Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Krisna Bayu Otto adalah pemain sepak bola yang berasal dari Kediri, Jawa Timur.
Saat ini, Krisna Bayu Otto bermain untuk klub Liga 1 Persik Kediri.
Krisna Bayu Otto bermain di posisi gelandang serang.
Krisna Bayu Otto pemain muda yang masih berusia 21 tahun, kelahiran 15 Oktober 1999.
Pamain yang memiliki tinggi 163 cm ini memiliki kekuatan pada kaki kanannya. (1)
Baca: Ibrahim Sanjaya
Karier
Pemain muda ini mengawali kariernya sebagai pemain sepak bola berawal dari SSB Triple'S pada tahun 2015.
Lalu Krisna Bayu Otto bergabung bersama klub asal Kediri, Persedikab Kediri.
Sebelum bermain bersama tim utama Persedikab Kediri, Bayu Otto bermain untuk pada klub junior Persedikab terlebih dahulu sejak 2016.
Setelah itu pada tahun 2019, Persik Kediri merekrutnya untuk bermain di Liga 2.
Selama musim pertamanya di Persik Kediri, ia bermain sebanyak 5 kali dan menciptakan 1 buah gol.
Di musim tersebut Persik berhasil promosi ke Liga 1 2020.
Pada Piala Menpora yang lalu, Bayu Otto mendapatkan kesempatan bermain sebanyak empat kali dengan total menit bermain 153 menit.
Dalam ajang Pra musim tersebut, Bayu Otto sukses menciptakan satu buah assist bagi Persik Kediri. (1)
Baca: Bejo Sugiantoro
Baca: Agung Prasetyo
Menjalani Kuliah
Pemain Persik Kediri, Bayu Otto Kartika, mengakui dirinya memanfaatkan libur kompetisi Liga 1 dengan berkuliah.
Diketahui Bayu Otto Kartika saat ini tengah berkuliah di program studi Pendidikan Jasmani Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri.
Pemain yang bergabung dengan Persik Kediri pada musim 2019 itu mengakui bahwa pendidikan tidak dapat dikesampingkan.
Untuk itu Bayu Otto Kartika melangsungkan pendidikannya berbarengan dengan karier sepak bola.
Pemain asli Kediri itu bahkan saat ini sudah memasuki semester tujuh di UNP.
Baca: Herwin Tri Saputra
Ia menjelaskan pendidikan harus tetap berjalan, meskipun sekarang berjalan berbarengan dengan sepak bola.
Tidak hanya itu, Bayu Otto Kartika menyadari menjadi pemain sepak bola ada batasnya.
Ketika memasuki usia di atas 30 tahun, seorang pemain mulai memikirkan gantung sepatu.
Karenanya, pendidikan tinggi jadi bekal untuk melangkah ke fase kehidupan berikutnya.
Apalagi dengan pendidikan, karakter seseorang akan lebih terlihat. (2)
Statistik
Liga 2 2019: 5 penampilan | 1 gol | 0 assist
Liga 1 2020: 1 penampilan
Piala Menpora 2021: 4 penampilan | 0 gol | 1 assist