Daniel Kaluuya mengalahkan deretan aktor yang tak kalah hebat lain yang berada satu nominasi dengannya, seperti Sacha Baron Cohen (The Trial of the Chicago 7), Leslie Odom Jr. ( One Night in Miami), Paul Raci (Sound of Metal) dan lawan mainnya dalam film yang sama, LaKeith Stanfield (Judas and the Black Messiah).
"Astaga, terima kasih, Tuhan. Aku tidak bisa berada di sini tanpa bimbingan dan perlindunganmu," buka Kaluuya dalam pidatonya, dikutip dari Hollywood Reporter Senin (26/4/2021).
Setelah berterima kasih kepada keluarga dan teman-temannya, Kaluuya juga mengenali lawan main Judasnya.
"Saya berbagi kehormatan ini dengan hadiah yaitu LaKeith Stanfield. Sang cahaya Dominique Fishback."
Kaluuya juga meluangkan waktu untuk menghormati Chairman Fred Hampton, yang ia perankan dalam film tersebut.
"Pria yang luar biasa. Betapa diberkatinya kita hidup dalam seumur hidup yang dia ada," katanya.
"Dia berada di dunia ini selama 21 tahun, dan dia menemukan cara untuk memberi makan anak-anak sarapan, mendidik anak-anak, memberikan perawatan medis gratis melawan segala rintangan."
Tentang pesta Black Panther, aktor itu berkata, "Mereka menunjukkan kepada saya bagaimana mencintai diri saya sendiri, dan dengan cinta itu mereka melimpahkannya ke komunitas Black dan kemudian ke komunitas lain" dan menunjukkan "kekuatan persatuan, kekuatan persatuan."
Baca: Sosok Riz Ahmed, Aktor Muslim yang Masuk dalam Nominasi Aktor Terbaik Piala Oscar 2021
Baca: Sempat Jadi Kontroversi Saat Golden Globe Awards, Minari Buktikan Lewat 6 Nominasi Oscar 2021
Kaluuya juga mengajak semua orang untuk merayakan hidup, dan melakukan banyak hal.
Kemudian di ruang pers, aktor tersebut terus menghormati Hampton dan mengatakan pencapaiannya memenangkan Oscar kali ini berkat sang aktivis.
"Fakta bahwa saya bahkan bisa berdiri di panggung ini dengan patung ini adalah karena apa yang dia lakukan."
Tiga tahun setelah nominasi dalam film Get Out, Kaluuya telah siap untuk memenangkan perannya sebagai Chairman Fred Hampton, ketua Partai Black Panther cabang Illinois.
Dipimpin oleh Shaka King yang merupakan salah satu dari empat penulis film tersebut, Judas and the Black Messiah menceritakan tentang pergerakan Hampton yang disusupi oleh FBI dan informan William O'Neal (Stanfield).
Aktivis itu ditembak dan dibunuh oleh polisi pada tahun 1969 pada usia 21 tahun.
Baca: Film Minari Masuk 6 Nominasi Oscar 2021, Simak Deretan Prestasi dan Fakta-faktanya
Baca: Keberagaman dan Sutradara Wanita Menjadi Warna Baru di Nominasi Oscar 2021
Dengan Shaka King, Charles D. King, dan Ryan Coogler sebagai trio produser film, Judas membuat sejarah dengan menjadi nominasi film terbaik pertama dengan tim produksi serba hitam.
Kemenangan Oscar Kaluuya mengikuti aktor terbaiknya baru-baru ini dalam penghargaan film di Penghargaan SAG tahunan ke - 27.
Oscar ke-93 diadakan di Union Station di Los Angeles dan Dolby Theatre di Hollywood dan disiarkan langsung di ABC.
Kali ini Piala Oscar berjalan tanpa host. Acara ini diproduseri oleh Steven Soderbergh, Jesse Collins dan Stacey Sher.
Baca artikel lainnya terkait Oscar 2021 di sini