Sejarah Baru! Jokowi Jadi Yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19, Raffi Ahmad Perwakilan Milenial

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Raffi Ahmad dan Jokowi Foto Bersama Setelah Vaksinasi Covid-19

TRIBUNNEWSWIKI.COM, - Presiden Joko Widodo sudah menjalani penyuntikan Vaksin Covid-19 yang digelar di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (13/1/2021) pukul 09.42 WIB.

Dikutip dari Instagram @jokowi, tekanan darah orang nomor satu di Indonesia tersebut adalah 130/67 mmHg.

Tenaga kesehatan ketika mengecek tekanan darah Jokowi mengatakan, penyuntikan vaksin tidak diperbolehkan apabila tekanan darah diatas 140.

Jokowi menambahkan, vaksin Sinovac baru disuntikkan setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat.

Hasil evaluasi BPOM menunjukkan, Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen, lebih tinggi dari standar WHO yaitu 50 persen.

Baca: Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Tangan Dokter Sempat Gemetar

Majelis Ulama Indonesia juga menyatakan vaksin Sinovac suci dan halal untuk digunakan.

Jokowi menegaskan tidak pernah terkonfirmasi positif Covid 19,

Kakek Jan Ethes ini juga tidak pernah batuk atau pilek beberapa hari terakhir sebelum disuntik vaksin.

Ia juga tidak pernah mengidap sakit jantung, dan juga tidak pernah sakit ginjal.

Presiden Jokowi diperiksa tekanan darahnya sebelum menerima suntik vaksin Covid-19, Rabu (13/1/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Ayah Kaesang Pangarep ini mengaku hanya mengalami batuk kecil saja.

Jokowi tidak merasa sakit ketika jarum suntik memasuki bagian lengan kirinya.

"Enggak terasa sama sekali," kata Jokowi setelah disuntik vaksin.

Setelah vaksinasi selesai, ia langsung mengucapkan terimakasih kepada Prof Abdul Muthalib.

Jokowi disuntik vaksin langsung oleh Dokter Kepresidenan, Prof Abdul Muthalib.

Baca: Kisah Dokter yang Suntikkan Vaksin Covid-19 ke Jokowi, Gugup hingga Gemetaran

Tangan Prof Abdul Muthalib Gemetar

Dokter Kepresidenan Prof Abdul Muthalib berikan keterangan persnya, setelah menyuntikkan vaksin Covid-19 pada Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). (Tangkapan Layar Youtube Kompas TV)

Dilihat dari siaran langsung Kompas TV, terlihat tangan dokter itu gemetar saat proses penyuntikan.

Namun hal tersebut tidak menjadi halangan Prof Abdul ketika menyuntikkan vaksin kepada orang nomor satu di Indonesia.

"Ya menyuntik orang pertama di Indonesia, tentunya ada rasa juga," ucap Prof Abdul saat meberikan keterangan.

Presiden RI ini juga berharap vaksinasi Covid-19 yang tahapannya dimulai hari ini berjalan dengan lancar.

Pejabat lain yang sudah disuntik vaksin yakni; Menteri Kesehatan Budi Gunadi, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis dan lainnya.

Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia juga mengundang Raffi Ahmad untuk Vaksinasi Covid-19 perdana .

Suami Nagita Slavina tersebut sebagai perwakilan anak muda.

Dikutip dari instagram@raffinagita1717, Raffi megatakan terimakasih kepada Jokowi atas kepercayaannya.

Raffi menambahkan jangan takut untuk disuntik vaksin, dan ia berharap Covid-19 agar segera lenyap dari Bumi.

Baca: Divaksin Bareng Presiden Jokowi, Raffi Ahmad Tulis Pesan Ini di Instagramnya

Baca: Profesor Abdul Muthalib

Idham Azis Jadi Anggota Kepolisian Pertama yang Disuntik Vaksin

Dikutip dari Kompas.com, Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menjadi anggota kepolisian pertama yang menerima suntikan vaksin Sinovac perdana pada Rabu (13/1/2021).

“Saya adalah orang yang pertama di Polri untuk melaksanakan vaksin,” kata Idham di Istana Kepresidenan.

Idham pun berharap pelaksanaan vaksinasi itu disaksikan seluruh jajarannya dari Sabang sampai Merauke.

Dengan begitu, anggotanya diharapkan tidak ragu-ragu terhadap proses vaksin Covid-19 tersebut.

Menurut Idham, pelaksaan vaksinasi perdana ini juga membawa pesan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Bahwa kita semua harus melaksanakan vaksinasi agar kita secepatnya keluar dari situasi pandemi corona yang sedang melanda,” tuturnya.

(TribunnewsWiki.com/Rakli)



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer