Pelaku penyerangan, Rahmad Kadir Mahulette dan Ronny Bugis dikenakan pasal 353 ayar 2 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Menurut JPU, terdakwa tak berniat melukai wajah Novel, tetapi tubuhnya.
Vonis terhadap dua terdakwa kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan, langsung jadi perhatian publik.
Mulai dari Komika Bintang Emon hingga foto meme 'Ga Sengaja'.
Bintang membuat video yang mengkritisi hasil sidang tuntutan kedua pelaku yang saat itu masih berstatus terdakwa.
"Katanya enggak sengaja (nyiram air keras ke muka Novel Baswedan). Tapi, kok, bisa, sih, kena muka? Hah?
'Kan, kita tinggal di bumi, gravitasi pasti ke bawah, nyiram badan enggak mungkin meleset ke muka.
Kecuali, Pak Novel Baswedan emang jalannya handstand, bisa lu protes, 'Pak Hakim, saya niatnya nyiram badan, cuma gegara dia jalannya bertingkah, jadi kena muka.' Bisa, masuk akal," kata Bintang Emon dalam video tersebut.
Komika berusia 24 tahun itu menilai, alasan ketidak sengajaan yang diungkapkan kedua pelaku tidak masuk akal.
"Katanya, kagak sengaja, tapi niat bangun subuh." tambah Bintang.
Video kritik yang dikemas secara komedi tersebut sukses menarik perhatian publik dan viral di media sosial.
Bankan nama Bintang Emon dan kata 'Ga Sengaja' menjadi trending di media sosial Twitter.
Foto meme yang memperlihatkan seseorang menyiram air pun diedit dengan kalimat "eh maaf gak sengaja" itu menjadi viral.
Baca: Bintang Emon
Baca: Tanggapan Staf Presiden soal Bintang Emon Diserang Buzzer: Pemerintah Tidak Ada Korelasi dengan Itu
Tak lama setelah videonya viral, Bintang Emon mendadak dituduh mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Bahkan didapati sebuah gambar Editan dimana Bintang Emon memegang bong, atau alat yang biasa dipakai pengguna sabu.
Kemudian narasi di dalamnya, jaga stamina, Bintang Emon akui Pakai Narkoba.
Gambar tersebut dibagikan akun @LintangHanita
Akun tersebut bisa dilihat, tampak seperti akun yang baru dibuat, sebab daftar pengikut dan akuun yang diikut masih sangat sedikit.
Bintang mengunggah sebuah surat hasil tes urine dari sebuah rumah sakit melalui akun Instagramnya.
Berdasarkan keterangan dalam surat tersebut, Bintang dinyatakan negatif amphetamine, opiates cocaine, marijuana (THC), dan benzodiazepine.
"Kalo nanti masih ada berita ditangkap karena narkoboy, lucu juga sih Bintang Emon negatif narkoba, positif kentang mustofa," tulis Bintang, Selasa (16/6/2020).
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku prihatin dengan adanya serangan yang ditujukan kepada komika Bintang Emon.
Bintang diserang setelah membuat video untuk mengkritik tuntutan ringan terhadap dua terdakwa penyerang Novel.
"Saya prihatin karena Bintang Emon seorang anak muda yang menyampaikan kritik sosial, menyuarakan kritik adanya suatu ketidakadilan atas suatu proses hukum yang dilakukan terhadap pelaku penyerangan atas diri saya," kata Novel melalui video yang diunggah di akun Instagram @novelbaswedanofficial, Selasa (16/6/2020).
Novel mengatakan, kritik yang disampaikan Bintang Emon merupakan suatu hal yang wajar.
Sebab, persidangan kasus penyiraman air keras dinilainya telah menunjukkan proses penegakan hukum yang bermasalah.
"Proses itu tampak sekali keterlaluan, tampak sekali mempertontonkan wajah hukum yang buruk dan lucu. Sehingga, saya melihat kritik sosial itu sudah pada tempatnya," ujar Novel.
Novel pun menyampaikan dukungannya kepada Bintang Emon dan berharap para pelaku penyerangan berhenti melakukan aksinya.
"Tentunya saya berharap Bintang Emon kuat dan semakin matang dan cintai masyarakat. Dan pelaku sadar bahwa yang dilakukan ada keburukan dan berhenti membela orang yang zalim," kata Novel.