Sederet nama baru kini masuk sebagai menteri dalam kabinet demi membantu tugas-tugas Presiden Jokowi di periode keduanya ini.
Selain itu, ada pula nama-nama menteri lama yang dipindahkan dari posisi awal untuk mengisi jabatan baru.
Terkait posisi orang di pucuk Kementerian Kelautan dan Perikanan yang lowong pasca ditinggal Edhy Prabowo, ternyata nama yang mengisi bukanlah orang baru.
Sebelumnya, politisi Partai Gerindra, Sandiaga Uno digadang-gadang akan menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.
Namun, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu ternyata mengisi pos Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama.
Menteri Kelautan dan Perikanan yang menggantikan Edhy Prabowo adalah Sakti Wahyu Trenggono.
Baca: Filosofi Jaket Biru yang Dipakai Para Menteri Baru, Ternyata Seperti Ini Maknanya
Sebelumnya, Wahyu Trenggono sebelumnya merupakan Wakil Menteri Pertahanan yang menjadi pendamping Prabowo Subianto.
Dalam kontestasi Pilpres 2019 lalu, Wahyu Trenggono merupakan bendahara dari TKN Jokowi-Ma'ruf Amin.
Wahyu Trenggono bakal dilantik secara resmi bersama 5 menteri baru lainnya pada Rabu, (23/12/2020) di Istana Negara.
Ada banyak pekerjaan rumah peninggalan Edhy Prabowo yang harus diselesaikan Trenggono secara cepat.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), Susan Herawati menyebut, Trenggono harus segera mencabut peraturan-peraturan menteri yang bermasalah.
Salah satu Peraturan Menteri (Permen) yang dianggap bermasalah adalah Permen KP Nomor 12 tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah RI.
"Sebetulnya kita menantang menteri baru mencabut Permen yang bermasalah, salah satunya lobster. Karena di situ adalah sarangnya korupsi. Kita juga tahu dari sisi hulu hingga hilir semuanya ada unsur korupsinya," kata Susan, Selasa (22/12/2020), dikutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Jadi Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono Diminta Cabut Aturan Ekspor Benih Lobster.
Susan mengatakan, menteri baru harus fokus pada pembesaran benih lobster di dalam negeri, bukan ekspor.
Baca: Risma Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo: Itu Pilihan Beliau
"Jangan bicara dulu soal ekspor benih lobster, yang kita dorong soal pembesaran. Jadi mending dicabut dulu (Permen 12/2020)," ucap Susan.
Peraturan menteri yang dinilai bermasalah lainnya adalah Permen KP Nomor 59 Tahun 2020 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas.
Beleid tersebut mengatur tentang pembagian jalur laut dengan menggunakan alat tangkap ikan yang kerap disebut merusak lingkungan, seperti cantrang dan dogol.
Dia pun menantang menteri baru untuk bisa memposisikan diri mendukung penuh nelayan dan perempuan nelayan yang selama ini berada di wilayah-wilayah konflik karena terjadinya penjualan pulau.
Kemudian, menteri baru diharapkan bisa mengikuti amanat UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan nelayan.
"KKP lahir karena nelayannya ada. Kalau kemudian dia (menteri baru) tidak bisa berdiri atas nama kedaulatan dan kesejahteraan, seharusnya tidak menjadi menteri," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI mengumumkan nama menteri baru di Istana Kepresidenan sore ini.
Nama Sakti Wahyu Trenggono disebut Jokowi menjadi Menteri KP. Sakti Wahyu Trenggono terlihat datang ke Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.30 WIB hari ini.
Dia mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Trenggono masuk ke Istana Kepresidenan melalui pintu Wisma Negara. Ia datang ke Istana dengan menggunakan mobil dinas Wakil Menteri Pertahanan.
Sederet nama baru kini masuk dalam kabinet yang membantu Jokowi di periode keduanya ini.
Selain itu, ada pula menteri lama yang dipindahkan untuk mengisi jabatan baru.
Baca: Terawan Resmi Dicopot dari Jabatan Menteri Kesehatan RI, Diganti Budi Gunadi Sadikin
"Pada sore hari yang berbahagia ini, bersama Bapak Wakil Presiden ingin mengumumkan menteri-menteri baru yang akan duduk di anggota kabinet Indonesia Maju," kata Jokowi.
Nama yang pertama kali disebutkan Jokowi adalah Tri Rismaharini atau Risma yang ditunjuk menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari P Batubara.
Berikutnya adalah Sandiaga Uno yang ditunjuk untuk menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama.
Posisi Menteri Kesehatan yng sebelumnya diemban oleh Terawan Agus Putranto kini digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin.
Sementara petinggi NU, Yaqut Cholil Qoumas diberi amanat untuk menjadi Menteri Agama.
Ada pula Wahyu Sakti Trenggono yang menggantikan Edhy Prabowo untuk memimpin Kementerian Kelautan.
Terakhir, mantan kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi ditunjuk menjadi Menteri Perdagangan yang kini tak lagi dijabat oleh Agus Suparmanto.