Partai Gerindra Tepis Kabar Perpecahan dengan Anies Baswedan : Orang Baik-baik Saja Kok

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota DKI, Jumat (11/9/2020).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Partai Gerindra bantah ada kabar perpecahan dengan Anies Baswedan.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar yang beredar soal keretakan hubungan antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait Pemilihan Presiden 2024.

Dasco mencoba meluruskan isu keretakan tersebut.

Dirinya menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks.

"Itu hanya hoaks, pecah isu Gerindra dengan Anies itu gak ada. Orang baik-baik saja kok. Kami sering silaturahmi, sering komunikasi. Pak Anies dan Pak Prabowo maupun kita sebagai pengurus partai," kata Dasco saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/2/2021).

Dasco menegaskan, hingga kini komunikasi antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto masih terus berlangsung.

Hal itu pun sejurus dengan pernyataan Ketua DPD Gerindra DKI yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Dirinya juga mengakui bahwa dalam beberapa hari belakangan ada pertemuan antara Anies dan Prabowo.

Hanya saja, pertemuan tersebut bukan lah pertemuan politik, melainkan sekadar silaturahmi.

"Komunikasi sering dilakukan seperti yang dibilang Pak Riza memang belum lama ada pertemuan dengan Pak Prabowo. Dan memang pertemuan-pertemuan itu tidak perlu di-publish. Karena memang namanya silaturahmi bukan kunjungan politik," jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020). (Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta)

Sementara itu, Dasco juga menyoroti kritik yang disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis.

Menurutnya, persoalan tersebut sudah selesai dan Gerindra sudah menyatakan bahwa pendapat yang dilontarkan Ali merupakan pendapat pribadi.

"Dan sudah diingatkan juga oleh DPP untuk tidak membuat kegaduhan yang tidak perlu," tambahnya.

Sebelumnya, pernyataan yang dilontarkan Ali telah memunculkan spekulasi adanya keretakan antara Gerindra dan Anies Baswedan.

Ali menyimpulkan langkah yang dipilih Anies untuk meminta pemerintah pusat menangani koordinasi penanganan pandemi di Jabodetabek adalah tanda keputusasaan.

Adapun, Gerindra merupakan partai pengusung pasangan Anies-Sandiaga Uno pada Pilkada 2017.

"Ini menimbulkan pertanyaan besar apakah Anies menyerah lawan Covid-19? Jika seperti itu maka sebaiknya mundur saja dari jabatan gubernur," kata Ali, Senin (25/1/2021).

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Kabar Pecah Hubungan dengan Anies, Gerindra: Itu Hoaks"



Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer