Bulan Ramadhan Sebentar Lagi, Simak Tips Persiapan Bulan Puasa dari Buya Yahya

Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi persiapan bulan puasa

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bulan Ramadhan 2021 sebentar lagi.

Umat Muslim di seluruh dunia diwajibkan menjalani ibadah puasa.

Puasa dilakukan dengan menahan hawa nafsu dan tidak diperbolehkan makan serta minum.

Untuk persiapan bulan Ramadhan 2021, apa saja yang harus disiapkan?

Uztadz Buya Yahya menerangkan apa saja yang harus disiapkan untuk menyambut bulan Ramadhan.

Melalui unggahan video di kanal YouTube Al-Bahjah TV, bertajuk Persiapan Menuju Bulan Ramadhan.

Ia menjelaskan dengan sangat detil dan hati-hati dalam setiap perkataannya, seperti melansir TribunPalu.com.

Buya Yahya menerangkan, saat menuju bulan Ramadhan, lebih baik meyiapkan malam Lailatul Qadar.

Karena, malam Lailatul Qadar sangat penting bagi umat muslim.

Hal-hal yang perlu disiapkan untuk bulan Ramadhan yakni sebagai berikut.

Menghidupkan Malam Ramadhan

Menghidupkan malam Ramadhan yang pertama baiknya dilakukan biarpun bukan malam Lailatul Qadar, ini karena pahala akan berlipat ganda.

Ilustrasi persiapan berpuasa di bulan Ramadhan (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO)

Baca: Simak 5 Rekomendasi Menu Buka Puasa Sehat untuk Bulan Ramadhan Nanti, Ada Capcay hingga Gado-gado

Begitu juga saat malam kedua menghidupkan malam Ramadhan, maka juga akan mendapat pahala yang berlipat ganda.

"Lailatul Qadar disembunyikan Allah dalam satu bulan itu supaya kita tidak terlena," tutur Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan, Allah SWT menyembunyikan Lailatul Qadar agar kehidupan berjalan seperti biasa.

Karena jika Allah SWT memberi tahu maka semua orang berlomba-lomba untuk mencari malam Lailatul Qadar.

Puasa

Puasa hukumnya wajib untuk dijalankan, karena sbagai pengampunan dari Allah SWT untuk hambanya.

Niscaya, jika berpuasa dengan baik akan bisa disebut sebagai orang yang bertaqwa.

Buya Yahya pun melanjutkan, berpuasa tidak dapat dilakukan sembarangan, karena puasa memiliki ilmu tersendiri.

Ilmu Berpuasa yang Harus Dicermati

Niat

Niat dapat dilafalkan dalam hati sejak hari sebelum berpuasa.

Buya Yahya menambahkan, niat berpuasa tak perlu menggunakan kalimat panjang.

"Niat puasa tidak perlu yang panjang jika tidak hafal, melainkan melafalkan di dalam hati dengan singkat Allah SWT sudah mengetahui," jelas Buya Yahya.

Wajib Menginapkan Niat di Malam Hari

Apabila lupa tidak niat di malam hari, maka puasa dianggap tidak sah.

Penjelasan menginapkan niat pada malam hari yakni melafalkan niat berpuasa saat terbenamnya matahari hingga terbit fajar.

Menjauhi Segala Sesuatu yang Dapat Membatalkan Puasa

Mulai dari fajar hingga terbenamnya matahari.

Membatalkan puasa bukan hanya dengan makan dan minum, melainkan batal karena lahir dan batin juga bisa membatalkan puasa.

Hal yang Membatalkan Puasa

Baca: Berikut Penjelasan Datangnya Malam Lailatul Qadar pada Bulan Ramadhan

Baca: Sering Disajikan saat Bulan Ramadhan, Simak Sejarah Kurma dan Segudang Manfaatnya Bagi Tubuh

Memasukkan Benda Kelima Lubang

Kelima lubang yang dimaksud Buya Yahya yakni lubang mulut, hidung, telinga, lubang kemaluan dan anus.

Muntah dengan Sengaja

Apabila seseorang muntah tanpa snegaja saat berpuasa maka tidak akan membatalkan puasa.

Namun, jika seseorang muntah dengan sengaja, maka bisa membatalkan puasa.

Bersenggama Walaupun Tanpa Keluar Air Mani

Untuk pasangan suami istri yang melakukan senggama tanpa mengeluarkan air mani, juga dapat membatalkan puasa.

Keluar Mani dengan Sengaja Tanpa Senggama

Jika melakukan onani, maka dapat membatalkan puasa.

Namun, apabila alami mimpi basah, hal itu tidak membatalkan puasa, karena mimpi bukanlah hal yang sengaja dilakukan.

Haid, Nifas, Melahirkan atau Keguguran

Puasa dapat batal apabila seseorang haid, nifas, melahirkan ataupun keguguran.

Hilang Akal

Hilang akal terdiri dari gila, pingsan, dan tidur.

Namun yang membatalkan puasa adalah gila.

Jika pingsan dan tidur tidak membatalkan puasa.

Murtad

Murtad bukan berarti pindah keyakinan namun dengan mengatakan Nabi Muhammad bukan nabi.

Atau ada nabi lagi setelah Nabi Muhammad bisa dikatakan murtad.

Atau dengan tidak percaya dengan kekuasaan Allah SWT sapat dikatakan dengan murtad.

Baca: Densus 88 Pindahkan 22 Teroris ke Rutan Khusus di Bogor, Tersangka Ditutup Wajah dan Kaki Dirantai

Baca: Bisa Memperburuk Keadaan, Jangan Konsumsi Makanan dan Minuman Ini saat Haid


(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, TRIBUNPALU.COM/Nuri Dwi)

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Ramadhan 2021 Segera Tiba, Buya Yahya Beri Tips Persiapkan Diri untuk Menyambut Bulan Puasa

Lihat selengkapnya terkait bulan Ramadhan di sini



Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer