Komplotan geng motor tersebut nekat melakukan kekerasan terhadap anggota polisi karena tak terima ditertibkan.
Pasalnya saat itu, geng motor yang ada di Menteng itu tengah berkerumun di tengah pandemi Covid-19.
Kabar itu kemudian dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Komisaris Polisi Gozali.
Anggota polisi yang terkena serangan senjata tajam (sajam) itu bernama Aiptu Dwi Handoko.
Ia mengatakan, anggotanya yang diserang geng motor tersebut menderita luka di bagian tangan.
"Benar, anggota mengalami luka di jarinya karena terkena sajam (senjata tajam)," ujar Gozali, Rabu (3/3/2021).
Gozali menjelaskan, sebelum pembacokan itu terjadi, anggotanya mencoba untuk membubarkan kerumunan yang ditimbulkan oleh geng motor tersebut.
Sebagaimana diketahui, masyarakat dilarang untuk berkerumun di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.
Alih-alih bubar, geng motor tersebut malah menyerang sang oknum polisi.
Bahkan, komplotan geng itu sempat berteriak menantang polisi.
"Geng motor ini sempat berteriak 'kami dari Jakarta Utara' sambil mengangkat sajam," ujar Gozali.
Berdasarkan hasil penyelidikan, ada total tiga puluh pengendara motor yang terlibat kekerasan tersebut.
Setelah melukai anggota kepolisian, mereka pun kabur.
Baca: Pemilik Warung Nasi Bacok Pria Penggoda Istrinya yang Baru Dinikahinya 3 Bulan Lalu
Baca: Cemburu Buta, Pengantin Baru Bacok Pegawai LSM Gara-gara Menggoda Istrinya
Akhirnya, polisi berhasil menangkap dua pelaku pembacokan anggota polisi di Menteng, Jakarta Pusat.
Pelaku tersebut berinisial RD (22) dan LO (21).
"Sudah ditangkap dua orang. Mereka yang menyerang dan sekaligus pimpinan geng motornya," kata Iver.
Iver mengatakan kedua pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Menteng.
Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif kepolisian.
Kedua pelaku dijerat Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat 1951 tentang Senjata Tajam juncto Pasal 170 KUHP.
Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Menteng Kompol Gozali Luhulima mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan dengan cara mengidentifikasi pelat nomor motor.
RD yang merupakan pelaku pembacokan ditangkap di kediamannya di kawasan Muara Baru.
Anggota Polsek Menteng, Jakarta Pusat, menjadi korban pembacokan oleh geng motor.
Kapolsek Menteng Kompol Iver Manossoh menjelaskan, peristiwa itu terjadi hari Minggu (28/2/2021) dini hari lalu di RW 03, Menteng.
Iver menyebutkan, para anggota geng motor itu semula hendak membuat onar dengan mencari lawan tanding.
"Mereka awalnya ngirim-ngirim video ke medsos, nantang-nantang untuk melakukan aksi geng motor, mau cari lawan," kata Iver, Rabu.
Aksi mereka kemudian diketahui anggota Polsek Menteng yang tengah berpatroli.
Polsek Menteng lalu menerjunkan satu regu atau sekitar sembilan personel ke lokasi untuk membubarkan mereka.
Baca: Pengakuan Pria di Prabumulih yang Bacok Ibu hingga Tewas: Kesal Disebut Anak Tak Berguna
Baca: Istri Bacok Suami hingga Nyaris Tewas, Kabar Beredar karena Cemburu si Pria Nikah Lagi
Namun, para remaja yang mengendarai sekitar 25 motor itu melawan saat hendak dibubarkan.
Salah satu anggota polisi, Aiptu Dwi Handoko, terkena bacokan senjata tajam dan mengalami luka di bagian jari tangan.
"Saat ini petugas kami sudah di rumah menjalani perawatan," kata Iver.
Iver menambahkan, saat ini pihaknya masih memburu para anggota geng motor yang menyerang Dwi.
Menurut dia, setelah pembacokan itu, para anggota geng motor langsung kabur.
Petugas hanya berhasil mengamankan satu buah celurit dari salah satu anggota geng motor.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Geng Motor Bacok Anggota Polisi di Menteng Jakarta Pusat