DKI Jakarta Catat Angka Sembuh Covid-19 Tertinggi, Anies Tetap Perpanjang Masa PSBB

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat.

Anies kembali memperpanjang masa PSBB di DKI Jakarta mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan, Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah Pembatasan Sosial Berskala Besar.

"Menetapkan perpanjangan pemberlakuan, jangka waktu dan pembatasan aktivitas luar rumah Pembatasan Sosial Berskala Besar selama 14 (empat belas) hari terhitung sejak tanggal 26 Januari 2021 sampai dengan tanggal 8 Februari 2021," dikutip dari Kepgub yang ditandatangani Anies pada 22 Januari 2021 itu.

MelansirTribunnews.com, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan angka sembuh Covid-19 tertinggi pada Minggu, (24/1/2021).

Angka sembuh di DKI Jakarta mencapai 2.338 kasus.

Setelah DKI, provinsi lainnya yang mencatatkan kasus kesembuhan tertinggi yakni Jawa Barat dengan 1767 kasus.

Disusul Jawa Timur 948 kasus, lalu Sulawesi Selatan 554 kasus, dan terakhir Kalimantan Timur 388 kasus.

Kendati demikian masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di DKI Jakarta tetap diperpanjang.

Keputusan ini diambil setelah Pemerintah Pusat memperpanjang masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali, guna mencegah lonjakan kasus penularan Covid-19.

Kebijakan ini diputuskan oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat kabinet dan diumumkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, Kamis (21/1/2021).

"Bapak Presiden meminta agar pembatasan kegiatan masyarakat ini dilanjutkan," kata Airlangga, melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Menurut Airlangga, perpanjangan PPKM dilakukan karena belum adanya hasil optimal yang ditunjukkan setelah sepekan diberlakukan.

Dari 7 provinsi yang menerapkan kebijakan ini, hanya 2 yang berhasil menurunkan angka penularan virus corona.

"Yang mengalami penurunan provinsi Banten dan Yogyakarta," kata Airlangga.

Jika dirinci, ada 73 kabupaten atau kota yang menerapkan PPKM jilid pertama.

Hasilnya, 29 kabupaten atau kota masih berisiko tinggi menularkan Covid-19.

Kemudian, 41 kabupaten atau kota berada pada zona risiko sedang, dan hanya 3 kabupaten atau kota yang berisiko rendah menularkan virus corona.

Lebih detail lagi, dari 73 kabupaten/kota, terjadi peningkatan kasus mingguan Covid-19 di 52 daerah.

Sementara, yang mengalami penurunan hanya 21 kabupaten atau kota.

Sementara itu Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus kematian tertinggi dengan 56 kasus.

Disusul DKI Jakarta 39 kasus, lalu Lampung 14 kasus, Yogyakarta 9 kasus, dan Jawa Barat 8 kasus.

Adapun berdasarkan data Satgas Covid-19, penambahan pasien sembuh pada Minggu (24/1/2021) yakni sebanyak 7.751 orang.

Total pasien sembuh secara keseluruhan sebanyak 798.810 orang.

Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 27.835 orang, setelah ada penambahan kasus meninggal hari ini sebanyak 171 orang.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa kondisi Ketersediaan Tempat Tidur Isolasi, di Jakarta per tanggal 24 Januari 2021, hanya menyisakan 14 persen.

Rinciannya tempat tidur isolasi sebanyak 8.055 tempat tidur dan telah terisi sebanyak 6.954 tempat tidur.

Hal ini membuat Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rencana untuk menambah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 1.941 tempat tidur. Sehingga, total nantinya sebanyak 9.996 tempat tidur.

“Hal yang sama juga terjadi pada ICU kita, di mana kapasitas ICU kita telah terisi sebesar 84 persen dengan jumlah 1.097 tempat tidur ICU dan telah terpakai 921 tempat tidur ICU. Kami juga nantinya akan menambah kapasitas ICU hingga 1.362 tempat tidur ICU,” pungkasnya.

(TribunnewsWiki.com/Rakli, Kompas.com/Rosiana Haryanti, Tribunnews.com/Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies Perpanjang Masa PSBB Ketat di Jakarta sampai 8 Februari" dan di Tribunnews.com dengan judul "Update Covid-19: 24 Januari, DKI Menjadi Provinsi dengan Kasus Sembuh Tertinggi"



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer