Teriak Lalu Lari hingga Diseret, Petugas Satpol PP Ini Histeris saat Hendak Disuntik Vaksin Covid-19

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Satol PP Sumedang teriak histeris saat disuntik vaksin Covid-19, Selasa (2/3/2021).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Sumedang, Jawa Barat, membuat heboh petugas kesehatan.

Satpol PP tersebut berteriak histeris hingga berlari dan berakhir diseret.

Hal tersebut dipicu karena sang Satpol PP ternyata takut jarum suntik.

Satpol PP tersebut diketahui tengah mengikuti proses vaksinasi Covid-19, pada Selasa (2/3/2021).

Anggota Satpol PP Sumedang itu akhirnya terpaksa diseret oleh anggota lainnya karena lari ketakutan ketika hendak disuntik.

Sekretaris Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Linmas Kabupaten Sumedang Deni Hanafiah mengatakan, total keseluruhan personel sebanyak 206 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak empat personel tidak disuntik vaksin karena pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara satu orang lainnya harus ditunda karena sedang hamil.

Baca: Anak Jokowi Minta Solo Jadi Kota Prioritas Vaksinasi Covid-19, Gibran: Solo Ini Menopang Daerah Lain

Baca: Petugas Satpol PP Takut Disuntik Saat Vaksin Covid-19, Teriak Histeris hingga Diseret

"Jadi, total yang disuntik vaksin ada sebanyak 197 personel Satpol PP dan Damkar Sumedang," ujar Deni kepada Kompas.com di Kantor Satpol PP Sumedang, Selasa.

Deni menuturkan, saat pelaksanaan vaksinasi, ada beberapa anggotanya yang memang takut melihat jarum suntik.

"Karena takut dengan jarum suntik, jadi saat vaksinasi tadi, mereka teriak-teriak. Bahkan, ada yang harus kami jemput paksa dan digusur anggota lainnya supaya disuntik vaksin," tutur Deni.

Deni menyebutkan, secara umum, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi personel Satpol PP dan Damkar ini berjalan lancar.

"Suntik vaksin Covid-19 ini tentunya sangat penting, karena kami sering bertugas dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat di lapangan," sebut Deni.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal mengatakan hal senada.

Terlebih, menurut Rizzal, tugas personel Satpol PP Sumedang saat ini bersentuhan langsung dengan warga yang tidak tertib dalam menjalankan protokol kesehatan di tempat umum.

"Sampai saat ini, tugas kami terus menegur, mengingatkan hingga memberikan sanksi denda kepada warga yang tidak tertib menjalankan protokol kesehatan. Jadi tentunya, vaksinasi ini sangat penting bagi kami, sehingga tetap aman dari penyebaran Covid-19," ujar Rizzal.

Sementara itu, salah seorang anggota Satpol PP Sumedang Nandang Sarifulloh menjelaskan alasan ia sempat lari dan menghindar.

Nandang mengatakan dirinya memang sangat takut terhadap jarum suntik.

Baca: Petugas Satpol PP Takut Disuntik Saat Vaksin Covid-19, Teriak Histeris hingga Diseret

Baca: Ini yang Perlu Dilakukan Sebelum Jalani Vaksinasi Covid-19: Satu di Antaranya Cukup Tidur

Saking takutnya, melihat jarum suntik saja Nanang takut.

"Iya paling takut jarum suntik. Makanya sempat lari tadi, teriak-teriak juga enggak berani lihat saat disuntik,"

Namun Nanang mengatakan jika setelah disuntik dirinya pun merasa lega.

"Tapi setelahnya cukup lega karena setelah disuntik tidak merasakan apa-apa," kata Nandang.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Aam Aminullah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Petugas Satpol PP Takut Jarum Suntik Vaksin, Teriak Histeris sampai Diseret"



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer