Rabi Ultra-Ortodoks Yahudi Klaim Vaksin Covid-19 Merk Apapun Bisa Membuat Orang Jadi Gay

Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rabbi Israel Daniel Asor dalam khotbahnya di internet mengatakan vaksin covid-19 merk apapun dapat menyebabkan seseorang memiliki kecenderungan menjadi gay.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang rabi ultra-ortodoks Yahudi mengklaim bahwa vaksin Covid-19 akan membuat orang menjadi gay.

Klaim yang disampaikan Rabi Israel Daniel Asor dalam sebuah khotbahnya, menjadi bahan olok-olokan di media sosial.

Rapper gay Lil Nas X menanggapi pernyataan Rabi Asor dengan mengolok-oloknya di Twitter setelah Asor mengklaim vaksin Covid dapat membuat orang gay.

Melalui postingannya di internet, Rabi Asor memperingatkan bahwa vaksin apapun dapat menyebabkan kecenderungan berlawanan pada jenis kelamin lain, dikutip Daily Star, Senin (18/1/2021).

Dia mengacu pada substrat embrionik dari vaksin yang digunakan untuk memprogram respon imun pada pasien.

Asor mengklaim dia memiliki bukti dari klaim anehnya tetapi tidak menawarkan bukti apapun kepada para pendengarnya.

Baca: Beredar Teori Penyuntikan Vaksin Jokowi Gagal, Profesor Zubairi Jelaskan Lewat Utas Twitter

Ilustrasi vaksin covid-19. Seorang rabi ultra-ortodoks Yahudi mengklaim bahwa vaksin merk apapun bisa membuat orang menjadi gay. (AFP VIA GETTY IMAGES)

Rapper gay Lil Nas X mengolok-olok pengkhotbah dengan memposting foto dirinya sedang tersenyum dan kemudian foto dirinya dengan tangan lemas dengan jelas bercanda: "Dia tidak berbohong, ini saya sebelum dan sesudah vaksin. Tidak cukup banyak orang yang angkat bicara tentang ini."

Lil Nas mengumumkan dirinya gay pada tahun 2019 setelah merilis lagu hitnya Old Town Road, yang merupakan salah satu lagu yang paling banyak didengarkan sepanjang masa.

Baca: Rekam Jejak Ribka Tjiptaning yang Dirotasi Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Pernah Jadi Dokter

Ini bukan pertama kalinya Rabi Asor membuat klaim liar dan merusak.

Dia sebelumnya menyebarkan teori konspirasi palsu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan melakukan microchip pada pasien menggunakan vaksin.

Rabi Daniel Asor sebelumnya juga pernah membuat klaim liar dan merusak soal pandemi corona.

Dia kemudian menegaskan Bill Gates, Freemason, dan Illuminati akan mengontrol dunia sebagai alat kontrol populasi.

Rabi Asor telah membangun pengikut online yang aktif, dengan lebih dari 14.000 pelanggan mendaftar ke Saluran YouTube-nya.

Baca: Diingatkan WHO dan HRW, Israel Tetap Ogah Berikan Vaksin Covid-19 untuk Penduduk Palestina

Rabbi anti ultra-ortodoks lainnya memicu kontroversi pada bulan September dengan menyarankan wabah Covid adalah hukuman Tuhan untuk peningkatan parade kebanggaan gay.

Rabbi Israel Meir Mazuz mengecam komunitas LGBT dengan kata-kata kasar yang menyebut acara kebanggaan sebagai "parade melawan alam".

Rabi Meir Mazuz berbicara di sebuah acara di luar Tel Aviv.

Saat memberikan pidato di fasilitas pendidikan tradisional Yahudi di luar Tel Aviv, dia berkata: "Ketika seseorang melawan alam, orang yang menciptakan alam akan membalas dendam padanya."

Sejumlah kelompok hak LGBT di seluruh dunia mengutuk komentar yang menyinggung dan aneh dari Rabbi Mazuz dan Daniel Asor.

Baca: Pesawat Tempur Israel Hujani Palestina dengan Serangan Udara, Klaim Diserang Roket Lebih Dulu

Rabbi Mazuz adalah tokoh kontroversial yang pernah memimpin partai sayap kanan Yachad.

Ia pernah menyarankan setiap pria Israel yang tidak mengabdikan dirinya untuk mempelajari Taurat secara penuh waktu harus secara otomatis terdaftar di angkatan bersenjata negara atau melakukan layanan sipil nasional.

Rabi Israel Meir Mazuz mengecam komunitas LGBT dengan kata-kata kasar.

Sejumlah kelompok hak LGBT di seluruh dunia mengutuk komentar Rabbi Mazuz.

Seorang juru bicara Liga Anti-Pencemaran Nama Baik cabang Israel mengatakan: "Sangat disesalkan bahwa pada saat-saat seperti ini ketika seluruh dunia bersatu untuk memberantas virus corona, Rabbi Mazuz merasa pantas untuk menyalahkan wabah virus pada komunitas LGBTQ."

Halaman
12


Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer