Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang ibu-ibu tak mau turun dari motornya.
Pasalnya saat itu ia tengah memboncengkan anaknya.
Anaknya diminta untuk turun dari motor oleh tiga pria yang mengaku debt collector.
Kepada sang ibu, tiga orang penagih utang itu berkata jika motor sang ibu menunggak.
Namun, sang ibu tetap tak mau turun dari motor dan terus mempertahankan motornya.
Diketahui, video tersebut mulanya tersebar di media sosial Facebook.
Seorang warganet mengunggah beberapa video yang menjelaskan kejadian penarikan paksa motor ibu-ibu di Sidoarjo tersebut.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat seorang anak menangis dan memanggil sang ayah karena sang ibu dikeroyok tiga orang laki-laki.
Ibu tersebut mengenakan baju putih semu abu-abu dan sedang menaiki sepeda motor Honda Vario berwarna hitam.
Ia pun dikelilingi tiga pria yang mencoba mengangkat dan mendorong sepeda motor.
Kemudian ada satu orang pria lagi yang mencoba memberikan aba-aba.
Karena tak mau turun dari kendaraan yang hendak ditarik, para debt collector lalu coba menarik kendaraan tersebut.
Baca: Viral 3 Motor Debt Collector di Tasikmalaya Dibuang Warga di Sungai, Kesal Sering Dicegat di Jalan
Baca: Pengeroyokan dan Pembuangan Motor Debt Colletor di Tasikmalaya Viral, Polisi Usut Kasus
Ban depan dan belakang sepeda motor diangkat tiga pria berbadan tegap.
Namun, hal itu tak membuat sang ibu gentar dan melepaskan sepeda motornya yang diduga menunggak begitu saja.
Ia masih tetap memegang stang sepeda motor sampai ada seseorang pria coba menghentikan aksi arogan debt colector.
Kemudian dalam video lain yang beredar luas, terdapar lima orang menaiki tangga dan ada gambar Bareskrim.
Nampak juga beberapa orang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polresta Sidoarjo dan terdengar akan membuat pelaporan perampasan sepeda motor.
Akun yang memposting empat video itu kemudian memberikan keterangan dalam postingan yang diunggahnya.
"Depcolector berulah di wilayah sidoarjo.pengambilan unit vario yg bikin anak trauma dan ibu menangis," tulis keterangan di postingan itu pada, Minggu (2/5/2021).
Unggahan yang semula viral di Facebook itu kemudian dibanjiri komentar warganet, hingga akhirnya diunggah ulang di akun Instagram @kamerapengawas pada Minggu (2/5/2021).
"Viral, Debt Colektor rampas motor yang ditumpangi seorang perempuan & anaknya sambil menangis (merekam)," tulis keterangan video.
Banyak warganet yang mengatakan tak seharusnya debt collector beraksi seperti tersebut.
Jika akan melakukan penarikan, maka bisa dilakukan dengan cara yang santun dan tak merebut paksa.
"Himbauan untuk seluruh masyarakat di manapun berada jika ada debcolektor yang mau narik sepeda motor/mobil di jalan tanpa bisa menunjukkan surat penarikan yang di putuskan oleh pengadilan secara sah jangan di kasih, jika memaksa berarti dia begal dan anda berhak untuk teriak minta tolong kalau anda sedang di begal," tulis salah satu akun.
Ada juga akun lain yang mengatakan, "Jangan salahkan debt colector lurd,, dia juga dituntut suatu pekerjaan,, trus ibunya juga.. punya hutang kenapa GK dibayar bayar??? Saumpama ada yg hutang ke kita tapi waktunya bayar hutang gak bayar hutang?? Apa yg kita rasakan?? Trus ibunya cara berpakaian sudah banyak gaya (emoticon memohon)," komentar akun Ahmad Fajar Rizki.
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui informasi resmi mengenai penarikan paksa motor ibu-ibu di Sidoarjo tersebut.
Hingga kini, TribunnewsWiki juga masih mencoba menggali informasi lebih lanjut soal video viral ini.
Baca: Viral Dua Sejoli Terciduk Berzina di Kuburan China, Tak Sempat Pakai Celana
Baca: Viral Pria Ini Diusir karena saat Hendak Salat, Ustaz Masjid Larang Pakai Masker di Masjid
Baca artikel lain mengenai berita viral di media sosial di sini.