Kejadian sadis tepatnya terjadi pada Rabu (10/3/2021) sekira pukul 23:00 Wita, di tempat wisata Pantai Lekoena, Dusun Nuamuzi Desa Warupale 1, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.
Saat itu korban berinisial MEW (20) ingin buang air kecil di WC umum.
Dia juga ditemani oleh orang yang bernama Geril.
Geril diminta menemani korban ke WC umum oleh Yasinta Paga.
Yasinta Paga adalah orang yang dipamiti MEW saat akan pergi buang air kecil.
Namun karena lama, Geril kembali ke tempat acara syukuran pelepasan perahu baru di pantai Wisata Lekoena, seperti dikutip dari Pos Kupang.
Karena menunggu korban yang terlalu lama, akhirnya Geril kembali.
Ternyata MEW sudah ditangkap oleh 2 pelaku.
Setalah menunggu lama, lanjut Elias, Geril melaporkan soal korban yang tidak ada di WC umum ke Yasinta Paga.
Keduanya lalu mencari MEW dan menemukannya di belakang WC umum.
Baca: Dua Pemuda di Aimere-Ngada Diduga Nekat Perkosa Gadis Bisu Bergiliran saat Buang Air di WC Umum
Baca: Wanita Ini Diperkosa Pria yang Dipercaya Bisa Kembalikan Keperawanan Berkali-kali Selama 9 Bulan
"Terus mereka mencari korban. Di sana mereka menemukan korban di belakang WC," papar Kapolsek Aimere Ipda Elias Ballo.
Kejadian yang menimpa MEW ini baru diketahui usai korban memberitahu rekannya tersebut jika dirinya sudah diperkosa oleh 2 orang.
"Terus korban cerita bahwa dia sudah diperkosa oleh kedua orang," imbuh Elias.
Sebelumnya diberitakan dua orang pemuda diduga nekat perkosa gadis bisu secara bergiliran saat korban buang air di WC umum.
Kedua pelaku berinisial PT (22) dan YDK (20).
Saat itu MEW sedang buang air kecil di sebuah WC umum di tempat wisata.
Setelah selesai, korban ditangkap dua pemuda bejat tersebut dan membawanya ke belakang WC umum.
"Terus mereka bawa ke belakang WC umum. Disitu mereka lakukan pemerkosaan secara bergantian,"ujar Aimere Ipda Elias Ballo.
Anak di bawah umur menjadi korban pemerkosaan 7 pemuda bejat di Desa Kemuningsari, Kecamatan Jenggawah.
Siswi yang duduk di SMK di Jember, Jawa Timur, diperkosa di tiga tempat dan waktu yang berbeda.
Awal pemerkosaan ini dimulai dengan korban yang diajak jalan-jalan.
Lantas korban diboyong dibawa ke rumah pelaku dan dicekoki minuman keras sampai mabuk.
Anak SMK ini diperkosa oleh pelaku yang berinisial AR, HL, LT, BH, ER, TH dan DY.
Pencabulan pertama terjadi pada 29 Agustus 2020 pukul 23.00 WIB di rumah HL oleh AR dan HL.
Kemudian, yang kedua korban diperkosa oleh LT, BH dan ER pada 5 September 2020 pukul 23.00 WIB di rumah BH.
Lalu, pencabulan terakhir dilakukan oleh TH dan DY di areal persawahan desa pada pukul 19 September 2020 pukul 24.00 WIB.
Dari kejadian ini, anak 15 tahun ini diketahui sedang hamil.
Polisi segera memburu para pelaku usai adanya laporan dari orangtua korban pada Rabu (21/10/2020).
Enam dari 7 pelaku pemerkosaan berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.
Baca: Rekaman Terbaru Pramugari Dibunuh dan Diperkosa: Ciuman dengan Pria Asing di Depan Kamar Hotel
Baca: Pramugari yang Dibunuh dan Diperkosa oleh Geng Beri Sinyal Pamit lewat Instagram 3 Hari Sebelumnya
Kapolsek Jenggawah AKP Ma’ruf mengatakan, satu pelaku yang belum tertangkap saat ini ditetapkan sebagai DPO dan masih dalam pencarian,Jumat (23/10/2020).
“Sedangkan pemuda yang masih DPO itu masih dalam proses pencarian,” ujar Ma'ruf.
Keenam pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pencabulan anak di bawah umur.
Enam tersangka tersebut dikenai Pasal 81 dan 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Seorang pemuda 18 tahun nekat perkosa gadis di bawah umur dengan mengancam akan dipukuli jika tak menurut.
Dia adalah Kalvin Kristianto warga Waru Sidoarjo yang cabuli DN yang masih berusia 16 tahun.
Kejadian ini bermula saat korban diajak korban minum-minuman keras oleh Kalvin.
Kemudian korban dicekoki miras oleh pelaku.
Kalvin terus memaksa korban untuk minum meski korban menolak.
Ulah Kalvin yang nekat cekoki gadis tersebut membuat korban mabuk.
Setelah itu, pelaku melancarkan aksinya untuk memperkosa korban.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Hardi Yudha, Jumat (15/10/2020), mengatakan DN juga sempat melawan meski mulutnya dibungkam dan tangannya dipegangi pelaku.
Kalvin juga sempat mengancam korban akan dipukuli jika menolak.
Baca: Pembunuh Backpacker Inggris di Selandia Baru Ternyata Juga Perkosa Turis Inggris Lainnya
Baca: Pramugari Tewas di Kamar Mandi Hotel, Diduga Diperkosa saat Pesta Tahun Baru: 11 Pria Ditangkap
"Selain itu, tersangka ini juga mengancam korban. Kalau tidak mau diajak berhubungan badan, korban akan dipukuli. Karena itulah korban tak bisa berbuat apa-apa," kata Ambuka.
Diketahui korban yang dalam keadaan mabuk itu diboyong pelaku ku bangunan kosong dan diperkosa di sana.
"Korban kemudian dibawa ke bangunan kosong. Di sana dia diperkosa," ujar Ambuka.
"Korban dicabuli di sebuah bangunan kosong di kawasan Tambakoso, Waru," imbuh dia.
Untuk Mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, Klavin harus mendekam di balik jeruji besi Polresta Sidoarjo.
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul BREAKING NEWS : Sadis! Gadis Bisu-Tuli di Aimere-Ngada Diduga Diperkosa Bergilir Dua Pemuda ?