Andi Arief Sebut Kudeta Tengsin, Desak Jokowi Berhentikan Tokoh yang Terlibat

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief sebut upaya pengambilan alih kekuasaan partainya tengsin alias malu.

"Karena itu, tadi pagi, saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada yang terhomat Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini," kata AHY, dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Agus Yudhoyono, Senin.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Jumat (25/9/2020). (instagram.com/agusyudhoyono)

Kemudian, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menggenapi pernyataan AHY. Herzaky menyebut, orang di lingkungan Istana yang hendak mengambil alih kekuasaan di partainya adalah Moeldoko.

Demokrat beranggapan, gerakan ini dilancarkan untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai kendaraan politik pada Pemilu 2024. Namun demikian, tudingan tersebut telah berulang kali dibantah Moeldoko.

(Tribunnnewswiki.com/Sara/Putradi, Kompas.com/Fitria Chusna)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Istana Tak Akan Jawab Surat AHY soal Isu Kudeta di Partai Demokrat"

 


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer