Menurutnya, destinasi ada kemungkinan membuat kerumunan orang dan mempercepat penularan Covid-19.
Namun, Marsudianto menyebut pihaknya akan tetap mengikuti aturan pemerintah.
Baca: Viral Pria Ini Diusir karena saat Hendak Salat, Ustaz Masjid Larang Pakai Masker di Masjid
Baca: Larangan Mudik Diberlakukan, Kemenhub Akan Pasang Stiker Khusus untuk Angkutan Umum
"Kalau memang nanti dari Menteri Pariwisata mungkin punya kebijakan lain, tentunya kami akan menyesuaikan dan akan kami lakukan pengaturan-pengaturan lebih lanjut," sambung Marsudianto.
Dia menyampaikan hal itu dalam rangka mencegah terjadinya penumpukan di tempat-tempat wisata.
"Supaya tidak ada terjadi penumpukan, jadi untuk tiketnya dibeli secara online, kemudian dibatasi hanya 50 persen. Toh kalau masih ada juga penumpukan kami akan lakukan penyekatan buka-tutup sementara waktu," tandasnya.
Baca artikel lain mengenai berita viral di media sosial di sini.