Hari Ini dalam Sejarah 20 Desember: Tembok Berlin Dibuka untuk Pertama Kali

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Salah satu sisi Tembok Berlin pada tahun 1986. Tembok ini dibuka pertama kali tanggal 20 Desember 1963.


Daftar Isi


  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tembok Berlin yang dibangun oleh Jerman Timur dibuka perdana tanggal 20 Desember 1963 atau tepat 57 tahun silam.

Saat itu ada sebanyak hampir 4.000 warga Berlin Barat yang diizinkan pergi ke Berlin Timur untuk mengunjungi kerabatnya di sana.

Di bawah kesepakatan antara Berlin Timur dan Barat, ada lebuh dari 170.000 izin bepergian yang diberikan kepada warga Berlin Barat.

Tembok Berlin, yang diruntuhkan tahun 1989, dibangun untuk mencegah warga Jerman Timur melarikan diri dari negara komunis itu.[1]

Struktur Tembok Berlin (Wikimedia Commons/Ericmetro)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 20 Desember: Raja Rock and Roll Elvis Presley Diwajib Militerkan

  • Pembangunan tembok


Setelah Perang Dunia II berakhir, Jerman dibagi dua, yakni Jerman Timur yang berada di bawah pengaruh Rusia, dan Jerman Barat yang berada di bawah Amerika Serikat (AS), Britania Raya, Prancis.

Selain itu, Kota Berlin juga dibagi dua menjadi Berlin Timur dan Berlin Barat.

Pada akhir 1950-an banyak penduduk yang ingin keluar dari Jerman Timur. Mereka merasa tidak bisa lagi hidup di bawah tekanan dan kondisi yang buruk.

Akhirnya mereka memutuskan pergi menuju ke Berlin Barat. Meskipun beberapa dari mereka dihentikan, ratusan ribu orang berhasil melintasi perbatasan.[2]

Dari tahun 1949 hingga 1961, ada sekitar 2,5 juta penduduk Jerman Timur yang lari ke Jerman Barat.

Beberapa dari mereka adalah pekerja terampil, profesional, dan intelektual. Perginya mereka, mengancam kelangsungan ekonomi Jerman Timur.

Pemerintah Jerman Timur kemudian memutuskan membuat pembatas yang menghalangi akses penduduk Jerman Timur ke Berlin Barat.

Pembatas itu adalah tembok yang mulai dibangun pada malam tanggal 13 Agustus 1961.

Tembok ini awalnya dibangun mengunakan kawat berduri dan cinder block. Namun, kemudian digantikan dengan tembok beton yang tingginya mencapai 5 meter.

Para pekerja membangun Tembok Berlin (Wikimedia Commons/National Archives)

Tembok ini dijaga dengan menara pengawas, landasan meriam, dan ranjau

Pada tahun 1980 tembok ini dialiri listrik dan diperpanjang sejauh 45 km melewati Berlin dan membaginya menjadi dua.

Setelah itu diperpanjang lagi sejauh 120 km dan mengelilingi Berlin Barat.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 18 Desember: Hoaks Penemuan Fosil Manusia Purba Piltdown

  • Dibuka pertama kali


Tembok Berlin dibuka pertama kali tanggal 20 Desember 1963.

Pada saat itu ada hampir 4.000 warga Berlin Barat yang diizinkan pergi ke Berlin Timur untuk mengunjungi kerabat mereka.

Di bawah perjanjian pemerintah Berlin Barat dan Timur, ada 170.000 izin yang diberikan kepada warga Jerman Barat.

Mereka diizinkan mengunjungi kerabatnya selama satu hari.

Pada hari itu ada cucuran air mata, tawa, dan emosi yang meluap karena terjadi reuni anggota keluarga.

Meski demikian, ketegangan Perang Dingin masih sangat dirasakan.

Pengeras suara di Berlin Timur menyambut para pengunjung dengan kabar berita bahwa mereka sekarang berada di "Ibu Kota Republik Demokrasi Jerman", sebuah pembagian politik yang ditolak oleh mayoritas warga Jerman Barat.

Tiap pengunjung juga diberi brosur yang menjelaskan bahwa tembok itu dibangun untuk "melindungi perbatasan kami terhadap serangan kaum imperialis".

Kebudayaan barat yang "dekaden", termasuk "film Barat" dan "cerita perbanditan" membanjiri Jerman Timur sebelum tembok itu menutup masuknya arus kebudayaan itu.

Di sisi Berlin Barat, banyak surat kabar yang mengkritik para pengunjung dan menuduh mereka bidak propaganda Jerman.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 17 Desember 1903: Terbangnya Pesawat Pertama yang Bisa Dikendalikan

  • Diruntuhkan


Setiap orang akan ditembak apabila berusaha melarikan diri dengan melewati tembok ini.

Berbagai cara dilakukan oleh penduduk untuk melarikan diri, misalnya dengan terowongan, balon udara, dan bahkan kereta api.

Pada tahun 1989, penduduk Jerman Timur merasa muak dengan tembok ini.

Mereka melakukan demonstrasi besar dan meminta demokrasi.

Sementara itu blok Soviet dilanda krisis ekonomi dan ada reformasi politik.

Pada malam tanggal 9 November 1989, seorang pejabat partai di Berlin Timur mengumumkan mengenai akan adanya perubahan kebijakan perjalanan.

Namun, pesan itu terdengar tidak jelas dan malah seperti pengumuman bahwa Jerman Timur telah membuka perbatasan.

Ribuan penduduk Berlin Timur kemudian membanjiri perbatasan di sepanjang tembok.

Para penjaga yang kebingungan akhirnya membuka gerbang.

Para penduduk Berlin kemudian mulai menghancurkan tembok itu dengan palu besar dan alat pahat.

Kurang dari sebulan kemudian, Republik Demokrasi Jerman runtuh dan Jerman kembali bersatu.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 15 Desember: Adolf Eichmann, Arsitek Holocaust, Dijatuhi Hukuman Mati

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Tembok Berlin dibuka untuk pertama kali


Tanggal 20 Desember 1963


Sumber :


1. www.history.com
2. www.thoughtco.com
3. www.britannica.com
4. www.nationalgeographic.com


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer