Untuk mempersiapkan bulan Ramadhan, pemilihan sahur yang baik bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa.
Dilansir Kompas.com, konsumsi makanan yang tepat ketika sahur sangat mungkin membuat kenyang tahan lebih lama dan kuat berpuasa seharian penuh.
Berikut ini beberapa tips yang bisa menjadi rujukan mengenai menu sahur yang baik selama bulan puasa nanti.
Saat makan sahur, pastikan untuk mendapat asupan cairan yang cukup agar tubuh tetap terhindrasi meski sedang berpuasa.
Caranya, bisa dengan bangun sahur lebih awal dan meminum air putih sebanyak 1 gelas.
Kemudian, makan sahur pada akhir waktu lalu minum 1 gelas air lagi.
Air itu bisa berupa air mineral, sari buah atau jus.
Makan sahur dengan aneka sup atau masakan berkuah juga bisa jadi solusi untuk memenuhi cairan tubuh.
Baca: WHO Ungkap Sejumlah Gejala Covid-19 yang Kurang Umum, dari Sifat Lekas Marah hingga Kebingungan
Baca: Ribuan Pemuka Agama Jalani Vaksinasi Covid-19 Hari Ini, Masjid Istiqlal Dipilih sebagai Lokasi
Mengonsumsi makanan berkarbohidrat dapat menimbulkan efek kenyang lebih lama.
Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrta kompleks dan makanan serat tinggi.
Contoh makanan yang mengandung karbohidrat kompleks sekaligus tinggi serat, yakni nasi merah dan roti gandum.
Konsumsi makanan tinggi serat juga dapat mengatur pelepasan energi secara perlahan.
Komponen nutrisi juga perlu diperhatikan saat sahur, yakni menu yang meliputi semua vitamin, mineral dan zat gizi lainnya.
Jadi, selain nasi dan sayuran, sebaiknya juga mengonsumsi daging atau penggantinya seperti tahu, tempe, dan susu saat makan sahur.
Baca: Kabut Asap Tipis Diduga Akibat Karhutla Selimuti Kota Pekanbaru
Baca: 5 Keberkahan di Bulan Ramadan, Tak Terasa Tinggal 49 Hari Lagi Menuju Bulan Suci
Sayuran dan buah-buahan juga patut dikonsumsi sebagai menu sahur.
Resep masakan seperti tumis sayuran, sup sayuran dan sejenisnya sangat baik untuk dikonsumsi.
Selain itu, buah-buahan juga sangat penting untuk turut dikonsumsi karena kaya akan asupan vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh.
Buah-buahan tersebut bisa dikonsumsi secara utuh atau bisa diolah menjadi jus atau smoothies.
Baca: Profil Timo Tjahjato, Sutradara Indonesia Spesialis Horor, Dipercaya Remake Film Train to Busan
Baca: Profil Timo Tjahjato, Sutradara Indonesia Spesialis Horor, Dipercaya Remake Film Train to Busan
Protein sangat diperlukan tubuh saat berpuasa karena bisa berperan sebagai cadangan energi.
Makanan kaya protein layak dijadikan pilihan utama saat mebuat menu sahur yang baik karena bisa memberikan energi secara konstan.
Ketika mengonsumsi protein, tubuh akan memecahnya menjadi asam amino yang diperlukan oleh otot dan darah.
Beberapa makanan sumber protein, di antaranya yakni daging, telur, ikan, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
Selama berpuasa, tubuh akan kekurangan zat besi secara signifikan, hal ini harus diantisipasi terutama bagi orang dengan riwayat penyakit anemia atau kurang darah.
Oleh karena itu, bagi siapa saja sangat baik untuk mengonsumsi makanan-makanan sumber zat besi tinggi, seperti hati ayam, sayur bayam, dan sayur daun singkong.
Mineral penting lainnya yang perlu dicukupi tubuh saat berpuasa adalah magnesium dan potassium.
Magnesium diketahui bermanfaat seperti protein yang menawarkan cadangan energi secara bekesinambungan.
Untuk memenuhi kebutuhan magnesium dan kalium, bisa mengonsumsi buah jeruk dan pisang.
Konsumsi Susu
Saat sahur, bisa mengonsumsi produk susu yang menawarkan tanpa lemak demi manfaat optimal.
Selain itu, susu nabati seperti susu kedelai yang kaya akan protein juga bisa menjadi pilihan.
Baca: Viral Foto Polisi Sita Perahu Karet Milik FPI saat Evakuasi Banjir, Begini Klarifikasinya
Baca: Pledis Entertainment Rilis Pernyataan, Bantah Tuduhan Bullying Sekolah oleh Mingyu SEVENTEEN
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Tips Menu Sahur yang Baik agar Kuat Puasa Seharian"