Semakin Memanas, Mantan Kader Demokrat Jhoni Allen Gugat AHY Soal Tindakan Melawan Hukum

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Kader Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun menggugat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke PN Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, menurut Herzaky, seluruh pengurus dan kader Demokrat hingga kini tetap solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ia juga menyebut bahwa seluruh Demokrat menyatakan sukacita ketika para kader diduga pelaku kudeta tersebut, dipecat.
"Banyak pesan teks masuk di berbagai grup Demokrat mengenai ini. Bahkan, di Jatim ada yang cukur gundul menyampaikan rasa syukurnya," ujarnya.

Selain itu, Herzaky juga merespons pernyataan Jhoni Allen Marbun dalam video berdurasi lebih kurang sembilan menit tersebut tentang SBY yang disebut tidak berdarah membangun Partai Demokrat.

Menanggapi hal itu, Herzaky memilih untuk menyebut anggota Komisi VII DPR Fraksi Demokrat itu tidak tinggal di planet Bumi, melainkan di planet Mars.

Sebab, menurutnya, hal yang disampaikan Jhoni adalah manipulasi sejarah.

"Kalau dibilang SBY tidak berdarah-darah membangun Partai Demokrat, mungkin yang bilang begitu tidak tinggal di planet bumi. Tinggal di planet Mars kali. Ini namanya manipulasi sejarah kalau bilang enggak ada keringat Pak SBY mendirikan partai," tuturnya.

Baca: Jhoni Allen Serang SBY Soal Posisi Ketum di Demokrat, Andi Arief: Sejarah Sering Diputar Balik

Baca: Tanggapi Gugatan Jhoni Allen, Andi Mallarangeng : Lebih Baik Bikin Partai Baru Bersama Moeldoko

Ia pun menjelaskan, gagasan membentuk Partai Demokrat dimulai ketika SBY kalah dari Hamzah Haz untuk menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan di Majelis Permusyawaratan Rakyat tahun 2001.

"Bapak Ventje Rumangkang (almarhum) kemudian menyarankan SBY mendirikan partai. Bapak Ventje menyampaikan bahwa banyak orang yang menginginkan SBY menjadi pemimpin nasional, termasuk menjadi wakil presiden," jelas dia.

Kendati demikian, realitas politik tak memungkinkan lantaran SBY ketika itu tak mempunyai partai.

Seusai berdiskusi dengan Ani Yudhoyono, kata Herzaky, SBY kemudian mengamini usulan Ventje.

Menurut dia, SBY pula yang kemudian menciptakan nama, logo, bendera, mars, hingga manifesto politik Partai Demokrat.
"Partai ini pun didirikan pada 9 September 2001, mengambil tanggal yang sama dengan hari ulang tahun SBY pada tanggal 9 bulan sembilan," ungkapnya.

Sebelumnya, Jhoni Allen muncul di sebuah video yang beredar di kalangan wartawan. Dalam video itu, Jhoni menuding SBY tidak berkeringat saat Pemilu 2004.

"Demi Tuhan saya bersaksi, bahwa SBY tidak berkeringat sama sekali. Apalagi berdarah-darah sebagaimana pernyataannya di berbagai kesempatan," kata Jhoni.

Pernyataan itu ia utarakan dalam sebuah video berdurasi sembilan menit.

Video tersebut diberi judul "Jhoni Allen: Siapa Kudeta Demokrat?" dan beredar di kalangan wartawan dan media sosial.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dipecat dari Demokrat, Jhoni Allen Gugat AHY ke PN Jakarta Pusat"



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer