Menjaga kebersihan diri, terutama kebersihan tangan, memang menjadi salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh agar tak mudah terinfeksi virus.
Pasalnya, penyakit sering kali menular lewat kontak langsung dengan benda atau seseorang yang terkontaminasi virus atau bakteri.
Biasanya, kuman atau virus penyebab penyakit berpindah dari tangan ke mata, hidung, atau mulut.
Oleh karena itu, kita disarankan untuk menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan.
Sebagai alternatif, banyak orang memilih menggunakan hand sanitizer untuk menjaga kebersihan tangannya karena dinilai lebih praktis dan tidak memakan banyak waktu.
Padahal, penggunaan hand sanitizer kurang efektif untuk membasmi kuman dan virus penyebab penyakit.
Hand sanitizer mengandung alkohol, seperti ethyl alcohol, yang bekerja sebagai agen antiseptik.
Pembersih tangan berbasis alkohol tersebut memang dapat dengan cepat mengurangi jumlah mikroba di tangan dalam beberapa situasi, tetapi tidak menghilangkan semua jenis kuman.
Oleh karena itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS merekomendasikan merekomendasikan kita untuk mencuci tangan dengan sabun dan air karena dapat mengurangi jumlah semua jenis kuman dan bahan kimia di tangan.