Penyaluran Tersendat, Mensos Tri Risma Anggap Wajar Ada Penjarahan Logistik Bantuan Gempa di Majene

Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tri Rismaharini saat serah terima jabatan Menteri Sosial RI, Rabu (23/12/2020).

“Kantor Gubernur Sulbar ambruk. Hancur. Alhamdulillah masih diberi keselamatan. Hotel Matos (Mamuju), hancur,” kata warga yang merekam gambar yang tersiar pada Jumat (15/1/2021) dini hari, seperti ditulis Tribun-Timur.com.

Kantor Gubernur Sulbar yang berlokasi di Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju nampak ambruk dan menyisakan reruntuhan bangunan.

Sementara, dua orang terjebak dalam runtuhan bangunan kantor gubernur tersebut. 

Bangunan kantor gubernur Sulbar sebagian besar ambruk di bagian depan.

Baca: VIRAL Foto Front Persaudaraan Islam Bantu Korban Banjir di Kalimantan Selatan Meski Tanpa Atribut

Selain kantor gubernur, RS Mitra Manakarra juga ambruk.

Diketahui enam orang terjebak dalam reruntuhan bangunan rumah sakit.

Berdasarkan pantauan media seperti dilansir Tribun-Timur.com, puluhan bangunan beserta rumah Kadis PUPR Kabupaten Mamuju Salihin Saleh juga ambruk.

Karena takut adanya gempa susulan yang lebih besar, ribuan warga diungsikan ke dataran tinggi.

Berdasarkan hasil data sementara hingga saat ini, dilaporkan tiga orang meninggal akibat tertimpa reruntuhan dan 24 orang luka-luka.

Berpusat di Majene, gempa bumi juga dirasakan di wilayah Mamuju Tengah, Mamuju Utara, Polewali Mandar, Pinrang, Pare-pare, Mamasa, Makassar, dan Gowa.

189 Orang Dirawat, 637 Luka Ringan

Petugas sedang mengevakuasi korban gempa Mamuju, Sulawesi barat yang terjebak reruntuhan bangunan. (Basarnas)

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Raditya Jati melaporkan, ada 189 orang di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat.

"189 orang tersebut di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat pascagempa M 6,2 yang terjadi pada Jum'at (15/1/2021)," ungkap Raditya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

"Sedangkan di Kabupaten Majene, sekitar 637 orang mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan rawat jalan serta kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian," tambahnya.

Selain itu, dikabarkan 42 orang meninggal akibat gempa susulan tersebut.

Yakni 34 orang meninggal dunia di kabupaten Mamuju dan 8 orang di Kabupaten Majene.

Baca: MIRIS Puluhan Pengungsi Banjir di Kalimantan Selatan Tempati Bekas Kandang Ayam

Raditya menerangkan, hingga saat ini, Kabupaten Majene masih dilakukan proses perbaikan arus listrik sehingga seluruh wilayah masih dalam keadaan padam.

"Sedangkan sebagian wilayah di kabupaten Mamuju sudah dapat aliran listrik dan sebagian lainnya masih mengalami gangguan," paparnya.

Sementara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya gempa susulan.

"Untuk itu BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan," ujar Raditya.

Halaman
1234


Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr

Berita Populer