Media lokal di Filipina terus merilis video-video yang merekam gambar terakhir Christine.
Sebuah video terbaru memperlihatkan, Christine memeluk dan mencium pria lain di depan kama hotel.
Pada pagi hari 1 Januari 2021, Christine, seorang pramugari Phillipine Airlines, ditemukan tewas di bak mandi hotel City Garden, di Kota Makati, setelah pesta Malam Tahun Baru dengan sekelompok teman prianya.
Melalui penyelidikan awal, polisi Filipina mengidentifikasi korban dengan tanda-tanda perkosaan dan kekerasan kolektif.
Polisi mengatakan korban mengalami banyak luka memar dan lecet, serta bekas sperma di alat vital korban.
Namun, penyebab pasti kematiannya belum diungkapkan secara pasti karena harus menunggu hasil autopsi dan uji racun.
Baca: Pramugari yang Dibunuh dan Diperkosa oleh Geng Beri Sinyal Pamit lewat Instagram 3 Hari Sebelumnya
Pascakejadian tersebut, polisi Filipina juga mengidentifikasi 11 tersangka yang diyakini berpesta semalaman dengan korban Christine.
Ketiga tersangka ditahan untuk bersaksi tetapi sekarang telah dibebaskan, dikutip eva.vn, Kamis (7/1/2021).
Baca: Misteri Kematian Pramugari di Bak Mandi Hotel Mewah, Tersangka Mengaku Pecinta Sesama Jenis
Salah seorang tersangka, Gregorio de Guzman, juga secara terus terang mengatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kematian Christine.
Ia mengaku seorang gay dan tidak memiliki perasaan pada wanita dan tidak pernah menginginkan hal buruk tersebut terjadi pada Christine.
Pada 5 Januari, polisi Filipina merilis klip yang diambil dari kamera di lobi hotel City Garden, yang menangkap gambar korban Christine dengan sekelompok teman.
Lewat rekaman CCTV hotel bisa dilihat, Christine berpesta dengan sekelompok pria yang kebanyakan pria dan pesta itu berlangsung sepanjang malam.
Baca: Foto Terakhir Pramugari yang Dibunuh dan Diperkosa: Ternyata Juga Runner Up Miss Filipina
Pada pukul 23.38 tanggal 31 Desember 2020, menjelang Malam Tahun Baru, Christine masih cukup terjaga, memegang segelas wine dan sepatu hak tinggi, serta memasuki kamar hotel.
Kemudian pada pukul 02:52 pagi tanggal 1 Januari 2021, Christine terlihat di lorong bersama pria asing.
Christine lalu berpelukan dan berciuman mesra di depan pintu selama beberapa detik.
Seperti yang dapat dilihat pada poin ini, Christine jatuh ke dalam kondisi mabuk.
Lalu pada pukul 03:22, Christine sudah berdiri di koridor hotel bersama 3-4 pria, lalu satu orang memeluknya.
Lalu muncul gambar sekitar pukul 04:13 menit saat Christine terlihat dalam kondisi mabuk, berteriak dengan tangan terangkat tinggi saat seorang pria mengangkatnya.
Rekaman ini menunjukkan bahwa pria itu terlihat tersenyum sementara Christine berteriak sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi.
Baca: Kenapa Banyak Pramugari Lebih Memilih Bekerja di Pesawat Kelas Ekonomi daripada Kelas Bisnis?
Namun, ternyata, menurut keterangan polisi, kondisi Christine dalam rekaman itu sudah tidak sadarkan diri.
Ia jatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri, tangan terangkat tinggi dan bersandar.
Tubuhnya benar-benar kaku dan tidak bergerak, lalu dibawa oleh seorang pria ke kamar hotel.
Keesokan paginya, Christine ditemukan tak sadarkan diri oleh sekelompok temannya di kamar mandi hotel.
Mereka mencoba memberikan CPR, kemudian pergi ke rumah sakit darurat, tetapi sudah terlambat.
Jadi, waktu kematian Christine setidaknya setelah pukul 04:13 pagi.
Baca: Pramugari Tewas di Kamar Mandi Hotel, Diduga Diperkosa saat Pesta Tahun Baru: 11 Pria Ditangkap
Pada 6 Januari, keluarga Christine bertemu dengan petugas polisi untuk membahas keadaan seputar kematiannya.
Lewat foto yang dibagikan situs berita GMA News, ibu Christine dan dua kerabat lainnya terlihat sedang berdiskusi dengan polisi.
Keluarga korban juga meminta autopsi kedua untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Mereka berharap hasilnya akan diumumkan minggu depan.
Menteri Kehakiman Filipina Menardo Guevarra mengatakan dia telah meminta Biro Investigasi Nasional untuk melakukan pemeriksaan forensik lagi terhadap Christine.
Baca: Pramugari Ungkap 5 Hal Paling Tak Menyenangkan dari Pekerjaannya, Termasuk Perilaku Buruk Penumpang
"Tim forensik NBI saat ini sedang membantu dan berkoordinasi dengan Kepolisian Nasional Filipina di Kota Makati untuk menentukan penyebab sebenarnya dari kematian tersebut," katanya.
Saat ini, di media sosial Filipina dan beberapa negara lain sedang membahas tentang kejadian ini.
Ada banyak spekulasi dan teori seputar misteri kematian pramugari yang juga mantan Miss sebuah kota di Filipina itu.
Namun, polisi telah meminta orang untuk tidak menyebarkan informasi tidak resmi untuk menghindari mempengaruhi proses penyelidikan.
Polisi menghindari penghakiman publik pada orang yang tidak bersalah menjadi tidak adil.
(tribunnewswiki.com/hr)