"Ditangkap sekira pukul 05.30 WIB," kata dia, Sabtu (3/4/2021).
Hermawan mengatakan, MR ditangkap saat henda pergi ke sawah.
"Ditangkap di barat rumahnya. Kurang lebih 300 meter dari rumah," ucapnya.
"Itu saat mau pergi ke sawah," imbuhnya.
Penangkapan itu bahkan tak diketahui oleh keluarga MR.
Keluarga mulai menaruh curiga lantaran ketika menjelang salat Jumatl, MR tidak segera pulang ke rumah.
Perwakilan keluarga pun kemudian mencari MR dan mendapati MR sudah dibawa tim Densus 88.
"Keluarga kaget dan tidak menyangka. Istrinya syok," ucap Hermawan.
Perangkat Desa Kemudo, baru mendapatkan informasi penangkapan MR sekira pukul 13.00 WIB.
Hermawan Kristanto mengatakan, penggeledahan dilakukan pada sore hari.
Sementara penangkapan sendiri dilakukan pada pagi harinya.
"Penggeledahan dilakukan sekira pukul 17.30 WIB," katanya, Sabtu (3/4/2021).
"Ada sekitar 20-an buku, 2 handphone rusak diamankan," imbuhnya.
Selain buku dan handphone, Densus 88 juga mengamankan catatan tulisan tangan MR.
"BPKB sepeda motor juga diamankan," pungkas Hermawan.
Baca: Bulan Ramadhan Segera Tiba, Simak Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Klaten, Pendakwah dan Berpendidikan Tinggi
Lihat selengkapnya terkait Terorisme di sini