Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial adalah ketakutan akan situasi sosial yang melibatkan interaksi dengan orang lain.
Beberapa orang memiliki risiko yang lebih tinggi terkena gangguan kecemasan sosial berdasarkan pengalaman, faktor genetik, dan kepribadian.
Jika keluarga atau kerabat punya salah satu dari faktor risiko ini, bukan berarti mereka pasti mengalaminya.
Hanya saja, mereka berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi gangguan kecemasan sosial.
Jika mereka memang sedang mengidap gangguan kecemasan sosial, mempelajari faktor-faktor risikonya bisa membantu mereka memahami penyebabnya.
Baca: Anosmia
Penyebab
Gangguan kecemasan sosial dapat terjadi karena perpaduan sejumlah faktor, di antaranya:
Struktur Otak. Respons takut sangat dipengaruhi oleh struktur dalam otak yang bernama amygdala. Saat amygdala terlalu aktif karena kecemasan menghadapi situasi sosial, maka respons pada rasa takut akan bertambah besar.
Baca: Hiperhidrosis
Gejala
Gangguan kecemasan sosial sebetulnya tidak hanya tentang rasa malu saat berinteraksi dengan orang lain.
Perasaan fobia sosial adalah ketakutan intens yang tidak hilang dan memengaruhi aktivitas sehari-hari pengidapnya serta memengaruhi kepercayaan diri, hubungan dengan orang lain, kehidupan sekolah, dan pekerjaan.
Gejala fobia sosial yang bisa dikenali, seperti:
- Takut melakukan aktivitas sehari-hari, seperti bertemu orang asing, memulai percakapan, berbicara di telepon, bekerja, ataupun berbelanja.
- Menghindari atau khawatir berlebihan tentang kegiatan sosial, seperti percakapan kelompok, makan bersama-sama, dan pesta.
- Kerap merasa khawatir saat melakukan sesuatu yang menurut pengidapnya memalukan, misalnya tersipu, berkeringat, atau tampil tidak kompeten.
- Sulit untuk melakukan sesuatu saat orang lain menonton, karena pengidap mungkin merasa sedang diawasi dan dinilai setiap saat.
- Takut dikritik, menghindari kontak mata atau memiliki rasa percaya diri yang rendah.
- Sering memiliki gejala, seperti merasa sakit, berkeringat, gemetar atau jantung berdebar-debar (palpitasi)
- Serangan panik
Pengobatan
Beberapa pilihan pengobatan untuk gangguan kecemasan sosial, seperti:
- Cognitive behavioral therapy (CBT)
- Psikoterapi
- Obat-obatan
SIMAK ARTIKEL LAIN SEPUTAR KESEHATAN DI SINI