Lebih Dari 19 Ribu Warga Mengungsi Akibat Gempa Sulbar, 81 Orang Meninggal, 253 Luka Berat

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga yang mengungsi di tepi jalan trans Sulawesi, Kecamatan Malunda, Majene, Sulawesi Barat pasca gempa besar, Sabtu (16/1/2021)

Raditya menerangkan, hingga saat ini, Kabupaten Majene masih dilakukan proses perbaikan arus listrik sehingga seluruh wilayah masih dalam keadaan padam.

"Sedangkan sebagian wilayah di kabupaten Mamuju sudah dapat aliran listrik dan sebagian lainnya masih mengalami gangguan," paparnya.

Sementara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya gempa susulan.

"Untuk itu BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan," ujar Raditya.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.

Mengingat potensi gempa susulan yang dapat memicu longsoran dan runtuhan batu.

"Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir juga diharapkan untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan," tandas Raditya.

Baca: Selain Majene, Wilayah Tobelo, Kebumen dan Banyumas juga Diguncang Gempa, Dipicu Sesar Aktif

Baca: Gempa Majene, 3 Warga Meninggal, 2000 Orang Mengungsi, Sejumlah Bangunan Rusak

(TRIBUNNEWSWIKI/ KOMPAS.TV/TRIBUNTIMUR.COM/KOMPAS.COM) 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Hingga Senin Pagi, 19.435 Warga Mengungsi Pascagempa Mamuju-Majene



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer