Dua aplikasi yang menjadi favorit antara lain Signal dan Telegram, karena dinilai menawarkan privasi yang lebih besar dibanding Whatsapp.
Namun, tidak satu pun dari ketiganya yang sepenuhnya dapat diandalkan, kecuali jika mengubah pengaturan keamanan tertentu untuk melindungi informasi.
Dilansir Entrepreneur, 24 Januari 2021, pakar keamanan siber Zak Doffman mengklaim bahwa Telegram dan Signal menjanjikan lebih banyak privasi daripada platform lain.
Namun, seperti juga WhatsApp, kedua aplikasi itu memiliki pengaturan penting yang belum ditentukan sebelumnya dan harus diubah terlebih dahulu sebelum digunakan.
"WhatApp masih dapat digunakan. Namun, perlu mengubah konfigurasi mendasar ini agar tetap aman," katanya kepada Forbes.
Doffman menjelaskan bahwa WhatsApp mengumpulkan lebih banyak data daripada Telegram atau iMessage.
Meskipun demikian, jumlahnya lebih sedikit dibandingkan aplikasi lain seperti Facebook, Messenger, Google, Instagram, Snapchat dan TikTok.