Kasus Jung In

Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bayi Jung In terlihat sangat kurus dan penuh luka.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bayi Jung In sedang menjadi pembicaraan masyarakat Korea Selatan termasuk artis Korea.

Hal ini karena bayi berusia 16 bulan ini meninggal akibat kekerasan yang dilakukan orangtua angkatnya. (1)

Tindakan kedua orangtua ini menjadi sorotan publik apalagi keluarga ini sempat masuk ke acara televisi tentang adopsi anak.

Sang ibu bernama Jang merupakan seorang penerjemah dan ayahnya bernama Ahn diketahui bekerja di perusahaan penyiaran.

Keduanya mengadopsi bayi Jung In pada Januari 2020.

Mereka mempertontonkan keharmonisan keluarga mereka saat mengadopsi Jung In.

Sayangnya, keharmonisan tersebut hanya di depan kamera.

Bayi Jung In dengan ibu angkatnya, Jang.

Selain itu, kasus ini menjadi sorotan karena kerja polisi yang dinilai gagal.

Polisi telah mendapat 3 kali laporan tentang tindak kekerasan atas Jung In.

Namun, mereka baru benar-benar bertindak setelah Jung In dinyatakan meninggal dunia.

Baca: Monica Karina

Pegawai penitipan anak sedang memeriksa tubuh Jung In. (SBS)

  • Laporan Polisi


Berikut ini daftar laporan ke polisi tentang kekerasan yang dialami oleh bayi Jung In (1):

1. Laporan Pertama

Luka di tubuh Jung In yang dilaporkan pada Mei 2020.

Laporan pertama dari pegawai penitipan anak tempat Jung In dititipkan melaporkan adanya kekerasan terhadap Jung In pada Mei 2020.

Pegawai tersebut menggulung pakaian Jung In dan terkejut melihat perutnya yang cembung

Orangtua Jung In berdalih mereka memijat terlalu keras.

Polisi lalu menutup kasus tersebut.

2. Laporan Kedua

Laporan kedua berasal dari seseorang yang mengetahui Jung In ditinggalkan di mobil yang terparkir sendirian pada bulan Juni 2020.

Polisi saat itu menutup kasus karena dianggap kurang bukti.

3. Laporan Ketiga

Pada bulan September, seorang dokter anak yang merawat Jung In melaporkan dugaan pelecehan terhadap Jung In kepada polisi.

Lagi-lagi polisi menutup penyelidikan dengan mengatakan mereka tidak dapat menemukan bukti dan tidak memisahkan anak dari pasangan tersebut.

4. Meninggal Dunia

Keadaan bayi Jung In yang patah tulang dan tubuh penuh luka.

Jung In meninggal dunia di Rumah Sakit Ewha Mokdong pada 13 Oktober 2020.

Tubuhnya dipenuhi dengan luka, patah tulang, dan ada luka di kepalanya.

Selain itu dia tiga kali serangan jantung di rumah sakit dan dokter tidak bisa menyadarkannya.

5. Dilaporkan ke Polisi

Pihak rumah sakit lalu melaporkan kematian Jung In ke pihak polisi.

Mereka menduga adanya tindak kekerasan terhadap Jung In.

  • Keadaan Medis dan Mental Jung In


Otopsi dilakukan oleh National Forensic Service.(1)

Jung In diketahui meninggal akibat pendarahan organ karena tindakan eksternal.

Beratnya hanya 8 kg di usia 16 bulan.

Padahal sebelum diadopsi, berat Jung In 9 kg.

Selain itu, acara Unanswered Questions SBS mengungkap keadaan Jung In sebelum meninggal.(2)

Profesor Namkoong Ihn dari departemen UGD di Rumah Sakit Ewha Mokdong di Seoul bekerja di mana Jung In dirawat tak lama sebelum meninggal.

Dia mengungkapkan hasil tes yang memilukan menunjukkan betapa brutal Jung In telah dianiaya selama berbulan-bulan.

Hasil CT scan Jung In mengungkapkan bahwa seluruh perutnya telah dipenuhi dengan darah.

Profesor itu menjelaskan, “Semua area abu-abu adalah darah dari ususnya yang pecah. Seharusnya tidak ada di sana."

Hasil CT scan Jung In sebelum meninggal

Foto rontgen Jung In juga terungkap.

Profesor Namkoong menunjukkan beberapa patah tulang sudah tua jadi itu terjadi sebelumnya dan sudah sembuh.

Beberapa patah tulang masih baru.

Berdasarkan luka dan bekas luka Jung In, Profesor Namkoong mengklaim tanpa ragu, "Jung In adalah kasus pelecehan anak yang mencolok yang bisa dimasukkan dalam buku teks."

Keadaan bayi Jung In yang patah tulang dan tubuh penuh luka. (https://mb.com.ph/)

CCTV sehari sebelum Jung In meninggal, tepatnya tanggal 12 Oktober 2020, terungkap.

CCCTV tersebut menunjukkan Jung In dititipkan ke penitipan anak.

Menurut pegawainya, sepanjang hari itu Jung In selalu minta untuk dipeluk.

Dia kemudian memeriksa perut Jung In membengkak.

Jung In juga menunjukkan hilang nafsu makan dan memilih untuk sendiri.

Menurut doketr anak, dokter Pyo Jin Won, Jung In apatis dan tidak memiliki emosi.

Padahal anak seumuran Jung In sangat aktif.

Baca: Jadi Sorotan Artis Korea, Ini Fakta Meninggalnya Bayi Jung In Korban Kekerasan Orangtua Angkat

Pegawai penitipan anak sedang memeriksa tubuh Jung In. (SBS)

  • Penangkapan Pelaku Ibu angkat bayi Jung In. (Yonhap)


Setelah investigasi, diketahui orangtua angkat Jung In melakukan kekerasan 1 bulan setelah mengadopsi.

Pada bulan November 2020, Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul mendakwa ibu angkat atas pembunuhan tidak disengaja oleh pelecehan anak dan ayah atas kelalaian.

Sidang ibu akan dimulai pada 13 Januari 2021 di Pengadilan Distrik Seoul Selatan.

Jang dan Ahn sempat mengelak telah melakukan kekerasan terhadap Jung In.

Namun, polisi menemukan bukti video keduanya menyiksa Jung In dengan sadar.

Ada 800 video yang menunjukkan Jang menyiksa Jung In.

(TribunnewsWiki/cva)



Peristiwa Bayi Jung In tewas setelah dianiaya orangtua angkatnya


Lokasi Korea Selatan


Sumber :


1. koreajoongangdaily.joins.com
2. www.koreaboo.com/news/koreans-outraged-police-after-medical-professionals-reveal-baby-condition-unanswered-questions/


Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer