Begini Kronologi Pria Injak Kucing hingga Lemas di Tangsel, Mengaku Dicakar Luka 4 Jahitan

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral video pengakuan seorang pria di BSD Tangerang Selatan yang tak suka kucing hingga membunuhnya.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria yang diduga menyiksa kucing liar di BSD, Tangerang Selatan sudah diperiksa oleh polisi setempat.

Kapolsek Serpong, Kompol Yudi Permadi membeberkan kronologi peristiwa tersebut.

Usai dilakukan pemeriksaan, Yudi membenarkan adanya penyiksaan hewan.

Penyiksaan hewan itu dilakukan oleh salah satu staf di sebuah sekolah swasta di BSD, Tangerang Selatan bernama Felix.

"Memang ada video viral terjadi di sekitaran sekolah, dimana terjadi penyiksaan terhadap hewan."

"Sampai dengan detik ini kami melakukan pemeriksaan kepada dua orang saksi, termasuk juga saudara F," kata Yudi, dikutip dari tayangan YouTube, Kompas TV, Senin (22/3/2021).

Tangkapan layar video viral pria di Serpong lakukan penyiksaan dan pembunuhan kucing karena tak suka ada hewan berkeliaran di lingkungan sekitar yayasannya. (Instagram/info_tetangga)

Yudi menjelaskan, awalnya Felix melihat kucing tersebut tengah membuang kotoran sembarangan.

Lantas, Felix pun berniat untuk memindahkan kucing tersebut.

Namun, Felix mengaku dicakar oleh si kucing ketika ia memegangnya.

"Dugaan awalnya saudara F yang bekerja di satu sekolah tersebut melihat ada kucing yang menurut dia membuang kotoran."

"Akhirnya diambil untuk dipindahkan namun pada saat dia mengambil, dia dicakar oleh kucing tersebut," kata Yudi.

Kapolsek Serpong, Kompol Yudi Permadi (Kompas TV)

Setelah dicakar, Yudi menuturkan, Felix dengan refleks langsung menginjak kucing tersebut.

Lebih lanjut, peristiwa penginjakan kucing itu ternyata disaksikan oleh Koordinator Petugas Keamanan Yayasan Pendidikan Solideo, Mulyadi.

Setelah itu, Mulyadi langsung menegur hingga terjadi cekcok di antara keduanya.

"Kemudian dia (Felix) respons dan menahan menggunakan kaki pada kucing itu kemudian terjadi cekcok antara F dan M," ungkap Yudi.

Menurut Yudi, pihaknya pun telah mengamankan Felix dan tengah melakukan mediasi agar kasus ini segera menemui titik terang.

"Sekarang kita sudah mengamankan saudara F dan sudah dimintai keterangan," ujarnya.

Baca: Pengakuan Pria Viral yang Nekat Bunuh Kucing Liar di Serpong: Saya Bunuh Tapi Tak Siksa Dia

Baca: Viral Video Pria Bunuh Kucing karena Tak Suka Hewan Liar, Marah saat Diingatkan Petugas Keamanan

Pengakuan Mulyadi soal Kucing Tidak Mati

Disisi lain, Koordinator Petugas Keamanan Yayasan Pendidikan Solideo, Mulyadi ikut memberikan kesaksiannya.

Mulyadi mengaku melihat kucing tersebut tidak mati dan hanya pingsan.

"Intinya kucing tersebut tidak mati, cuma lemas karena terinjak, bukan dijejak karena kalau dijejak pasti langsung mati," kata Mulyadi, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Minggu (21/3/2021).

Pria berusia 54 tahun ini pun menjelaskan kronologi awal hingga Felix menyiksa kucing tersebut.

Rupanya, Felix yang merupakan karyawan di sekolah tersebut sempat dicakar oleh kucing itu.

Aksinya menyiksa si kucing pun dilakukan karena refleks melindungi diri setelah dicakar.

Bahkan, Mulyadi menuturkan, Felix sampai mendapat jahitan sebanyak 4 kali karena luka cakaran kucing.

"Karena pak Felix merasa refleks dengan lukanya, jadi kucing tersebut mau dia pindahin."

"Ternyata kucing tersebut memberontak dan mencakar tangannya sampai 4 jahitan dan dia refleks menginjak," ungkap Mulyadi.

Seperti yang ada di dalam video, Mulyadi yang datang saat kucing tersebut diinjak oleh Felix pun menegurnya.

Namun lantaran emosi setelah dicakar sang kucing, Felix pun sampai mengaku ingin membunuh kucing tersebut.

"Nah pada saat posisi terinjak itu saya datang. Saya cuma katakan jangan menyiksa binatang."

"Cuma karena pelaku sudah terluka jadi sedikit agak emosi sampai keluar ucapan seperti itu," ungkap Mulyadi.

Viral di sosial media

Sebelumnya diberitakan, video pria yang tengah berdebat dengan seorang satpam baru-baru ini menjadi sorotan publik.

Pasalnya, dalam video tersebut, pria yang terlihat mengenakan kaus berwarna merah mengaku telah membunuh kucing.

Ia nekat untuk membunuhnya lantaran tak suka hewan itu berkeliaran di lingkungan sekolah.

Video itu pertama diunggah oleh akun Instagram @ameowliazagita dan diunggah ulang di akun @wonderwowmen pada Sabtu (20/3/2021) lalu.

Diketahui, kejadian itu berlangsung di daerah Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan, tepatnya di Sekolah Solideo.

Sementara, pria berkaus merah yang membunuh kucing itu diduga seorang karyawan di sekolah yang bernama Felix.

"Saya tidak mau ada binatang ini. Saya sudah bilang berkali-kali tidak mau (kucing) di lingkungan sekolah ini," kata pria berbaju merah kepada seorang yang diduga sebagai petugas keamanan atau satpam.

Dengan nada tinggi, Ia mengatakan tugas satpam menjaga agar kucing tak datang ke sekitar tempat itu.

"Pak Felix, kalau Anda cinta binatang, anjing oke silakan," kata satpam itu.

Namun, Felix mengatakan, itu adalah keputusannya untuk tidak membolehkan kucing datang ke sekitar sekolah itu.

"Saya yang memutuskan hewan yang boleh dan tidak boleh masuk," ujar Felix.

"Tapi jangan siksa binatang kayak gini," jawab satpam itu.

Menanggapi ucapan satpam, Felix membantah telah menyiksa kucing itu.

"Tidak siksa?" tanya satpam tak percaya.

"Saya tidak siksa, saya bunuh dia," kata Felix dengan tegas.

Satpam itu membantah dan tetap mempermasalahkan Felix yang membunuh induk kucing itu.

"Saya bunuh dia dengan cara paling cepat dan cara paling layak menurut saya. Saya tidak siksa dia berhari-hari di atas,” kata Felix lagi.

Hingga Minggu (21/3/2021), video tersebut telah disebarluaskan di banyak akun media sosial.

Di media sosial Twitter, video tersebut telah diretweet sebanyak ribuan kali dan mendapat ribuan komentar pula dari warganet.

(TribunnewsWiki.com/RAK, Tribunnews.com/Maliana)

Baca selengkapnya soal berita viral di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Kronologi Pria Siksa Kucing di Tangerang, Ternyata Sempat Dicakar si Kucing Sampai Luka 4 Jahitan"



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer