Yuyun Sukawati ungkap restu san Ibu yang tak ia dapat saat bersama Fajar Umbara.
Kabar populer lainnya datang dari Audi Marissa yang memilih Kangaroo Mother Care untuk rawat buah hatinya yang terlahir prematur.
Simak selengkapnya rangkuman daftar berita populer seleb di bawah ini.
Bintang sinetron 'Jin & Jun', Yuyun Sukawati diduga alami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Fajar Umbara.
Baca: Tak Kantongi Restu Sang Ibunda, Yuyun Sukawati Nekat Nikah dengan Fajar Umbara dan Berujung KDRT
Yuyun mengaku mendapat KDRT dari sang suami sejak awal pernikahan mereka.
Sebelum menerima dugaan KDRT yang dialaminya, aktris berusia 44 tahun itu mengaku tak kantongi restu dari sang ibu.
Bahkan dirinya sempat hidup susah saat bersama Fajar Umbara hingga memiliki utang.
Pesinetron Yuyun Sukawati harus hidup susah dengan suaminya, Fajar Umbara ketika mereka hijrah dari Cirebon ke Jakarta 2019 silam.
Yuyun Sukawati mengatakan bahwa kepindahannya ke Jakarta karena diusir oleh ibunda tercinta.
Yuyun lebih memilih suaminya, Fajar Umbara ketimbang ibundanya sendiri.
"Ya namanya engga direstuin jadinya hidupnya susah," kata Yuyun Sukawati ditemui di gedung Komnas Perlindungan Perempuan, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).
Baca: Thalita Latief Jadi Korban KDRT Dennis Lyla, Dilempar HP hingga Kepala Dibenturkan Tembok
Setelah pindah ke Jakarta, awal mula menjalani kehidupan bersama Fajar, wanita berusia 44 tahun itu hidup dengan tabungannya bersama sang suami.
"Karena mas Fajar waktu itu tidak bekerja. Jadi ya kami hidup serba kekurangan. Kami tuh pernah setahun tinggal di dalam studio, tanpa adanya kasur dan kami hanya tidur dengan sofa," ucapnya.
Meski begitu, Yuyun tak menampik kalau suaminya sering melakukan KDRT selama mereka hidup kesusahan. Ketika disuruh bekerja pun, ibu satu anak tersebut mengakui Fajar memiliki seribu alasan.
"Pas di Jakarta aku suruh dia kerja, kan dia penulis. Cuma Fajar engga mau kerja sama orang. Katanya pamornya turun kalau kerja sama orang dan dia ingin saingi adiknya, Anggi Umbara yang sudah jadi sutradara dan produser," jelasnya.
"Nah terus dia tuh penginnya sama kayak adiknya ini. Berharap ada investor tapi tidak punya kemampuan. Aku suruh dia kerja jadi ojek online aja dia engga mau," tambahnya.
Hingga akhirnya, Yuyun Sukawati harus berutang ke teman-temannya untuk bertahan hidup sama Fajar.
Sementara suaminya hanya ingin tidur dan juga mengkhayal akan angan-angannya menjadi sutradara profesional.
Rona bahagia terpancar dari wajah pasangan Audi Marissa dan Anthony Xie.
Bagaimana tidak, buah hati yang ditunggu-tunggu kini telah lahir ke dunia pada Rabu (7/4/21) di RSIA Bina Medika Bintaro.
Walau lahir secara prematur di usia kandungan 31 Minggu 4 hari, namun hal itu tak mengurangi kebahagiaan keduanya.
Bahkan melalui akun Instagramnya, Audi memposting foto ia bersama suami, Anthonie Xie dan buah hatinya, Anzel Maverick Xie.
Dalam postingan tersebut, Audi mengaku senang lantaran sudah bisa bisa melakukan metode Kangaroo Mothercare.
Baca: Krisdayanti Akui Penyakit Kista Aurel Hermansyah Sudah Ada Sejak 6 Tahun Lalu, Kini Sudah Hilang
"Gak bisa diungkapin sama kata2. Mama sayang banget sama kamu nak sehat dan terus semangat yaaa" tulisnya.
Dikutip dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia, Kangaroo Mother Care (KMC) atau Perawatan Metode Kanguru (PMK) merupakan perawatan untuk bayi berat lahir rendah atau lahiran prematur dengan melakukan kontak langsung antara kulit bayi dengan kulit ibu atau skin-to-skin contact, dimana ibu menggunakan suhu tubuhnya untuk menghangatkan bayi.
Metode perawatan ini juga terbukti mempermudah pemberian ASI sehingga meningkatkan lama dan pemberian ASI.
Perawatan Metode Kangaroo Mother Care pertama kali diperkenalkan oleh Ray dan Martinez di Bogota, Columbia pada tahun 1979 sebagai cara alternatif perawatan BBLR ditengah tingginya angka BBLR dan terbatasnya fasilitas kesehatan yang ada.
Metode ini meniru binatang berkantung kanguru yang bayinya lahir memang sangat prematur, dan setelah lahir disimpan di kantung perut ibunya untuk mencegah kedinginan sekaligus mendapatkan makanan berupa air susu induknya.
Metode Kangaroo Mother Care merupakan alternatif pengganti inkubator dalam perawatan BBLR, dengan beberapa kelebihan antara lain.
Baca: Sang Buah Hati Lahir Prematur, Ini Tanggapan Audi Marissa Dapat Komentar Negatif dari Netizen
- Merupakan cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan bayi yang paling mendasar yaitu adanya kontak kulit bayi ke kulit ibu, dimana tubuh ibu akan menjadi thermoregulator bagi bayinya, sehingga bayi mendapatkan kehangatan (menghindari bayi dari hipotermia).
- PMK memudahkan pemberian ASI, perlindungan dari infeksi, stimulasi, keselamatan dan kasih sayang.
- PMK dapat menurunkan kejadian infeksi, penyakit berat, masalah menyusui dan ketidakpuasan ibu serta meningkatnya hubungan antara ibu dan bayi serta meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Dikutip dari https kompas.com, manfaat dari Kangaroo Mother Care untuk bayi baru lahir adalah sebagai berikut.
1. Membantu menstabilkan bayi yang baru lahir Terutama untuk bayi prematur, menerapkan kangaroo mother care dapat membantu meningkatkan tingkat saturasi oksigen, yang membantu menstabilkan jantung dan laju pernapasan.
2. Meningkatkan kualitas tidur bayi perawatan kangguru atau kangaroo mother care, yang bertujuan meniru rahim, adalah pengalaman yang menenangkan bagi bayi. “Sebagian besar bayi tertidur dalam beberapa menit setelah diletakkan di dada ibu atau ayah mereka,” kata Hawk.
3. Meningkatkan pertumbuhan dan pertambahan berat badan Kontak kulit-ke-kulit antara bayi dan orangtua membantu mengatur suhu tubuh bayi.
Semakin sedikit energi yang digunakan bayi untuk mengontrol suhu, semakin banyak energi yang dapat diarahkan untuk peningkatan berat badan dan aktivitas pertumbuhan.
4. Lebih baik untuk menyusui "ketika bayi diletakkan di atas perut ibunya, dia benar-benar merangkak mencari payudara ibunya," kata Hawk.
Jadi kontak kulit ke kulit membantu ibu dan bayi membentuk rutinitas menyusui lebih cepat, dan juga membantu meningkatkan produksi ASI.
Baca lengkap soal meninggalnya Pangeran Philip di sini