Informasi Pribadi
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Irjen. Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K. lahir di Manokwari, Papua Barat, 6 Januari 1968.
Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 18 Februari 2021 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua.
Mathius, lulusan Akpol 1990 ini berpengalaman dalam bidang brimob.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua.(1)
Sebagai pengganti Komjen Paulus Waterpauw, Irjen Mathius D Fakhiri nantinya juga akan menjalankan tugas khusus untuk memimpin Satgas Nemangkawi.
Hal ini lantaran Kapolri Listyo Sigit sebelumnya sudah setuju perubahan komandan di lingkungan Satgas Nemangkawi akan dipimpin oleh Kapolda Papua.
Untuk memudahkan koordinasi, Kantor Satgas Nemangkawi juga dipindahkan dari Timika ke Jayapura.(2)
Baca: Nana Sudjana
Baca: Profil 4 Kapolda Baru yang Dilantik Kemarin: Nana Sudjana, Hendro Sugiatno hingga Mathius Fakhiri
Karier
Mathius, lulusan Akpol 1990 ini berpengalaman dalam bidang Brimob.
Lama berkecimpung di dunia Brimob, Mathius Fakhiri dipercaya menjadi Kapolres Jayapura pada tahun 2009.
Tiga tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Wadirpamobvit Polda kalimantan Selatan pada 2011.
Kemudian pada 2014, Mathius Fakhiri kembali ke kampung halamannya menjadi Kasat Brimob Polda Papua.
Pada 2018, ia ditarik ke Jakarta menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.
Dua tahun berada di Jakarta, akhirnya ia kembali ke tanah kelahirannya menjadi Wakapolda Papua Barat pada 2020.
Masih pada tahun yang sama, ia kemudian di percaya menjadi Wakapolda Papua dan pada 2021 ini ia akan mengemban tongkat jabatan sebagai Kapolda Papua.
Dengan promosi jabatan tersebut, bintang dipundaknya akan bertambah dengan pangkat inspektur jenderal polisi (Irjen Pol).(3)
Baca: Houthi Serang Jeddah Pakai Rudal, Targetkan Fasilitas Minyak Milik Saudi Aramco
Baca: Oknum TNI Kumpulkan Jatah Amunisi Latihan Menembak, Dijual ke Warga Sipil, Hampir Dibeli KKB Papua
Tangani KKB di Papua
Diketahui, baru-baru ini KKB Papua berlagak sombong dengan menantang TNI Polri perang terbuka.
Ajakan KKB Papua itu dengan cara menyebarkan selebaran bernada provokasi di Kabupaten Intan Jaya.
Mengenai tantangan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Mathius D Fakhiri tak mau terpancing.
Brigjen Mathius D Fakhiri khawatir jika perang terbuka terjadi, akan dipolitisasi dan dipelintir orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Karena itu, Mathius memilih untuk mengambil langkah hukum yang pas daripada meladeni KKB Papua.
Kendati demikian, Mathius menyatakan TNI Polri tidak takut dengan tantangan perang terbuka itu.
Menurut Mathius, memilih tidak meladeni provokasi KKB Papua agar tidak ada korban dari warga sipil.
Termasuk menghindari kesalahan yang terulang dalam proses penegakan hukum.
Dirinya tidak memungkiri bahwa aksi kekerasan yang dilakukan KKB Papua di Intan Jaya Papua belakangan ini semakin meningkat.
Hal itu, kata dia, tidak terlepas dari eskalasi politik yang sedang tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Untuk itu, dalam menyikapi masalah tersebut aparat keamanan tidak boleh bersikap gegabah.
Soal tantangan perang terbuka tersebut, dijelaskan Matius, disampaikan KKB melalui selebaran yang diedarkan di Intan Jaya.
Upaya provokasi itu dilakukan KKB Papua bukan kali ini saja terjadi.
Kasus serupa pernah terjadi di Jayapura dan Puncak Jaya.(4)
Baca: Darmizal Yakin Moeldoko Akan Jadi Ketum Partai Demokrat Gantikan AHY dalam KLB yang Digelar Hari Ini
Baca: Paus Fransiskus Kunjungi Irak, Ada Agenda Dialog Antaragama di Kota Kelahiran Nabi Ibrahim
Riwayat Jabatan
Kapolres Jayapura (2009)
Wadirpamobvit Polda Kalsel (2011)
Kasat Brimob Polda Papua (2014)
Analis Kebijakan Madya bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri (2018)
Wakapolda Papua Barat (2020)
Wakapolda Papua (2020)
Kapolda Papua (2021).(1)