Perseteruan Hotman Sitompul dengan Desiree Tarigan kian memanas.
Setelah Desiree Tarigan melapor ke polisi, kini giliran mantan Asisten Rumah Tangga (ART), Irni yang melaporkannya dengan tudingan melakukan kekerasan.
Dalam laporan turut menyeret nama Bams eks Samson yang diduga bersekongkol dengan ibundanya.
Namun Bams bukannya takut.
Ia malah meminta publik untuk mengikuti proses hukum.
"Entar lihat aja," kata Bams di Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021).
"Jadi teman-teman nanti, ini kan urusan polisi semua kalau sudah dilaporin nih. Nanti lihat aja," sambungnya.
Bams juga menegaskan dirinya juga memiliki barang bukti.
Menurutnya, barang bukti tersebut akan menjadi aib bagi pihak yang menudingnya.
"Karena kejadiannya pun kalau sampai kita buka akan lumayan memalukan untuk pihak sana," jelasnya.
"Kita juga punya bukti-bukti soalnya. Jadi kalau itu buat konsumsi publik lumayan memalukan," pungkasnya.
Sebelumnya Irni mengaku pernah bekerja di rumah Hotma Sitompul.
Kala ditemui didampingi oleh sejumlah kuasa hukum, ia mengungkap apa yang dialaminya selama bekerja.
Tindakan itu dilakukan oleh sejumlah inisial yang enggan disebutkan secara rinci.
Namun, nama Desiree dan sang anak, Bams turut diseret dalam pengakuannya.
Irni mengaku kejadian ini berlangsung pada 24 Februari 2021 lalu selama dua hari.
"Pada saat itu (24 Februari), handphone saya disita sama orang itu."
"Handphone saya disita selama dua hari sama orang-orang di rumah sana," terang Irni kepada media seperti dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, Kamis (8/4/2021).
Bahkan dirinya sampai dicaci maki karena dituding merusak rumah tangga orang tersebut.
Irni juga dituding menerima sejumlah bayaran untuk menjadi mata-mata.
Namun semua tudingan itu langsung dibantah oleh sang ART.
Irni juga mengaku tidak diperbolehkan untuk keluar dari rumah.
"Udah gitu saya dicaci maki, sampai aku dituding merusak rumah tangganya."
"Menerima bayaran dari orang untuk memata-matai tapi semua itu tidak benar," tambahnya.
Irni mengatakan pelaku dari tindakan itu terdapat dua orang, berinisial S dan N.
Selama tidak diperbolehkan keluar rumah, ia terus diawasi oleh dua orang itu.
Pun saat harus ke kamar mandi, sang ART diwajibkan meminta izin terlebih dahulu.
"Saya di dalam kamar pun diawasi terus sama dua orang itu."
"Mau masuk kamar mandi saya harus minta izin sama dua orang itu," jelas Irni.
Irni juga mendapatkan tindak kekerasan yang lainnya selain mendengar caci maki.
"Waktu itu orangnya ngomong sampai mata aku dicolok-colok."
"Sampai dia ngatain aku gila, apa segala macam," imbuhnya.
Irni menduga ponselnya dirampas karena orang itu ingin melihat percakapannya dengan sosok berinisial M.
"Mau lihat chatingan saya sama orang yang biasanya saya ngomong, inisialnya M."
"Yang biasa saya suka telponan, sama orang itu," ungkap Irni.
Kendati demikian, Irni menuturkan masih diberi makan selama penyekapan terjadi.
Ia dilarang untuk keluar dari rumah bahkan kamar hingga tanggal 25 Februari 2021.
"Dikasih makan iya, cuma nggak boleh keluar ke mana-mana," lanjutnya.
Lantas, Desiree dan Bams ternyata ikut disebut dalam pengakuannya saat ditemui di Komnas Perempuan.
Irni menyebutkan, istri Hotma Sitompul itu melontarkan kata-kata yang tidak pantas untuknya.
Bahkan ibu dan anak itu sama-sama mengancam akan membawa sang ART ke ranah hukum.
Ia mengingat dengan pasti kala itu Bams mengeluarkan ancaman dengan nada keras dan kasar.
"Tanggal 25 pagi saya dikatain binatang sama orang yang D," kata Irni.
"Terus saya diancam mau dibawa ke penjara sama yang D ini, dia juga."
"Handphone saya terus diambil lagi 25 pagi sama B, saya diancam dan itu suaranya keras, kasar," tuturnya.
Mendapat perlakuan kurang mengenakkan, Irni akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya.
Padahal ia telah bekerja di rumah tersebut selama tiga tahun tiga bulan.
Di situ juga diakui bahwa Irni mendapatkan gaji meskipun tidak dibayar penuh.
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Bams tak Gentar Dilaporkan ke Polisi, Anak Desiree Punya Bukti Aib: Lumayan Memalukan Pihak Sana!
SIMAK ARTIKEL SEPUTAR POLEMIK KELUARGA BAMS EKS SAMSONS DI SINI