Viral Pegawai Indomaret Dicaci Maki, Bapak Ini Tak Terima Anaknya Dilayani Top Up Game Rp 800 Ribu

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tangkapan layar video viral seorang bapak-bapak marahi petugas Indomaret, karena tak terima anaknya dilayani top up game online Rp 800 ribu.

"salut sama masnya indomart ga pake emosi gara2 tau si ortu gaptek.. salut mas salut.. aku klo di posisimu wes baku hantam mungkin," tulis sebuah akun.

"Orang tuanya yg lalai gak bisa didik anaknya tapi karyawan Indomaret yg di salahin.. Masalah nyuri apa dikasih mah bukan urusan kasir, yg penting bayar sesuai nominal beres..," tulis akun lain.

"Masa iyaa kalo beli banyak harus ditanya uang nya dari mana , nyolong apa kagak, ya yang ada tersinggung walau bocah juga. Gue pernah ngasir in juga transaksi sampe hampir 1,2jt an buat game online , ya cuma nanya uang nya bener apa nggak , gak mungkin nanya nyolong dari mana," tulis sebuah akun membela pegawai Indomaret.

Ada juga akun yang menuliskan, ""kalo udah 800rb itu pasti mencuri lo dek" ya ga tau juga kalo adeknya sisca kohl, masa mau ditanya "nyuri duit dimana dek?", yg ada sama harga diri lo tuh lgsung dia beli,"

Seorang warganet pun menyoroti kalimat sang bapak yang mengatakan karyawan Indomaret tak memiliki batasan.

"YA BATASAN ITU DARI KAU LAH PAK. Kek mananya manusia satu ini. POLA ASUH ANAK KAU KOK DI LEMPAR KE KARYAWAN INDOMARET, ga sekalian aja kau minta tabel motorik kasar, motorik halus, perkembangan bahasa, kognitif, emosional,"

"Tolong bapak.. itu masalah anda yah bapak, karena itu anak bapak. Jadi tidak ada urusannya sama pegawai indomartnya, mereka hanya bekerja dan melayani konsumen. Sekian dan terimakasi,"

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Indomaret mengenai masalah yang kini telah viral di media sosial.

Pihak bapak-bapak yang menyalahkan kasir Indomaret pun juga belum memberikan konfirmasi mengenai masalah yang terjadi.

Baca artikel lain mengenai berita viral di media sosial di sini.

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr

Berita Populer