Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Yoewanto Setya Beny adalah pemain sepak bola yang berposisi sebagai penjaga gawang.
Yoewanto Setya Beny saat ini memperkuat Persija Jakarta yang bermain dalam Liga 1.
Lahir pada 3 April 1993, Yoewanto Setya Beny berasal dari Malang, Jawa Timur. (1)
Baca: Andreas Chrismanto Ado
Karier
Yoewanto Setya Beny mengawali karier bersama Arema.
Pemain asli Malang ini didaftarkan paling akhir sebagai kompensasi atas cederanya kiper utama, Dian Agus Prasetyo, pada pekan pertama saat menghadapi Persela Lamongan musim 2011—2012.
Dalam usianya yang masih 18 tahun sembilan bulan lima hari, Beny harus melakoni laga berat dalam Indonesia Super League (ISL) 2011—2012 pekan kelima, Beny harus mengawal gawang Arema melawan Sriwijaya FC. (2)
Pada 2016 Beny memperkuat Persiba Balikpapan. Ia bermain selama dua musim bagi Persiba.
Pada musim 2019 Badak Lampung merekrutnya dan ia bermain sebanyak 12 pertandingan,
Namun, badak lampung harus terdegradasi ke dalam Liga 2 musim tersebut. (1)
Sempat membela Barito untuk musim 2020, Beny resmi memperkuat Persija untuk musim ini.
Pemain berusia 27 tahun ini resmi dikontrak Persija Jakarta dengan durasi kontrak satu musim.
Presiden Klub Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengatakan bahwa Beny akan mengisi 1 slot kosong di posisi penjaga gawang Macan Kemayoran untuk musim 2021 ini.
Pemain yang sebelumnya memperkuat tim PS Barito Putera sebenarnya sudah bergabung latihan bersama Persija sejak awal pekan lalu untuk menjalani trial.
Keputusan perekrutan Beny ini diharapkan dapat menambah opsi pelatih di sektor penjaga gawang yang saat ini sudah diisi oleh Andritany, Adixi, dan kiper muda Cahya Supriyadi.
Hal ini karena Beny sudah berpengalaman membela beberapa klub profesional di Indonesia. (3)
Baca: Andreas Chrismanto Ado
Jago Menepis Tendangan Penalti
Saat masih memperkuat Persiba Balikpapan, Beny dikenal memiliki kemampuan membaca tendangan penalti yang baik.
Beny menjadi satu-satunya kiper yang mampu menggagalkan seluruh tendangan penalti selama berpartisipasi dalam kompetisi TSC pada tahun 2016.
Persiba sudah tiga kali mendapat hukuman tendangan penalti dari wasit, yaitu saat melawan Persipura Jayapura, Persela Lamongan, serta Bhayangkara FC.
Hebatnya, ketiga tendangan yang masing-masing dieksekusi oleh Boaz Solossa, Osas Saha, dan Octavio Dutra tersebut sukses dimentahkan oleh Yoewanto Setya Beny.
Pelatih Kiper Persiba, Mardianto, menyebut refleks yang dimiliki Beny menjadi kunci sukses kiper yang saat ini berusia 27 tahun tersebut dalam menggagalkan seluruh tendangan penalti.
Refleks dan intuisi Beny bagus sehingga ia selalu dapat menahan tendangan penalti.
Fokus dan mental yang dimiliki Beny juga bagus sehingga ia tidak gentar menghadapi penalti. Itu yang membuatnya selalu sukses menahan tendangan penalti. (4)
Baca: Mochammad Zaenuri
Statistik