Kacang Mete

Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kacang Mete


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kacang mete juga biasa disebut kacang mede atau kacang mente.

Kacang mete sebenarnya bukanlah kacang, melainkan biji dari buah jambu mete.

Buah jambu mete yang juga dikenal sebagai jambu monyet yang memiliki nama Latin Anacardium occidentale.

Buah ini bukanlah anggota jambu-jambuan, melainkan berkerabat dekat dengan buah mangga.

Jambu mete tampak seperti lonceng dan berwarna keabu-abuan.

Buah ini memiliki panjang sekitar 5 cm dan ujung buahnya berbentuk kacang yang runcing melengkung.

Ujung buah yang runcing melengkung inilah yang disebut biji dan sering diolah menjadi kacang mete.

Jika sudah matang, biji dipisahkan dari buah untuk kemudian dikeringkan.

Setelah itu, memanggang atau menggoreng kacang mete untuk dijadikan berbagai macam penganan.

Kacang mete sering dimakan begitu saja atau dijadikan bahan campuran cokelat, kue, sambal, dan bahan makanan lainnya. (1)

Kacang Mede (Alodokter)

Baca: Cendol

  • Kandungan Gizi


Kalori yang terkandung dalam kacang mete mentah sebanyak 1 ons (28,35 gram atau 18 butir utuh kacang mete) adalah sebanyak 157 kkal.

Selain kalori, dalam takaran 1 ons kacang mete memiliki kandungan gizi:

Karbohidrat 8,56 gram

Gula 1,68 gram

Serat 0,9 gram

Protein 5,17 gram

Lemak total 12,43 gram

Kalsium 10 miligram

Zat besi 1,89 miligram

Magnesium 83 miligram

Fosfor 168 miligram

Potasium 187 miligram

Natrium 3 miligram

Seng 1,64 miligram

Kacang mete juga mengandung vitamin C dan B, termasuk asam folat sebanyak 7 mikrogram.

Kacang mete kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dan sumber protein yang baik. (2)

Baca: Kacang Almond

  • Manfaat


Meningkatkan kesehatan jantung

Kacang mede mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Kandungan keduanya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.

Kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang relatif rendah dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler, stroke, dan serangan jantung.

Meningkatkan kepadatan tulang

Kacang mete adalah salah satu dari beberapa sumber makanan yang kaya akan mineral tembaga. Dalam 100 gram kacang mete mengandung 4.700 mikrogram tembaga.

Bagi orang dewasa berusia di atas 19 tahun, kebutuhan tembaga yang disarankan adalah 900 mikrogram per hari sesuai dengan Permenkes No. 28 tahun 2019. Hal ini berarti, mengonsumsi sedikit saja kacang mete sudah bisa memenuhi kebutuhan tembaga harian.

Tembaga sendiri memainkan peranan penting untuk menggantikan jaringan ikat dan kolagen yang rusak. Tanpa asupan tembaga yang cukup, jaringan tubuh akan mudah rusak dan lebih rentan terserang penyakit disfungsi sendi. Kekurangan tembaga juga dapat mengurangi kepadatan tulang sehingga meningkatkan risiko osteoporosis.

Selain kaya akan tembaga, kacang mede juga mengandung magnesium yang berperan penting dalam pembentukan tulang. Magnesium bisa membantu penyerapan kalsium ke dalam tulang sehingga tulang menjadi lebih kuat.

Membantu menurunkan berat badan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa kacang mete juga bermanfaat dalam menurunkan berat badan. Rutin makan kacang lebih dari dua kali dalam seminggu dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil.

Di sisi lain, manfaat kandungan protein dalam kacang mete juga membantu meningkatkan rasa kenyang sehingga mencegah makan lebih banyak. Itulah sebabnya kacang-kacangan sering dijadikan menu diet untuk menurunkan berat badan.

Sekalipun bermanfaat dalam penurunan berat badan, jangan terfokus pada konsumsi kacang-kacangan saja. Anda perlu mengimbangi nutrisi lain dari jenis makanan yang berbeda untuk membantu menurunkan dan menjaga berat badan. Imbangi juga dengan olahraga teratur agar manfaat kacang mete ini bisa dapatkan secara optimal.

Menghindari operasi kolesistektomi

Masih berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, rutin makan kacang-kacangan dikaitkan dengan penurunan risiko operasi kolesistektomi.

Penelitian ini melibatkan lebih dari satu juta orang dalam rentang waktu 20 tahun. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kemungkinan seorang wanita menjalani prosedur kolesistektomi cenderung lebih kecil apabila rutin makan kacang-kacangan setidaknya 5 ons, sekitar 141 gram setiap minggu.

Melindungi mata dari kerusakan

Kacang mete tinggi akan kandungan senyawa lutein dan zeaxanthin, yakni dua jenis karotenoid yang banyak ditemukan pada sayuran dan buah-buahan.

Pada tubuh manusia, kedua senyawa ini banyak ditemukan pada mata. Sehingga, memperoleh asupan tinggi lutein dan zeaxanthin bisa membantu menjaga kesehatan mata.

Kedua senyawa ini berperan sebagai antioksidan ketika dikonsumsi secara teratur. Lutein dan zeaxanthin bisa membantu melindungi mata Anda dari kerusakan ringan, yang dapat berubah menjadi kebutaan pada orang tua, bahkan dapat membantu menurunkan risiko katarak. (1)

Baca: Hazelnut (Kacang Hazel)

  • Efek Memakan Kacang Mete


Kacang mete memiliki kandungan lemak tinggi, namun sebagian besar merupakan lemak tak jenuh.

Untuk mendapatkan manfaat kesehatannya, perlu mengonsumsi kacang mete dalam jumlah sedang dan sewajarnya saja.

Sebaiknya makan kacang mete yang sudah diolah, seperti digoreng atau dipanggang. Hindari mengonsumsi kacang mete mentah, karena kandungan urushiol di dalamnya bisa menyebabkan radang pada kulit akibat kontak dengan zat ini.

Penderita alergi kacang juga harus menghindari kacang mete karena memiliki alergen kuat. Reaksi yang ditimbulkan bisa saja ringan hingga berat, bahkan bisa mengancam nyawa. (1)

Baca: Kacang Bawang

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)



Nama Kacang Mete


Asal Biji Jambu Monyet


Jenis Biji Buah


Asal Brasil


Sumber :


1. hellosehat.com
2. health.kompas.com


Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer