Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Ikatan Aktivis 98, Immanuel Ebenezer, diberitakan Kompas.tv, Senin (1/2/2021).
“Kami akan menyiapkan 1000 pengacara buat abu janda atau Permadi arya,” ujar Immanuel.
Dia menilai Permadi memiliki pandangan politik yang mengedepankan kebhinekaan.
“Kita melihat Permadi Arya mewakili pandangan politik sebagai aktivis 98 yang begitu kuat, begitu mengedepankan kebhinekaan,”ujar Immanuel.
Terkait konten Abu Janda, Immanuel mengatakan tak satupun yang bernarasi rasis.
“Hari ini kita lihat beliau coba di-framing seakan-seakan melakukan rasisme, tapi kita lihat pernyataan-pernyataan, diksi-diksi, konten-konten yang disebarkan Abu Janda tidak ada satupun konten-konten bernarasi rasis,” ujar Immanuel.
Penuhi Panggilan Bareskrim
Baca: Dilaporkan Karena Tulisan SARA di Twitter, Abu Janda Bakal Jalani Pemeriksaan di Bareskrim
Baca: Inilah 4 Merek Masker Wajah Ilegal yang Digerebek Polisi, Ternyata Dijual Bebas di Media Sosial
Abu Janda memenuhi panggilan Bareskrim pada Senin (1/2/2021).
Dia membawa serta ransel berisi pakaian.
Hal itu dia lakukan lantaran siap ditahan, sebagaimana diberitakan Tribunnews.
"Saya hari ini sudah bawa tas, isinya baju saya. Jadi saya harus siap apapun yang terjadi. Ini (tas isi pakaian) harusnya sudah bisa menjawab pertanyaan Anda. Intinya siap ditahan," ucap Abu Janda di Mabes Polri, Jakarta, Senin (1/2/2021).
Namun, Abu Janda masih diperkenankan untuk pulang oleh penyidik Bareskrim Polri.
Pemeriksaan Abu Janda akan dilanjutkan pada Kamis, 4 Februari 2021, mendatang.
Baca: Mengaku Cinta Partai Demokrat, Moeldoko: Jangan Kaitkan dengan Istana dan Presiden, Ini Urusan Saya
"Saya mempersiapkan itu (ditahan) hari ini, cuma ternyata saya masih diperiksa sebagai saksi dan masih ada pemeriksaan lanjutan hari Kamis," ujar Abu Janda.
"Intinya adalah tidak ada warga negara yang spesial, semua diproses hukum termasuk saya. Hari ini saya masih diperiksa sebagai saksi, polisi sudah profesional dengan pertimbangan-pertimbangan mereka," ujar Abu Janda.
"Saya siap menjalani saya siap bertanggung jawab atas, meskipun itu menurut saya adalah kesalahpahaman, tapi saya siap tanggung risikonya," ucap Abu Janda
Tagar Tahan Abu Janda
Baca: Pengamat: Ibarat Air Bah Ditangani Pompa Sanyo, Tanggapi Jokowi Akui PPKM Tak Efektif Tekan Covid-19
Permadi Arya alias Abu Janda sempat menjadi trending melalui tagar di twitter, Minggu (31/1/2021).
Pantauan Tribunnews.com, dua tagar bertengger di deretan atas yakni #TahanAbuJanda serta #SavePermadiArya.
Tagar Tahan Abu Janda diramaikan oleh 12 ribu lebih cuitan, dan trending di urutan kedua.
Sedangkan tagar Save Permadi Arya diramaikan oleh 3.000 lebih cuitan, trending di urutan ketiga.
Permadi arya dilaporkan ke polisi oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kamis (28/1/2021).
Dasar pelaporan tersebut lantaran cuitan Permadi Arya di twitter.
Cuitan pria yang juga disapa Abu Janda tersebut merupakan tanggapan atas kritik Natalius Pigai yang berkomentar kepada mantan Kepala BIN Hendropriyono.
"Kapasitas Jenderal Hendropriyono: Mantan Kepala BIN, Mantan Direktur Bais, Mantan Menteri Transmigrasi, Profesor Filsafat Ilmu Intelijen, Berjasa di Berbagai Operasi militer. Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? Sudah selesai evolusi belum kau?," cuit Permadi dalam tangkapan layar akun @permadiaktivis1, Sabtu (2/1/2021).
Namun kini diketahui cuitan tersebut sudah dihapus oleh Permadi.
Ketua bidang Hukum KNPI Medya Riszha Lubis menyampaikan dalam cuitan yang diunggah Abu Janda tersebut sarat akan dugaan adanya ujaran kebencian dengan memakai SARA.
"Yang menyebut, kau @nataliuspigai2 apa kapasitas kau, sudah selesai evolusi kau," kata Medya, dikutip dari Kompas.com.
Menurut Medya, kata “evolusi” dalam cuitan tersebut yang membuat mereka melaporkan akun itu.
Baca: Jokowi Beri Empat Pesan untuk Bank Syariah Indonesia: Umat Non Muslim Berhak Jadi Nasabah
KNPI menilai, dengan kata itu, akun tersebut diduga telah menyebarkan ujaran kebencian.
“Dengan adanya kata-kata evolusi tersebut sudah jelas maksud dan tujuannya bukan sengaja nge-tweet tapi tujuannya menghina bentuk fisik dari adik-adik kita ini yang satu wilayah dengan Natalius Pigai," ujarnya.
Adapun laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/0052/I/2021/Bareskrim tertanggal Kamis 28 Januari 2021.
Namun, KNPI memiliki tangkapan layar atas cuitan tersebut yang dijadikan sebagai barang bukti.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tagar Tahan Abu Janda dan Save Permadi Arya Trending di Twitter, Buntut Dugaan Ujaran Kebencian