Bocah di Klaten Tewas Saat Latihan Pencak Silat, Isak Tangis Keluarga Pecah Saat Pemakaman

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Keluarga tidak bisa membendung tangis seusai jenazah MRS, pesilat yang tewas saat latihan dikebumikan di Makam Kulon Klege, Desa Srebegan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - MRS (15) warga Srebegan, Ceper, Klaten meninggal dunia saat sedang latihan silat di lapangan palar, Balai Desa Palar, Trucuk, Klaten, Minggu (4/3/2021) dini hari.

Tewasnya MRS pun menjadi pukulan yang berat untuk keluarga.

Diketahui MRS masih duduk di bangku kelas 3 MTS Negeri Srebengan, Ceper, Klaten.

Dia biasa berangkat latihan silat setiap pukul 20.00 WIB dan pulang hampir subuh.

Keluarga korban, Ayu Cahyadi mengatakan, keluarga sebelumnya tidak diberikan kabar meninggalnya MRS ini.

Tanpa dikabari orang dari perguruan silat, tiba-tiba saja MRS diantar ke rumah oleh pihak rumah sakit dalam kondisi tak bernyawa.

Ika Nesti, kakak dari MRS ini sontak menangis histeris. Ika tak menyangka adik kesayangannya itu pulang dalam kondisi tak bernyawa.

Keluarga tidak bisa membendung tangis seusai jenazah MRS, pesilat yang tewas saat latihan dikebumikan di Makam Kulon Klege, Desa Srebegan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. (TribunSolo.com/ Fristin Intan)

Baca: Sosok Ketiga Terduga Teroris di Klaten, Simak Fakta-fakta Penangkapan Mereka oleh Densus 88

Baca: Terduga Teroris di Klaten Diciduk Densus 88, Sempat Layat dan Nongkrong di Pos Ronda Sebelum Diciduk

Yang memilukan, Ika tinggal sendirian di rumah itu bersama adiknya.

Ayah mereka bekerja di Kalimantan.

Sementara sang ibu telah tiada. Ika pun terpukul, tak bisa menerima kenyataan bila adik kesayangannya itu melepas nyawa di arena latihan perguruan silat.

Keluarga dan tetangga juga menyesalkan kelompok perguruan silat yang diikuti oleh MRS.

Orang dari perguruan silat tidak ada yang memberikan kronologi meninggalnya MRS.

Tiba-tiba, MRS diantar ke rumah oleh pihak rumah sakit sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Jenazah MRS tiba di Makam Kulon Klege, Desa Srebegan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Minggu (4/4/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Kedatangan mobil tersebut disambut keluarga dan kerabat mendiang.

Peti jenazah langsung dibawa ke liang lahat.

Dari pantuan Tribunsolo.com, isak tangis keluarga tidak bisa terbendung saat jenazah MRS mulai dikebumikan.

Tak terkecuali, kakak almarhum, Ika Nesti.

Rasa kehilangan yang mendalam tidak bisa ditutupi Ika.

"Adikku, ingin lihat Adiku," suara Ika terdengar saat berjalan mendekat ke pemakaman Adiknya.

Saat pemakaman Adiknya selesai, Ika dan keluarga terlihat berdoa di samping makam.

Tak lupa Ika juga mendatangi, kuburan kerabatnya.

Sebelumnya, Ayu Cahyadi, keluarga MRS mengatakan bahwa keluarga sudah melarang MRS untuk tidak ikut latihan silat tersbut.

"Dulu awal latihan MRS sempat dicegah ayahnya agar tak ikut latihan," kata dia.

Namun, MRS bersikeras untuk ikut latihan tersebut, akhirnya sang ayah mengizinkan.

"MRS sudah satu tahun ikut anggota perguruan silat," paparnnya.

Polisi Turun Tangan

Sebelumnya, Polres Klaten langsung bergerak menindaklanjuti kasus pesilat MRS (15) meninggal dunia.

Seperti diketahui MRS warga Srebegan, Ceper, Klaten meninggal di lapangan palar, Balai Desa Palar, Trucuk, Klaten.

Korban meninggal pada Minggu (4/3/2021) dini hari.

Menurut Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, pihaknya sudah menindaklanjuti kasus tersebut.

Sampai saat ini pemeriksaan masih berlangsung.

"Masih dilakukan pemeriksaan para saksi," ungkapnya saat di konfirmasi TribunSolo.com pada Minggu, (4/4/2021) Siang.

Sampai saat ini belum diketahui pula jumlah saksi yang dipanggil dan diperiksa pihak kepolisian.

Sebelumnya telah dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lapangan palar oleh Polsek Trucuk, Klaten.

Jenazah MRS baru dilakukan otopsi di RS Bayangkara Polda DIY sekitar pukul 12.00 WIB.

Hal itu untuk mengetahui sebab kematian dari MRS.

(TribunnewsWiki.com/RAK, TribunSolo.com/Fristin Intan)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul "Tangis Keluarga MRS Pesilat yang Tewas saat Latihan Pecah saat Proses Pemakaman"



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer