Duweik telah dikaitkan dengan Ikhwanul Muslimin dan Hamas sejak tahun 1992.

Saat itu, Hamas adalah organisasi yang telah dilarang oleh Israel dan dia tidak pernah mengaku sebagai anggota, meskipun dia berbicara kepada wartawan Barat tentang Hamas sebagai seseorang yang memiliki pengetahuan tentang organisasi dan tujuannya.

Duweik berhati-hati untuk melepaskan diri dari tindakan militer yang dilakukan oleh Hamas, meskipun serangan militer awal Hamas, yang digambarkan sebagai "efektif, dan mematikan". diarahkan pada pasukan pendudukan Israel, bukan pada warga sipil.

Pada tahun 1992, sayap militer terpisah didirikan yang disebut Brigade Izz ad-Din al-Qassam sehingga sayap politik Hamas dapat dibedakan dari sayap militer.

Pemilu 2006

Duweik mencalonkan diri di Dewan Legislatif Palestina (PLC) dalam pemilihan Januari 2006 tentang daftar Perubahan dan Reformasi, yang sebagian besar terdiri dari anggota Hamas.

Kemenangan Hamas dalam pemilu mendorong Israel dan Amerika Serikat memutuskan hubungan dengan pemerintah baru, mempertahankan kontak hanya dengan Mahmoud Abbas, Presiden Otoritas Nasional Palestina, dan bukan Ismail Haniyeh, perdana menteri barunya, atau lainnya.

Kemudian, anggota parlemen terpilih dari Hamas, termasuk Duweik.  (2)

Baca: Jeki Arisandi

  • Penangkapan


Penangkapan Tahun 2006

Duwaik ditangkap oleh Israel pada tanggal 29 Juni 2006 sebagai bagian dari Operasi Hujan Musim Panas Israel.

Dia kemudian dibebaskan dan kemudian ditangkap kembali pada 6 Agustus 2006.

Duwaik mengatakan dia dipukuli dengan kejam selama di dalam tahanan, dan pengacaranya mengatakan bahwa dia ditahan dalam kondisi yang tidak sehat.

Pada Agustus 2006, Duwaik didakwa di Israel karena menjadi anggota Hamas dan karena berhubungan dengan Khaled Mashal, sekretaris jenderal Hamas yang diasingkan.

Bebas pada 2009

Israel membebaskan Duwaik dua bulan sebelum akhir dari hukuman tiga tahunnya.

Dibebaskan dari penjara Hadarim dekat Tel Aviv, ia kemudian dipindahkan ke pos pemeriksaan militer Israel di luar kota Tulkarem.

Penangkapan dan Pembebasan Tahun 2012

Pada 19 Januari 2012, saat melakukan perjalanan ke Hebron, Duwaik ditangkap oleh Tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan di luar desa Jaba 'Palestina yang terletak di antara Ramallah dan Yerusalem.

Menurut saksi mata, matanya ditutup, diborgol dan dibawa ke lokasi yang tidak diketahui.

Hamas mengklaim bahwa Israel melakukan penangkapan untuk menghalangi negosiasi persatuan antara organisasi mereka dan saingannya, Fatah.

Duweik ditempatkan di bawah penahanan Administratif selama enam bulan tanpa pengadilan atau dakwaan.

Ini menambah jumlah total anggota parlemen Palestina yang saat itu dipenjara oleh Israel menjadi 27.

Pada 20 Juli, Duwaik dibebaskan oleh otoritas Israel dan diterima oleh sesama anggota parlemen di pos pemeriksaan Beit Sira.

Keesokan harinya dia menerima panggilan telepon dari Presiden Mesir saat itu Mohammed Morsi yang mengucapkan selamat kepadanya atas pembebasannya.

Duwaik "merasa terhormat" menerima panggilan tersebut, yang menyatakan bahwa panggilan tersebut mewakili era pasca Musim Semi Arab.

Penangkapan 2014

Duwaik ditangkap lagi oleh Israel pada Juni 2014, menyusul penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel. (2)

Baca: Wahyu Anggara Indra Tanaya

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)



Nama Aziz Duwaik


Profesi Juru Bicara Parlemen Palestina dan Profesor


Tanggal Lahir 12 Januari 1948


Negara Palestina


Sumber :


1. andrafarm.co.id
2. peoplepill.com


Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer