Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dragan Djukanovic merupakan pelatih PSIS Semarang sejak 1 Januari 2020.
Dragan Djukanovic merupakan pelatih yang berasal dari Yugoslavia dan pernah memperkuat Timnas U-21 Yugoslavia saat masih aktif sebagai pemain.
Dragan Djukanovic lahir pada 29 Oktober 1969 dan saat ini berumur 51 tahun.
Nikšić, Yugoslavia merupakan kota kelahiran dari Dragan Djukanovic.
Baca: Egi Melgiansyah
Karier Sebagai Pelatih
Karier kepelatihan Djukanovic dimulai pada 2013 saat dia dpercaya menangani tim asal Serbia, FK Sindjelic Beograd.
Ia melanjutkan karier kepelatihannya bersama klub asal Bangladesh, Sheikh Russel KC dan FK Lovcen, klub asal Montenegro.
Setelah itu, Dragan mencoba peruntungannya sebagai pelatih di Indonesia bersama Borneo FC pada tahun 2016.
Dalam 25 pertandingan yang dijlanai, Dragan membawa borneo meraih 10 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 9 kali menelan kekalahan. (2)
Setelah sempat melatih klub asal serbia pada tahun 2019, Dragan kembali ke Indonesia dan dipercaya sebagai pelatih tim PSIS Semarang.
Hingga saat ini, Dragan masih menjadi pelatih PSIS Semarang dan berhasil membawa PSIS melaju hingga perempat final Piala Menpora 2021.
Baca: Bayu Nugroho
Karier Sebagai Pemain
Pada masa mudanya, Djukanovic pernah menjadi pemain Timnas Yugoslavia U-21.
Selain itu, Djukonovic yang berposisi sebagai penyerang ini pernah memperkuat OFK Beograd pada 1990 hingga 1992.
Banyak klub yang pernah ia bela semasa mudanya di antaranya Avispa Fukuoka (1998), Mogren Budva (1999-200), Racing Club Paris (2000-2001), Mogren Budva (2003-2004) dan klub lainnya.
Di Mogren Budva dia tercatat pernah tampil 28 kali dan menorehkan lima gol hingga akhirnya dia pensiun di klub tersebut. (1)
Baca: Jandia Eka Putra
Dragan Bersama PSIS Semarang
Dragan mempercayai para pemain-pemain muda untuk berlaga di Piala Menpora.
Haislnya PSIS Semarang menjadi pemuncak grup A dan lolos ke babak perempat final.
PSIS, menjadi tim dengan gol terbanyak dengan sembilan gol selama fase grup saja.
Itu artinya, rata-rata Hari Nur Yulianto dkk sukses melesakkan tiga gol per pertandingan.
Dragan Djukanovic mengatakan, apa yang ditampilkan anak asuhnya adalah berkat kekompakan tim.
Selain itu, ia mengklaim PSIS menampilkan sepak bola terbaik di Piala Menpora 2021, setidaknya selama fase grup.
Ditangan Dragan, PSIS Semarang menjadi tim paling produktif di Piala Menpora dalam putaran grup, juga tercatat sebagai pemunak klasemen yang paling banyak kebobolan.
Baca: PROFIL PEMAIN PERSIB - Hariono
Mereka kebobolan enam kali, atau dua kali per pertandingan jika dirata-rata.
Mengenai hal tersebut, Dragan Djukanovic bisa memaklumi. Menurutnya, kondisi fisik yang jauh dari kata ideal membuat pemain jadi mudah melakukan kesalahan karena kehilangan konsentrasi.
"Itu normal saja ketika tim tidak siap secara fisik. Apalagi beberapa pemain baru bermain untuk kali pertama setelah sekian lama absen. Jadi saya maklum kalau mereka kehilangan konsentrasi dan membuat kesalahan," kata pelatih asal Serbia itu. (3)
Bahkan Pratama Arhan dinobatkan menjadi pemain muda terbaik dalam turnamen tersebut.
Dengan mengandalkan pemain-pemain lokal dan para pemain muda, Dragan mampu memberikan sentuhan berbeda dalam tubuh PSIS Semarang sehingga dapat memberikan hal positif bagi Mahesa Jenar.
Baca: Pratama Arhan
Karier Kepelatihan
2013-2014: Sinđelić Beogard
2014-2015: Sheikh Russel
2015-2016: Lovćen
2016-2017: Pusamania Borneo F.C.
2019: Sindjelic Bg
2020-Sekarang: PSIS Semarang (2)