Banjir di Jakarta dan Bekasi, Simak Wilayah yang Masih Berpotensi Hujan

Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim SAR mengevakuasi korban banjir di perumahan Villa Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/10/2020). Banjir akibat luapan Kali Cikeas dan Kali Cileungsi-induk Kali Bekasi-, dengan ketinggian 60 sentimeter hingga dua meter ini melanda sejumlah perumahan pada Sabtu (24/10/2020) pukul 23.00 WIB.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Banjir merendam sejumlah wilayah di Jakarta dan Jawa Barat, Jumat pagi (19/2/2021).

Wilayah tersebut diantaranya Jalan Bintara Raya di Kecamatan Bekasi Barat, yang menghubungkan Kota Bekasi, jawa Barat, dengan wilayah Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Dilansir Kompas.com, banjir juga menggenangi jalan di depan SPBU Duta Kranji sepanjang 700 meter.

Ketinggian banjir mencapai sekitar 60 cm.

Titik banjir lainnya juga menggenangi Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur.

Berdasarkan unggahan Instagram TMC Polda Metro Jaya, ketinggian air tersebut mencapai 50 cm.

"Di depan kantor Kementerian Pertahanan setinggi lebih kurang 40 hingga 50 cm. Sementara untuk arus lalu lintas, kami melakukan contraflow, kami alihkan dulu dari depan kantor Wijaya Karya (WIKA) menuju selatan," kata seorang polisi yang bertugas, Jumat (19/2/2021).

Banjir turut merendam bagian depan rumah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Komplek Polri, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Rabu (18/2/2021) siang.

Baca: Gadis Muda yang Ditembak Kepalanya saat Demo Antikudeta Myanmar Meninggal: Jadi Martir Pertama

Baca: Potret Jennifer Jill Pakai Baju Tahanan dan Acungkan Obat jadi Sorotan

Genangan air juga terjadi di Jalan Suprapto, Makasar, Jakarta Timur.

"06.39 #Banjir 50-60 cm di Jl. Suprapto, Makasar, Jakarta Timur, sementara lalin dialihkan," tulis @tmcpoldametro.

Sementara itu, ketinggian genangan air di Jalan Kalimalang Raya mencapai 30 cm.

"07.20 #Banjir 30 cm sebelum Kampus Borobudur Jl. Kalimalang Raya, Jakarta Timur (arah ke DI Panjaitan), agar hati-hati bila sedang melintas," tulis @tmcpoldametro.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan ringan hingga terjadi merata di Jakarta, baik Pusat, Utara, Selatan Barat, Timur, maupun Kepulauan Seribu sejak pagi hingga Sabtu (20/2/2021) dini hari.

Hujan intensitas ringan hingga sedang yang berpotensi terjadi hari ini dan besok tersebut juga memicu kenaikan tinggi muka air (TMA) di sejumlah pos pantau BMKG.

Wilayah yang berpotensi hujan yakni sebagai berikut.

Baca: 4 Manfaat Mencuci Piring Menggunakan Sarung Tangan Seperti Orang-Orang Korea

Baca: 5 Rekomendasi Camilan Korea Favorit Idol K-Pop Loh

Pos Pantau Sunter Hulu

Berdasarkan BMKG, kenaikan TMA di pos pantau Sunter hulu saat ini telah berstatus siaga 2.

Masyarakat diharuskan mengantisipasi air yang akan sampai di Pulo Gadung.

Genangan berpotensi melintasi beberapa wilayah aliran sungai sebagai berikut.

Bambu Apus

Cilangkap

Pondok Ranggon

Setu

Lubang Buaya

Pondok Kelapa

Cipinang

Cipinang Melayu

Cipinang Muara

Duren Sawit

Jatinegara Kaum

Kayu Putih

Pulo Gadung

Sumur Batu

Kelapa Gading Barat

Kelapa Gading Timur

Kebon Bawan

Rawa Badak Selatan

Sungai Bambu

Rawa Badak Utara

Baca: Awal Kisah Perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus,Ternyata Sempat Ditutupi Sang Istri Selama 2 Tahun

Baca: 5 Rekomendasi Film Entrepreneur yang Inspiratif di Netflix Ini Cocok Buat Kamu yang Suka Bisnis

Pintu air Karet

Sementara itu, di Pintu Air Karet, status yang diberikan juga sudah masuk kategori siaga hingga siaga 2.

Dengan antisipasi wilayah yang terdampak banjir yaitu sebagai berikut.

Grogol

Jati Pulo

Kalianyar

Karet Tengsin

Kota Bambu Selatan

Kota Bambu Utara

Petamburan

Tomang

Baca: Gara-gara Komentar Warganet Dimuat, Situs Malaysiakini Dinyatakan Bersalah dan Didenda Rp1,75 Miliar

Baca: Ashanty Terinfeksi Covid19, Dokter Tirta Peringatkan soal Penyakit Autoimunnya

Info Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C)

Masyarakat yang berada di wilayah hulu Cikeas dan hulu Cileungsi, serta pertemuan di antara kedua sungai ini juga harus meningkatkan antisipasi dan kewaspadaan terhadap potensi dampak banjir yang bisa terjadi.

Hal ini karena status menunjukkan siaga dan siaga 2.

Berdasarkan informasi, tinggi muka air (TMA) atau ketinggian permukaan air kali menunjukkan ketinggian bisa mencapai batas batas normal, yaitu 350 sentimeter di pertemuan Cileungsi-Cikeas, dengan keadaan mendung, gerimis, hingga hujan akan terjadi.

Sementara itu, diprakirakan waktu perjalanan air dari hulu ke Bojongkulur dan Jatiasih yakni 2-3 dari Cikeas.

Serta 3-4 jam dari Cileungsi, sejak pukul 10.43 WIB hari ini, Jum'at (19/2/2021).

Maka dari itu, masyarakat di sejumlah titik di atas diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampang hujan intensitas ringan hingga sedang dengan durasi yang lama.

Dampak hujan intensitas ringan-sedang dengan durasi lama bisa berpeluang terjadinya jalan licin, genangan, banjir, banjir bandang, angin kencang, pohon tumbang, dan tanah longsor bagi wilayah rentan.

Baca: Sosok Joe Taslim yang Banjir Pujian Berkat Aksinya di Trailer Mortal Kombat

Baca: Film - Doraemon: Stand By Me 2 (2020)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya, KOMPAS.COM/Ellyvon Pranita)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Banjir Jakarta dan Bekasi, Ini Daftar Wilayah Masih Berpeluang Hujan"



Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer