Gempa Majene, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk, 189 Orang Dirawat di Mamuju, 637 Luka Ringan di Majene

Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gedung kantor Gubernur Sulawesi Barat ambruk akibat gempa kuat susulan yang terjadi di Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 01.20 WITA.

Berdasarkan pantauan media seperti dilansir Tribun-Timur.com, puluhan bangunan beserta rumah Kadis PUPR Kabupaten Mamuju Salihin Saleh juga ambruk.

Karena takut adanya gempa susulan yang lebih besar, ribuan warga diungsikan ke dataran tinggi.

Berdasarkan hasil data sementara hingga saat ini, dilaporkan tiga orang meninggal akibat tertimpa reruntuhan dan 24 orang luka-luka.

Berpusat di Majene, gempa bumi juga dirasakan di wilayah Mamuju Tengah, Mamuju Utara, Polewali Mandar, Pinrang, Pare-pare, Mamasa, Makassar, dan Gowa.

Baca: Gempa Susulan di Majene Sulawesi Barat, Tak Berpotensi Tsunami

Baca: Update Gempa Sulbar: Kantor Gubernur Ambruk, Pasien Covid-19 Panik dan Lari Keluar Rumah Sakit

Petugas sedang mengevakuasi korban gempa Mamuju, Sulawesi barat yang terjebak reruntuhan bangunan.

189 Orang Dirawat, 637 Luka Ringan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Raditya Jati melaporkan, ada 189 orang di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat.

"189 orang tersebut di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat pascagempa M 6,2 yang terjadi pada Jum'at (15/1/2021)," ungkap Raditya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

"Sedangkan di Kabupaten Majene, sekitar 637 orang mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan rawat jalan serta kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian," tambahnya.

Selain itu, dikabarkan 42 orang meninggal akibat gempa susulan tersebut.

Yakni 34 orang meninggal dunia di kabupaten Mamuju dan 8 orang di Kabupaten Majene.

Raditya menerangkan, hingga saat ini, Kabupaten Majene masih dilakukan proses perbaikan arus listrik sehingga seluruh wilayah masih dalam keadaan padam.

"Sedangkan sebagian wilayah di kabupaten Mamuju sudah dapat aliran listrik dan sebagian lainnya masih mengalami gangguan," paparnya.

Sementara, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya gempa susulan.

"Untuk itu BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan," ujar Raditya.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.

Mengingat potensi gempa susulan yang dapat memicu longsoran dan runtuhan batu.

"Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir juga diharapkan untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan," tandas Raditya.

Baca: Selain Majene, Wilayah Tobelo, Kebumen dan Banyumas juga Diguncang Gempa, Dipicu Sesar Aktif

Baca: Gempa Majene, 3 Warga Meninggal, 2000 Orang Mengungsi, Sejumlah Bangunan Rusak

(TRIBUNNEWSWIKI/Anindya Suci Pertiwi, TRIBUNTIMUR.COM/Nurhadi, KOMPAS.COM/Khairina,Irfan Kamil) 

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kantor Gubernur Sulbar Ambruk, 2 Orang Terjebak Direruntuhan Bangunan dan "Gempa Majene, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk, Hotel dan RS Rusak Parah" dan dengan judul "UPDATE: Hingga Sabtu Dini Hari, 189 Orang Dirawat Akibat Gempa Mamuju, 637 Orang Luka Ringan di Majene"



Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer