Dilansir Kompas.com, selebgram Dinda Shafayana mengeluhkan tentang pelecehan yang dilakukan oleh oknum karyawan salah satu gerai Kopi Kenangan Medan.
Dinda mengunggah beberapa video melalui akun TikTok-nya. Dalam video tersebut Dinda dengan suara bergetar dan napas terengah menceritakan kejadian yang menimpanya.
Sambil menangis, Dinda cerita tentang ada seorang karyawan kedai kopi itu yang masuk secara paksa ke dalam toilet dalam posisi dia masih ada di dalamnya.
Kopi Kenangan merupakan salah satu brand kedai kopi lokal yang memiliki banyak cabang waralaba di berbagai kota di Indonesia.
Kopi Kenangan juga telah memiliki tempat tersendiri di hati para penggemar kopi susu tanah air.
Selain Kopi Kenangan, berikut 5 kedai kopi lokal yang juga disukai banyak pelanggan.
1. Janji Jiwa
Janji Jiwa mengadopsi konsep fresh-to-cup yang menyajikan pilihan Kopi Lokal Indonesia.
Penyajian yang trendi dan tetap menghadirkan produk-produk klasik bercita rasa kopi adalah komitmen yang dipegang oleh Janji Jiwa.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Janji Jiwa juga berhasil menemukan cara untuk menghasilkan produk-produk berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Baca: Kopi Joss
Baca: Kopi Kintamani
2. Toko Kopi Tuku
Bisnis kopi Tuku bermula dari tugas penelitian semasa kuliah sang pemilik, Andanu Prasetyo, di Prasetiya Mulia Business School.
Saat itu, Tyo yang tengah berbisnis distro bersama sang kakak, banting setir jadi penjual kopi susu.
Tyo mengubah distro yang dia dirikan di Cipete menjadi sebuah kafe yang diberi nama, Toodz House.
Minimnya budaya konsumsi kopi lokal di Indonesia membuat Tyo toko kopi yang mengangkat biji kopi lokal.
Gerai pertama kedai kopi Tuku terletak di Cipete, Jakarta Selatan.
Selain membuka di Cipete, Tyo juga sempat membuka gerai Tuku di galeri Ruci Art Senopati.
Hanya saja, belum sampai setahun beroperasi, Tyo memutuskan menutup gerai Tuku di galeri tersebut dan memindahkannya ke Pasar Santa.
Baca: 6 Kuliner Legendaris di Medan Ini Wajib Dicoba, Ada Kedai Kopi Apek yang Berdiri Sejak 1923
Baca: Punya Kebiasaan Minum Kopi Lalu Berhenti? Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh
3. Kedai Kopi Kulo
Berikutnya adalah Kedai Kopi Kulo, yang digagas oleh Michelle Sulistyo.
Michelle bersama kelima temannya mulai membuka Kedai Kopi Kulo di Cikajang pada Desember 2017 dengan modal kurang dari Rp100 juta.
Tren kopi susu kekinian yang masif dalam beberapa tahun terakhir membuat bisnis Kopi Kulo ikut berkembang.
Dengan menu andalan Avocatto perpaduan antara jus alpukat, espresso, dan es krim, hingga kini, Kopi Kulo sudah memiliki lebih dari 300 gerai di seluruh Indonesia dengan rata-rata penjualan sekitar 250—300 cup per hari.
4. Filosofi Kopi
Kedai kopi yang satu ini juga memiliki latar belakang unik di baliknya.
Kedai Filosofi Kopi awalnya hanya menjadi sebuah set yang ada dalam film dengan judul yang sama.
Film hasil adaptasi buku Filosofi Kopi karya Dee Lestari yang diilis pada tahun 2015 tersebut menjadi cikal bakal didirikannya kedai kopi ini.
Angga Dwimas Sasongko, Rio Dewanto dan Chicco Jerikho akhirnya membuka kedai Filosofi Kopi untuk umum.
Baca: Kopi Kenangan (Non-Franchise)
Baca: Sadari Kopi
Maraknya tren minum kopi membuat bisnis kuliner yang satu ini menjadi salah satu sektor yang menjanjikan.
Selain aneka menu kopi, Filosofi Kopi juga menjajakan beragam marchendise, seperti baju, tas, dan lain-lain.
Kedai Filosofi Kopi terletak di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Selain itu, mereka juga membuka cabangnya di beberapa kota seperti Yogyakarta, Semarang dan Makassar.
5. Kopi Lain Hati
Dari sekian banyaknya brand kopi kekinian, Kopi Lain Hati berhasil mencuri hati para muda-mudi.
Lewat slogan ‘Jatuh ke Lain Hati’ dan panggilan ‘Sayang’ kepada para konsumen setia, Kopi Lain Hati berusaha merebut hati generasi muda para penggemar kopi dan minuman kekinian untuk pindah ke Kopi Lain Hati.
Tercatat semenjak kedai pertama kali berdiri sejak Maret 2018 sampai dengan saat ini, Kopi Lain Hati sudah berhasil menghadirkan 222 cabang.
Kedai kopi ini dikelola oleh Inhands Agency yang memang bergerak di bidang Food & Beverages.
Deo Cardi Nathanael selaku Manager Marketing Kopi Lain Hati, mengatakan bahwa dirinya dan tim Inhands berkeinginan untuk memajukan UMKM di Indonesia lewat penjualan secara daring (digital marketing).