Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Varikokel merupakan kondisi yang mirip dengan penyakit varises pada kaki.
Bedanya pada varikokel, pembengkakan pembuluh vena terjadi di dalam kantung zakar atau skrotum.
Pembengkakan ini akan berkembang secara bertahap menjadi sebuah benjolan lunak.
Ukuran benjolan varikokel bisa bermacam-macam, ada yang dapat dilihat secara kasat mata dan ada juga yang baru diketahui setelah diraba.
Kasus varikokel lebih banyak terjadi selama masa pubertas, yakni sejak menginjak usia 15 hingga 25 tahun.
Penting diwaspadai bahwa penyakit ini berpotensi menyebabkan kemandulan karena penyakit ini dapat menurunkan kualitas dan kuantitas sperma pria yang mengidapnya.
Baca: Anosmia
Penyebab
Di dalam pembuluh vena terdapat katup-katup pembuluh yang berfungsi sebagai pintu satu arah.
Saat darah akan mengalir menuju jantung, katup akan terbuka agar darah dapat mengalir secara lancar ke organ tersebut.
Begitu pun sebaliknya, katup akan menutup jika aliran darah berjalan lambat guna mencegah terjadinya aliran balik akibat gravitasi.
Jika katup tidak berfungsi dengan baik, darah akan mengalir balik dan mengendap di dalam pembuluh vena yang lama-kelamaan dapat menyebabkan pembengkakan.
Baca: Rubella
Gejala
Varikokel biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi beberapa pengidap ada yang merasakan ketidaknyamanan atau bahkan rasa sakit pada bagian kantung zakarnya.
Gejala sakit ini biasanya meningkat saat pengidap berdiri atau melakukan aktivitas fisik terlalu lama, dan mereda saat pengidap berbaring.
Selain rasa sakit, pembesaran pembuluh vena juga bisa meningkat seiring berjalannya waktu.
Pembengkakan ini kebanyakan terjadi pada sisi kiri kantung zakar dan jarang terjadi pada sisi kanan kantong tersebut.
Hal ini dikarenakan rute pembuluh vena di sisi kiri berbeda dengan yang di kanan.
Baca: Hiperhidrosis
Pengobatan
Sebagian besar kasus varikokel tidak akan menyebabkan gejala.
Jika terdapat gejala yang tidak berkepanjangan, pengobatan tidak perlu dilakukan.
Namun, jika varikokel menyebabkan rasa sakit, penyusutan testis atau gangguan kesuburan, maka akan dilakukan tindakan operasi seperti :
Embolisasi bisa dilakukan dengan cara memasukkan sebuah selang berukuran mikro dengan disertai perangkat X-ray ke pembuluh vena untuk mencari bagian yang rusak atau mengalami pembengkakan.
Setelah varikokel ditemukan dan terlihat di monitor, maka cairan khusus akan disalurkan ke pembuluh yang rusak melalui selang.
Cairan khusus ini berfungsi untuk menghalangi darah masuk ke pembuluh vena yang rusak dan mengalir lewat pembuluh vena yang sehat.
Operasi terbuka.
Pada prosedur ini, pembuluh vena yang rusak diperbaiki atau diangkat dengan pembedahan pada bagian bawah selangkangan atau perut.
Melalui prosedur ini, pengidap varikokel dapat menjalani operasi terbuka harus dibius secara total.