Kak Seto Ungkap Sedang Berjuang Lawan Kanker Prostat, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seto Mulyadi, memberikan keterangan kepada awak media terkait fenomena nikah dini saat menghadiri acara halal bihalal dan peringatan hari anak nasidi Gedung Konvensi, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Psikolog anak, Seto Mulyadi atau biasa dipanggil Kak Seto mengungkapkan kabar terkait masalah ksehatannya.

Kak Seto mengaku dirinya didiagnosis menderita kanker prostat dan kini sedang manjalani perawatan.

Apa itu kanker prostat?

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang berkembang di dalam kelenjar prostat.

Penyakit ini hanya diidap oleh kaum pria.

Prostat adlaah kelenjar kecil yang terletak pada bagian dasar kandung kemih.

Kelenjar prostat termasuk bagian dari sistem reproduksi.

Baca: PB Djarum Hentikan Audisi Beasiswa Tahun 2020, Kak Seto: Kayak Anak Kecil yang Sedang Ngambek

Baca: Viral Foto Selfie Kak Seto Tunjukkan Rambutnya Asli, Ini Alasan Unggah Foto Nyeleneh Tersebut

Posisi kelenjar prostat mengelilingi saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis.

Selain itu, prostat juga berfungsi sebagai penghasil semen atau cairan yang dikeluarkan bersama sperma saat proses ejakulasi.

Kanker prostat umumnya ditandai dengan gangguan saat buang air kecil.

Kebanyakan penderitanya adalah pria berusia di atas 65 tahun.

Kanker prostat rawan diderita oleh pria berusia di atas 65 tahun. (dreamstime.com)

Penyebab

Kanker prostat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

- usia yang semakin bertambah

- obesitas

- pola makan yang kurang sehat

- terpapar bahan kimia

- menderita penyakit menular seksual

- keturunan

Baca: Ada Rekomendasi Kak Seto Di Balik Pelaporan Ayah Atta Halilintar ke Polisi

Baca: Kak Seto: Banyak Anak Stres dan Ingin Kembali Sekolah setelah Ikuti Program Belajar dari Rumah

Gejala

Tahap awal kanker prostat tidak menimbulkan gelaja apa pun.

Gejala baru akan dirasakan ketika sel kanker sudah berkembang dan semakin membesar.

Kelenjar prostat akan mengalami peradangan, sehingga penderita kanker prostat akan merasa ada gangguan saat buang air kecil.

Penderita akan merasa nyeri dan kesulitan untuk buang air kecil.

Selain itu, frekuensi buang air kecil juga akan meningkat.

Gejala lain adalah adanya darah dalam urin dan nyeri saat ejakulasi.

Ketika sel kanker menyebar ke organ tubuh lainnya, penderita akan lebih merasa lelah hingga kehilangan berat badan.

Cara Mencegah

Untuk mencegah tubuh dari terserang kanker prostat, bisa menerapkan pola hidup sehat seperti berikut:

1. Mengurangi konsumsi lemak hewani dan produk susu

Pria yang mengonsumsi makanan tinggi lemak lebih berisiko mengidap kanker prostat.

Dr. David Wise dari Perlmutter Cancer Centre di NYU Langone, Amerika, menyarankan untuk lebih mengonsumsi lemak sehat yang berasal dari alpukat dan kacang-kacangan.

2. Hindari merokok

Rokok dapat menjadi salah satu pemicu munculnya kanker prostat dalam tubuh.

Merokok dapat menyebabkan seseorang menderita kanker prostat agresif.

Sel kanker yang agresif lebih cepat berkembang dan tersebar.

Baca: Waspada 10 Gejala Kanker Mulut yang Tidak Banyak Orang Tahu

Baca: Berikut Kebiasaan dan Makanan yang Berisiko Tingkatkan Risiko Kanker

3. Memperbanyak makan sayuran dari keluarga cruciferous

Sayuran dari keluarga cruciferous terdiri dari brokoli, bokchoy, kubis, kembang kol, lobak, dan selada air.

Sayuran ini mengandung zat glucosinolates yang memiliki kandungan sulfur.

Zat glucosinolates akan membentuk senyawa aktif yang dapat memberikan efek antikanker.

Selain itu, sayuran-sayuran ini kaya akan vitamin C,E, dan K, karotenoid, folat, dan mineral.

4. Olahraga teratur

Olahraga teratur dapat menjaga tubuh tetap fit dan sehat sehingga meminimalisir terserang berbagai macam penyakit.

Semakin bertambahnya usia, laki-laki semakin rentan untuk terserang kanker prostat. (Thinkstock)

5. Tidak mengonsumsi suplemen vitamin E tambahan

Dalam Journal of National Cancer Institute, terlalu banyak mengonsumsi vitamin E bisa meningkatkan risiko kanker prostat.

Selama apa yang dikonsumsi sudah mencukupi kebutuhan vitamin E, sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen vitamin E tambahan.

Vitamin E bisa didapat dari mengonsumsi almond, bayam. brokoli, juga alpukat.

6. Sering ejakulasi

Melakukan ejakulasi secara teratur dapat membersihkan zat karsinogen (zat yang dapat memicu kanker) yang terkandung dalam cairan semen.

Hal tersebut dalam mengurangi risiko timbulnya kanker prostat dalam tubuh.

Psikolog anak Kak Seto alias Seto Mulyadi mengungkapkan dirinya menderita kanker prostat. (instagram.com/kaksetosahabatanak)

Kak Seto ungkap derita kanker prostat

Dengan mengunggah foto dirinya berbaring di ranjang perawatan rumah sakit, Kak Seto mengaku banyak pengikut yang menanyakan keberadaannya melalui media sosial.

"Beberapa minggu belakangan ini kondisi kesehatan saya memang menurun. Dan setelah melakukan beberapa kali pemeriksaan ternyata saya didiagnosa mengidap kanker prostat.

Sungguh sangat mengejutkan untuk saya dan juga keluarga." tulis Kak Seto.

Meski demikian, ia mengaku ikhlas dan tabah mengahadapi apa yang terjadi padanya saat ini.

"Sore ini saya sudah berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan dan sekaligus persiapan guna dilakukannya operasi biopsi prostat besok pagi, Sabtu 13 Februari 2021.

Dari hasilnya nanti akan diketahui apakah sel kanker yang ada termasuk jinak atau ganas."

Ia meminta doa dari netizen agar mendapatkan hasil yang terbaik.

"Semoga hasilnya yang terbaik sehingga saya dapat terus melanjutkan pengabdian terbaik saya bagi anak-anak di seluruh tanah-air.
Aamiin YRA..."

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer