Perjalanan Karier
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rizky Faidan merupakan professional player Pro Evolution Soccer (PES) asal Bandung.
Pria kelahiran Bandung, 2 Maret 2003 ini telah mengikuti berbagai kompetisi baik ditingkat regional, nasional bahkan internasional. (1)
Dia pun seringkali keluar sebagai juara.
Rizky begitu sapaan akrabnya, mulai dikenal sejak mengikuti turnamen profesional tahun 2016 di Vietnam.
Diusianya yang baru 13 tahun, dia membuktikan kemampuan dirinya dan berhasil menjadi finalis termuda se-Asia Tenggara.
Baca: Bennymoza
Kala itu, dirinya menjadi sorotan utama dan mendapat banyak pujian berkat kehebatannya dalam bermain PES.
Seharusnya pada 2018 lalu diajang Asian Games dirinya lah yang mewakili Indonesia pada kompetisi Esport PES.
Akan tetapi sayang sekali waktu itu dirinya masih berusia 15 tahun, sedangkan batas kualifikasi peserta Asian Games ialah minimal usia 16 tahun.
Akhirnya mau tidak mau Rizky harus merelakan kesempatan itu.
Baca: BTR Zuxxy
Padahal, pria yang kini membela Zeus Gaming ini telah lolos kualifikasi PES Indonesia dengan keluar sebagai juara pertama.
Dengan hasil ini maka dirinya berhak untuk mewakili Indonesia diajang Asian Games tersebut, namun karena ketentuan tersebut akhirnya ia harus berbesar hati dan menyerahkan kesempatan itu kepada runner up. (2)
Tak hanya itu, tahun 2019 lalu dirinya berhasil
menjadi juara pertama PES se-Asia Tenggara diajang PES SEA Finals dan lolos ke tahap selanjutnya yakni ditingkat Asia. (3)
Baca: BTR Babyla
Tak dinyana, diajang PES League Asia 2019 di Tokyo Jepang ia meraih dua medali emas sekaligus dalam dua kategori.
Kategori individu 1vs1 ia berhasil keluar sebagai juara pertama dengan mengalahkan tuan rumah Jepang yang pada saat itu diwakili oleh Mayageka.
Pada kategori tim (Co-Op) Rizky yang tergabung dalam tim WANI bersama dengan Muchammad Ma'arif dan Rio Dwi Septiawan kembali menundukkan tim BEGINNERS asal Jepang.
Dengan seperti ini maka pada saat itu, tuan rumah Jepang seperti dipecundangi oleh player-pleayer asal Indonesia.
Sebagai juara 1 maka dia pun berhak untuk mewakili Asia diajang PES World League 2019.
Baca: BTR Luxxy
Akan tetapi dirinya kurang beruntung, di final ia kalah dan harus puas menjadi runner up.
Walau begitu ini adalah prestasi yang luar biasa, dia usia yang baru 17 tahun kemampuannya sudah berada di level dunia. (4)
Namanya yang begitu tinggi membuat banyak club esport PES yang menginginkan jasa dirinya, tak terkecuali Buriram United asal Thailand.
Baca: BTR Ryzen
Walaupun sebenarnya Rizky lebih dahulu berada di Zeus Gaming akan tetapi dirinya juga menerima tawaran dari Buriram United.
Dengan seperti ini maka dirinya menjadi atlet esport PES pada dua club, Zeus Gaming dari Indonesia dan Buriram United dari Thailand.
Bersama Buriram, lagi-lagi Rizky berhasil membawa clubnya menjadi juara diajang Thai e-League 2020.
Tak lama berselang, ia kemudian di kontrak juga oleh PSS Sleman untuk mengikuti Indonesian Footbal e-League (IFeL), kompetisi PES yang diikuti tim Liga 1.
Sebagai mantan runner up dunia, ia dengan mudah membabat habis lawan-lawannya dan berhasil membawa PSS Sleman meraih juara 1. (5)
Prestasi
1. Runner up Vietnam PES Tournament 2016.
2. Juara 1 PES SEA Finals 2019.
3. Juara 1 PES League Asia 2019.
4. Runner up PES World League 2019.
5. Juara 1 Thai e-League 2020.
6. Juara 1 Indonesian Footbal e-League (IFeL) 2020.
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)