Bahkan, beberapa dari mereka terpaksa memutuskan untuk tidak membangunkan buah hatinya.
Ini tentu saja tidak baik karena akan membuat anak memilih untuk tidak menjalani puasa Ramadhan.
Namun, ada sejumlah kiat yang bisa dicoba agar anak mudah bangun.
Berikut ada lima kiat yang bisa Anda lakukan:
Berbeda dengan makan banyak yang bisa membuat seseorang mudah tidur, makan makanan manis akan membuat anak sulit tidur.
Jangan biarkan anak terlalu banyak makan makanan manis saat berbuka.
Baca: Bulan Ramadhan Sebentar Lagi, Simak Manfaat Berpuasa bagi Kesehatan, Bisa Turunkan berat Badan!
Hal ini akan memungkinkan anak terlambat bangun saat sahur.
Menaruh ponsel di dekat anak saat tidur saat menganggu.
Pasalnya, hal tersebut akan membuat anak tidak kunjung tidur.
Anak cenderung memilih bermain ponsel sebelum tidur.
Hal ini akan memungkinkan anak susah bangun saat waktu sahur.
Alarm sebaiknya diletakkan jauh dari tempat tidur anak.
Baca: Ramadhan Sebentar Lagi, Ini Rekomendasi 10 Minuman untuk Takjil Buka Puasa, Mana Favoritmu?
Hal ini dilakukan agar anak tidak mudah mematikan alarmnya.
Anak akan berusaha mematikan alarm saat nanti berbunyi.
Dengan berjalan menuju alarm hal ini bisa membangunkan anak lebih cepat saat sahur.
Tidak menutup kemungkinan anak meminum minuman yang mengandung kafein.
Selain kopi, teh juga mengandung kafein yang bisa membuat anak sulit tidur.
Jadi, pastikan untuk tak membiarkan anak meminumnya dengan porsi yang terlalu banyak.
Jika anak memang sulit terbangun sendiri saat sahur.
Orangtua sebaiknya membantu membangunkan.
Siapa saja yang bangun saat sahur dapat membantu membangunkan anak saat sahur.
Baca: Minum Es Saat Berbuka Puasa Jadi Pilihan, Simak Beberapa Bahaya yang Mengintai
Sementara itu, memasak untuk menu sahur atau berbuka puasa terkadang cukup menyita waktu.
Banyak ibu rumah tangga yang kerepotan karena harus memasak dengan cepat.
Oleh karena itu, para ibu rumah tangga mungkin memerlukan kiat memasak cepat.
Berikut ada sejumlah tip yang bisa dicoba agar bisa lebih cepat dalam menyiapkan hidangan sahur dan berbuka puasa.
Makanan kering sebaiknya selalu ada karena bisa menjadi penyelamat suguhan saat berbuka dan sahur.
Buatlah beberapa macam makanan kering pada akhir minggu sehingga bisa disajikan untuk beberapa hari.
Makanan kering yang paling praktis adalah kering-keringan seperti kering tempe atau kering kentang.
Dendeng juga pilihan yang tepat. Pilih dendeng yang rasanya netral, tidak terlalu manis dan tidak terlalu asin.
Dendeng yang kelewat asin dan manis menimbulkan rasa haus.
Saat menyiapkan makanan berbuka, pilih salah satu lauk yang juga cocok untuk sahur.
Buatlah makanan berbuka dengan jumlah lebih sehingga kita tinggal menghangatkannya saja saat menjelang sahur.
Dengan begitu, kita tinggal memasak satu atau dua macam lauk lagi saat sahur.
Ingat, pisahkan dulu makanan buka yang ditunjukkan untuk sahur.
Tujuannya agar makanan tidak dipanaskan berulang-ulang dan jadi asin rasanya. Rasa asin ini bisa menimbulkan rasa haus.
Bumbu jadi bisa dibuat atau juga dibeli di pasaran.
Jika dibuat sendiri, buat saja pada akhir minggu saat tidak bekerja.
Jika membeli di pasaran, pilih yang kandungan MSG nya lebih sedikit.
Untuk sahur, ada baiknya beberapa langkah memasak sudah disiapkan dari malam, misalnya memotong sayuran atau membuat kaldu untuk soto atau sup.
Dengan begitu, Anda tidak perlu bangun terlalu awal atau tidak perlu takut kesiangan bangun.
Hidangan manis untuk berbuka bisa kita buat sendiri walaupun bekerja.
Caranya, siapkan bahan lebih dahulu sejak pagi atau minta seseorang menyiapkannya.
Misalnya untuk membuat kolak, bahan-bahan sudah dalam keadaan terpotong.
Gula merah sudah dilarutkan. Dengan begitu, waktu pulang kerja kita sudah tinggal merebusnya saja.
Buah sangat penting untuk sahur. Cairan pada buah bisa menjaga tubuh agar tidak dehidrasi.
Gula dalam buah juga bisa jadi asupan energi yang baik. Siapkan buah sejak semalam.
Kupas buah dan masukkan dalam wadah kedap udara.
Saat sahur, kita tinggal hidangkan sebagai buah segar atau bisa dijus menjadi minuman segar.
Tentu saja untuk buah-buah yang berubah warna begitu terpapar udara, seperti apel, tidak bisa dikupas atau dipotong-potong lebih dulu.
Jika kita punya kompor bertungku banyak, masaklah beberapa sekaligus.
Kompor yang satu bisa untuk memanaskan nasi, yang lain untuk membuat soto, satunya lagi untuk menumis.
Bagaimana kalau kompor sedikit? Tetap bisa.
Saat menanak nasi, kita bisa sambil merebus sesuatu di dalam air kukusan.
Bisa juga kita membuat botok sambil mengukus nasi. Caranya, tempatkan aron dalam pinggan.
Sisa tempat untuk meletakkan botok, buntil, atau pepes.
Simak berita lainnya tentang tip Ramadan di sini.
Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Tips Puasa Ramadhan: Berikut 5 Cara Mudah Membangunkan Anak saat Sahur dan "Sajiansedap.grid.id dengan judul "Begini 6 Tips Masak Cepat untuk Menu Sahur dan Buka Puasa! Bisa Hemat Waktu sampai 2 Jam"