Seaglider (Unmanned Underwater Vehicle)

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Drone bawah laut atau seaglider yang diduga milik China ditemukan nelayan di perairan Pulau Selayar beberapa waktu lalu.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seaglider adalah deep-diving Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang dirancang untuk misi yang berlangsung berbulan-bulan dan mencakup jarak ribuan kilometer.

Seaglider juga disebut sebagai pesawat tanpa awak bawah laut yang digunakan untuk mengumpulkan data laut.

Dalam pengaplikasiannya di bidang militer, seaglider lebih sering disebut sebagai Unmanned Underwater Vehicle (UUV) alias drone nirawak di air.

Pesawat kecil ini dilengkapi dengan berbagai macam sensor untuk memantau suhu, salinitas, arus, dan kondisi laut lainnya.

Sementara berdasarkan pemeriksaan TNI AL seperti diberitakan Tribunnews.com, Seaglider yang ditemukan memiliki dua sayap yang masing-masing berukuran 50 sentimeter.

Panjang dari seaglider ini 22 sentimeter dan memilki antena belakang yang panjangnya 93 sentimeter.

di bodi seaglider tersebut, terdapat instrumen mirip kamera.

Adapun seluruh kerangka seaglider ini terbuat dari aluminium. (1)

Drone bawah laut atau seaglider yang diduga milik China ditemukan nelayan di perairan Pulau Selayar beberapa waktu lalu. (dok twitter@jatosint)

  • Fungsi dan Cara Kerja


Seaglider dirancang untuk dapat beroperasi hingga kedalaman 1000 meter yang dapat digunakan untuk keperluan survei dan oseanografi.

Oleh karena itu, Seaglider bekera dengan mengumpulkan prperti fisik lautan dengan mengukur suhu, salinitas, dan kuantitas lainnya, kemudian mengirimkan kembali data dengan menggunakan telemetri satelit global.

Alat ini dapat digunakan untuk industri maupun pertahanan dan berbagai misi lain untuk ahli kelautan.

UUV Seaglider juga dapat digunakan bagi Angkatan Laut, lembaga pemerintahan dan organisasi penelitian.

Seaglider berenang di air dengan memanfaatkan perubahan daya apung untuk daya dorong yang digabungkan dengan bentuk hidrodinamik gaya hambat rendah yang stabil. (2)

Baca: Alergi Kacang

Baca: Alergi Obat

  • Penggunaan


Seaglider tercatat melakukan berbagai misi, setidaknya ada tiga misi yang paling diingat, yaitu:

- Mei 2010, Seaglider dikerahkan di Teluk Meksiko untuk membantu memantau dan mengumpulkan data selama insiden tumpahan minyak Horizon Deepwater

- Di 2013, Angkatan Laut AS menguji Seaglider untuk digunakan di kapal tempur Littoral

- Pada 2016, Angkatan Laut AS mengerahkan LBS-Glider untuk membantu misi antisubmarine warfare. (2)

Drone bawah laut Remus 100 seperti yang ditemukan oleh David Haas. (Wikimedia Commons)

  • Penemuan seaglider di Selayar


Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan benda mirip rudal yang ditemukan di perairan Selayar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (26/12/2020) lalu adalah seaglider.

Sebelumnya, benda ini disebut-sebut sebagai drone laut.

"Saya akan sampaikan tentang alat atau seaglider yang kemarin ditemukan oleh nelayan Desa Najapahit, Selayar, yang mana dari temuan tersebut saya bawa ke Hidrosal, karena di sini adalah lembaga yang berkompeten untuk meneliti adanya peralatan tersebut," ujar Yudo dalam konferensi pers dikutip dari Kompas TV, Senin (4/1/2021), sebagaimana diberitakan Kompas.com.

Masih dalam keterangannya, Laksama Yudo mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti data apa saja yang masih ada atau pernah dikirimkan dari seaglider yang ditemukan.

Data yang direkam melalui seagilder umumnya digunakan untuk sejumlah kepentingan di antaranya pertahanan dan industri.

Data itu terkait dengan kedalaman atau lapisan laut.

Dengan data itu, akan ditentukan area laut yang memiliki tingkat kepekatan tertentu.

Pada tingkat kepekatan tertentu, kata Yudo, kapal selam dapat bersembunyi dari sonar kapal atas air.

"Tapi kalau pertahanan mungkin bisa digunakan data kedalaman atau layer laut. Di mana kapal selam supaya tidak bisa dideteksi dicari kedalamannya yang layer pekatnya atau tidak. Sehingga pada area yang pekat, kapal selam tersebut tidak bisa dideteksi oleh sonarnya kapal atas air," kata Yudo.

Yudo mengatakan seaglider umumnya tidak digunakan untuk kegiatan mata-mata

"Jadi alat ini lebih pada untuk riset, riset bawah laut. karena memang alat ini tidak bisa mendeteksi kapal. Jadi bukan untuk kegiatan mata-mata dan sebagainya," kata Yudo.

Sedangkan untuk data terkait industri pada umumnya data yang bisa digunakan antara lain tentang arah arus dan kedalaman laut.

Biasanya, kata Yudo, data tersebut digunakan untuk industri perikanan dan pengeboran.

"Apabila iu digunakan untuk keperluan industri, bisa untuk industri perikanan, kemudin untuk pengeboran, kemudian arah dan kedalaman air laut," kata Yudo.

Selain itu, kata Yudo, data yang dikirimkan dari sea glider tersebut pada umumnya bersifat terbuka dan bisa diakses oleh publik.

Yudo mengatakan pihaknya, melalui Pushidrosal, akan bekerja sama dengan kementerian terkait untuk mendalami lebih jauh sea glider temuan nelayan tersebut.

Kementerian terkait tersebut, kata Yudo, di antaranya Kementerian Riset dan Teknologi dan BPPT.

"Tentunya nanti akan kita koordinasikan dengan Kementerian Riset atau BPPT sehingga kita dapat meneliti lebih dalam tentang penemuan benda tersebut," kata Yudo.

Belum Diketahui Negara Pengirim Seaglider yang Ditemukan

Dari hasil pemeriksaan sementara, Yudo belum bisa memastikan negara yang mengirimkan seaglider tersebut.

Hal ini karena berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ada ciri-ciri tulisan yang menjadi penanda negara pembuat.

"Tidak ditemukan ciri-ciri tulisan negara pembuat," kata dia, seperti dikutip dari Kompas.com.

"Jadi tidak ada tulisan apa pun di sini. Kami tidak rekayasa, bahwa yang kami temukan seperti itu masih persis seperti yang ditemukan nelayan tersebut kita bawa ke sini (Jakarta)," kata KSAL. (1)

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Nama Seaglider


Nama Lain Unmanned Underwater Vehicle (UUV)


Kategori Pesawat tanpa awak bawah laut


Sumber :


1. www.tribunnews.com/nasional/2021/01/04/apa-itu-seaglider-benda-mirip-rudal-yang-ditemukan-di-selayar-awalnya-disebut-sebagai-drone-laut?page=all
2. inet.detik.com


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer